Sastra Profetik Kuntowijoyo-Books Pdf

SASTRA PROFETIK KUNTOWIJOYO
10 Dec 2019 | 67 views | 5 downloads | 30 Pages | 274.50 KB

Share Pdf : Sastra Profetik Kuntowijoyo

Download and Preview : Sastra Profetik Kuntowijoyo


Report CopyRight/DMCA Form For : Sastra Profetik Kuntowijoyo



Transcription

Aminudin Rifai, Sebagai aliran di dalam tradisi intelektual Islam sastra. sufistik dapat disebut juga sebagai sastra transendental karena. pengalaman yang dipaparkan penulisnya ialah pengalaman. transendental seperti ekstase kerinduan dan persatuan mistikal. dengan Yang Transenden Pengalaman ini berada di atas. pengalaman keseharian dan bersifat supralogis Hadi 1999 23. Dua contoh sastrawan Islam klasik yang menulis secara. sufistik dan transendental adalah Jalaluddin Rumi dan. Muhammad Iqbal Jalaluddin Rumi 1207 1273 adalah penyair. dari Persia yang terkenal sebagai sastrawan yang mendalami. tasawuf Salah satu karya Jalaluddin Rumi adalah Diwan i Syams. Tabriz yang berupa 33 000 bait puisi berbentuk lirik Puisi puisi ini. pada awalnya adalah lontaran spontan yang muncul dari mulut. Jalaluddin Rumi ketika ia berada dalam situasi ekstase Lontaran. lontaran itu kemudian dicatat oleh para muridnya yang. mengelilinginya Puisi puisi dalam Diwan i Syams Tabriz ini berisi. renungan renungan ilahiah dan persatuan mistikal Sementara. itu Muhammad Iqbal 1873 1938 dari Pakistan adalah sosok lain. dari sastrawan transendental Puisinya menampakkan kekentalan. permenungan filsafat di antaranya dalam kumpulan puisinya. yang berjudul Asrar i Khudi Iqbal juga adalah pengagum. Jalaluddin Rumi dan menganggap Jalaluddin Rumi sebagai guru. spiritualnya,Dalam sejarah sastra Indonesia modern warna. transendental juga banyak ditemukan Karya karya Amir. Hamzah merupakan contoh sastra transendental yang berbobot. dari tradisi sastra Angkatan Pujangga Baru Kemudian dalam. tradisi sastra terkini deretan sastrawan yang menulis tema. transendental banyak bermunculan seperti Sutardji Calzoum. Bachri Tufik Ismail Abdul Hadi W M Kuntowijoyo K H A. Mustofa Bisri Hamid Jabbar D Zawazi Imran Ahmadun Y. Herfanda Mustofa W Hasyim Mathori A Elwa Acep Zamzam. Noor Hamdy Salad Abidah el Khalieqy Ulfatin Ch Amien. Wangsitalaja Fathien Hamama Rijal Syam Aning Ayu, Kusumawati Fitriani Um Salva dan beberapa banyak lagi. 112 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. Sebagian mereka cenderung masih lebih memilih berkutat pada. tema transendental murni dan sebagian lagi sudah mencoba. mengusung tema sosial ke dalam sajak religius mereka. Kuntowijoyo 18 September 1943 22 Februari 2005, merupakan sastrawan Indonesia yang dapat digolongkan sebagai.
penulis sastra transendental yang mencoba meramu tema sosial. dan aktivisme sejarah ke dalam sastranya Karya sastra bagi. Kuntowijoyo harus mampu memberikan keseimbangan antara. tema sosial dan tema spiritual antara pelibatan diri dalam. persoalan kemanusiaan dengan kesuntukan beribadah antara. yang bersifat dunyawiyah dan ukhrawiyah antara aktivisme sejarah. dan pengalaman religius Sastra demikianlah yang dinamakan. sastra profetik, Kuntowijoyo mendasarkan perumusan sastra profetik dan. profetisitas secara umum kepada al Qur an surah Ali Imran 110. Menurut Kuntowijoyo 1997 ada empat hal yang tersirat dari. ayat ketiga surah li Imr n ini yaitu 1 konsep tentang umat. terbaik 2 aktivisme sejarah 3 pentingnya kesadaran dan 4. etik profetik, Pertama konsep tentang umat terbaik the choosen people. Umat Islam akan menjadi umat terbaik khaira ummah dengan. syarat mengerjakan tiga hal sebagaimana disebut oleh ayat. tersebut Jadi sebuah umat tidak akan secara otomatis menjadi the. choosen people Konsep the choosen people dalam Islam ini berbeda. dengan konsep the choosen people dari Yudaisme Konsep. Yudaisme menyebabkan rasialisme sedangkan konsep umat. terbaik dari Islam justru berupa sebuah tantangan untuk bekerja. lebih keras ke arah aktivisme sejarah, Kedua aktivisme sejarah Bekerja di tengah tengah manusia. ukhrijat li al n s berarti bahwa yang ideal bagi Islam ialah. keterlibatan umat dalam sejarah Wadat tidak kawin uzlah. mengasingkan diri dan kerahiban tidak dibenarkan Demikian. pula gerakan mistik yang berlebihan yang melupakan keduniaan. Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 113,Aminudin Rifai, ngungkurake kadonyan bukanlah kehendak Islam karena Islam. sebagaimana juga diungkapkan Iqbal adalah agama amal. Ketiga pentingnya kesadaran Nilai nilai Ilahiyah menjadi. tumpuan aktivisme Islam Peranan kesadaran ini membedakan. etik Islam dari etik materialistis Pandangan Marxis bahwa. superstruktur kesadaran ditentukan oleh struktur basis sosial. kondisi material bertentangan dengan pandangan Islam tentang. independensi kesadaran Pandangan yang selalu mengembalikan. pada individu individualisme eksistensialisme liberalisme. kapitalisme bertentangan dengan Islam karena yang, menentukan bentuk kesadaran bukan individu tetapi Tuhan.
Segala bentuk sekularisme bertentangan dengan kesadaran. Keempat etik profetik Ayat ini berlaku umum untuk siapa. saja baik individu orang awam ahli super ahli lembaga ilmu. universitas ormas orsospol maupun kolektivitas jamaah umat. kelompok masyarakat Semua diharuskan untuk mengamalkan. ayat ini yaitu al amr bi al ma r f menyuruh kebaikan al nahy an. al munkar mencegah kejelekan dan al m n bi All h beriman. kepada Allah Ketiga hal ini adalah unsur yang tak terpisahkan. dari etik profetik, Asal usul pikiran tentang etik profetik ini menurut. Kuntowijoyo bisa ditelusuri dalam tulisan tulisan Iqbal dan. Roger Garaudy Dalam buku Membangun Kembali Pikiran Agama. dalam Islam Iqbal mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad Saw. telah sampai ke tempat paling tinggi yang menjadi dambaan ahli. mistik dalam peristiwa Isra Mi raj tetapi ia tetap kembali ke. dunia untuk menunaikan tugas tugas kerasulannya Pengalaman. keagamaan yang luar biasa di dalam Isra Mi raj itu dijadikan oleh. Nabi Saw sebagai kekuatan psikologis untuk melakukan. perubahan kemanusiaan, Dengan kata lain pengalaman religius itu justru menjadi. dasar keterlibatannya dalam sejarah sebuah aktivisme sejarah. Sunnah Nabi berbeda dengan jalan seorang mistikus yang puas. 114 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. dengan pencapaiannya sendiri Sunnah Nabi yang demikian ini. yang disebut dengan etik profetik,Muhammad Iqbal dengan mengutip ucapan Abdul. Quddus seorang sufi besar Islam dari Ganggoh mengatakan. bahwa Nabi Muhammad telah memberikan kesadaran kreatif. creative consciousness dalam menciptakan suatu dunia ide baru. Islam untuk menghadapi kekuatan kekuatan sejarah Berbeda. dengan kalangan sufi umumnya yang lebih mengedepankan. dimensi mistis kemunculan Nabi di muka bumi memasukkan. unsur unsur kenabian yang menancap dalam akar kehidupan. duniawi Artinya realitas perjuangan Nabi lebih membumi dan. membaur pada kancah zaman dan pergolakan sejarah manusia. Selanjutnya dari Roger Garaudy filosof Prancis yang. menjadi muslim etik profetik juga memperoleh penegasannya. Roger Garaudy menulis buku Janji Janji Islam terbit tahun 1982. Menurutnya filsafat Barat itu tidak memuaskan karena hanya. terombang ambing antara dua kubu idealis dan materialis. Filsafat Barat lahir dari pertanyaan tentang bagaimana. pengetahuan itu dimungkinkan Ia menyarankan untuk, mengubah pertanyaan itu menjadi bagaimana wahyu itu.
dimungkinkan,Satu satunya cara untuk menghindari kehancuran. peradaban ialah dengan mengambil kembali warisan Islam. Filsafat Barat sudah membunuh Tuhan dan manusia karena itu. ia menganjurkan supaya manusia memakai filsafat kenabian. profetik dari Islam dengan mengakui wahyu Keterlibatan aktif. sejarah kenabian dalam proses penyampaian wahyu telah mampu. mengubah sejarah masyarakat menjadi positif Geraudy. mengklaim bahwa bangunan filsafat itu telah dilakukan oleh para. filosof Muslim sejak dari al Farabi sampai dengan Mulla Shadra. dengan puncaknya pada Ibn Arabi,Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 115. Aminudin Rifai,B PROFETISME DALAM PUISI KUNTOWIJOYO. PENDEKATAN SEMIOTIKA RIFFATERRE, Kuntowijoyo tergolong sebagai sastrawan yang mampu menulis. dalam berbagai genre puisi cerpen novel drama dan fabel. Sebagai penyair ia telah menghasilkan tiga kumpulan sajak yaitu. Suluk Awang Uwung 1975 Isyarat 1976 dan Makrifat Daun Daun. Makrifat 1995,Kumpulan puisi Makrifat Daun Daun Makrifat MDDM.
merupakan kumpulan puisi paling akhir yang dihasilkan. Kuntowijoyo MDDM diterbitkan oleh Gema Insani Press 1995. memuat 47 sajak sajak pendek dengan nafas religiusitas yang. kental yang tetap tidak mengabaikan kenyataan horizontal. MDDM bisa dipakai untuk melacak adanya tema sastra profetik. yang dianjurkan oleh Kuntowijoyo, Sajak sajak ini adalah serbuan dari langit Akan tetapi ia tidak. menjadikan sastra terpencil Lihatlah ia juga berbicara tentang. pemogokan kalau yang dimaksud dengan kenyataan ialah penderitaan. Sajak sajak ini adalah sebuah pemberontakan pemberontakan metafisik. terhadap materialisme Kuntowijoyo 1995 5, MDDM memiliki kekhasan yang tersendiri sebagai sebuah. khasanah pemikiran dan pola ucap dalam sejarah perpuisian. Indonesia yaitu hadirnya semangat sastra profetik Kita dapat. menyelidiki hal ini dengan menganalisis tujuh rangkaian. subjudul puisi yang tergabung dalam judul Sajak sajak yang. dimulai dengan bait al Barzanji sebagai bagian dari isi MDDM. Penyelidikan terhadap tujuh rangkaian subjudul puisi yang. tergabung dalam Sajak sajak yang dimulai dengan bait al. Barzanji sebagai bagian dari isi MDDM ini dilakukan secara. objektif dengan memakai pendekatan semiotika sastra Semiotika. sastra menekankan bahwa karya sastra merupakan struktur. sistem tanda tanda yang bermakna Karya sastra merupakan. sistem semiotik tingkat kedua yang mempergunakan bahan. bahasa sebagai sistem semiotik tingkat pertama Pradopo 1995. 116 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. Di lingkungan akademik salah satu pendekatan puisi. secara semiotik itu adalah pendekatan semiotik Riffaterre. sebagaimana tercantum dalam bukunya yang berjudul Semiotics of. Poetry 1982 Semiotika Riffaterre dalam tradisi kritik sastra. merupakan cara pandang yang tergolong baru Faruk 1996 25. Bagi Riffaterre bahasa puisi berbeda dari penggunaan bahasa. umum bahasa linguistik Bahasa puisi memang memanfaatkan. kata kata dan tata bahasa yang sama dengan bahasa sehari hari. tetapi puisi mengekspresikan konsep konsep dan benda benda. secara tidak langsung mengatakan sesuatu dengan,memaksudkan yang lainnya. The language of poetry differs from common linguistics usage this. much the most unsophisticated reader senses instinctively Yet while it. is true that poetry often employs words excluded from common usage. and has its own special gramar even a grammar not valid beyond the. narrow compass of a given poem it may also happen that poetry uses the. same words and the same grammar as everyday language To put it. simply a poem says one thing and means another Riffaterre 1978. Riffaterre menganggap puisi sebagai salah satu aktivitas. bahasa Namun bahasa puisi berbeda dengan bahasa sehari hari. Bahasa puisi mengatakan sesuatu dengan memaksudkan yang. lainnya dengan kata lain terjadi ketidaklangsungan ekspresi. Ketidaklangsungan ekspresi ini dapat terjadi dikarenakan adanya. pengubahan penggantian makna displacing perusakan, penyimpangan makna distorting atau penciptaan makna.
creating of meaning Riffaterre 1982 2,Penggantian makna adalah ketika sebuah tanda. menggeserkan satu makna ke makna lain ketika sebuah kata. memiliki acuan pada kata lainnya sebagaimana yang terjadi di. dalam metafora dan metonimi Perusakan penyimpangan makna. adalah jika terdapat adanya ambiguitas kontradiksi atau nonsens. Penciptaan makna adalah ketika ruang tekstual bertindak sebagai. sebuah prinsip organisasi untuk menghasilkan tanda tanda dari. item item linguistik yang pada mulanya mungkin tidak bermakna. sama sekali misalnya simetri persajakan tipografi dst Ketiga. Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 117,Aminudin Rifai, pola ketaklangsungan ekspresi ini mengancam mimesis. mengancam representasi literer dari realitas,Ketidaklangsungan ekspresi kemudian melahirkan. ketidakgramatikalan Ketidakgramatikalan memungkinkan. terjadinya transformasi dari sistem bahasa ke sistem yang lebih. tinggi sistem yang lebih berkembang yang merupakan wilayah. semiotik Riffaterre 1982 4 Sistem bahasa sehari hari bersifat. mimetik dan karenanya membangun arti meaning yang, terpecah pecah dan beraneka ragam dikarenakan kodrat realitas. itu sendiri bersifat kompleks Sementara itu karakteristik sebuah. puisi adalah kesatuannya Oleh karena itulah bahasa puisi harus. dipahami setingkat lebih tinggi dari level bahasa sehari hari. Bahasa puisi bersifat semiotik dan karenanya membangun makna. significance yang tunggal dan memusat Dengan demikian. ketidakgramatikalan yang terlihat pada level mimesis level teks. yang lebih rendah harus ditransformasikan ke dalam sistem lain. level teks yang lebih tinggi yaitu level semiotik, Karena puisi memanfaatkan bahasa sehari hari maka di.
dalam memahami puisi tetap diperlukan adanya kompetensi di. dalam konvensi bahasa di samping tentu saja kompetensi di. dalam konvensi sastra Untuk memahami semiotika puisi. akhirnya diperlukan adanya dua level pembacaan karena untuk. menggapai makna signifikansi harus terlebih dahulu melompati. mimesis Kedua level itu adalah pembacaan heuristik dan. hermeneutik Riffaterre 1982 5 6, Pembacaan heuristik merupakan penafsiran puisi dari awal. teks hingga akhir dari halaman atas ke bawah berdasarkan. pemekaran sintagmatik Level ini merupakan tempat terjadinya. interpretasi awal ketika serangkaian arti arti yang terpecah pecah. itu dipahami Di sini diperlukan adanya kompetensi linguistik. yang meliputi asumsi bahwa bahasa itu bersifat referensial setiap. kata memiliki acuannya meliputi juga kemampuan pembaca. untuk menangkap ketidaksesuaian antarkata menangkap. ketidakgramatikalan kemampuan menangkap bahwa sebuah. kata atau frase tidak dapat dipahami hanya secara literer dan. 118 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. hanya bisa dipahami jika dilakukan sebuah transformasi semantik. misalnya dengan membaca sebuah kata atau frase sebagai. sebuah metafora atau metonimi, Di sini pun kompetensi sastra seorang pembaca juga mulai. dilibatkan yaitu berupa keakraban pembaca dengan sistem. sistem deskriptif dengan tema tema dengan mitologi mitologi. dan dengan teks teks lain untuk merespons secara tepat adanya. ketidakgramatikalan tadi sesuai dengan model hipogramatik. Hipogram sendiri memang dapat berupa hipogram potensial. yang dapat diamati dalam bahasa seperti presuposisi dan sistem. deskriptif dan dapat berupa hipogram aktual yang berupa teks. teks yang terdahulu Riffaterre 1982 23, Pembacaan hermeneutik didasarkan pada konvensi sastra. Pembacaan ini merupakan pembacaan secara menyeluruh. sepanjang teks dengan melakukan modifikasi ulang atas. pemahaman yang terserap di dalam pembacaan heuristik Dalam. pembacaan hermeneutik pembaca melakukan upaya decoding. melakukan peninjauan dan revisi terhadap pembacaan tahap. pertamanya Dalam decoding ini segala sesuatu yang mulanya. tampak sebagai ketidakgramatikalan ketidakgramatikalan itu. akan tampak menjadi ekuivalen karena ia semata sebagai varian. dari matrik struktural yang sama Teks dengan demikian adalah. suatu variasi dari sebuah struktur tematik yang membangun. Makna tertemukan sebagaimana terbahas di muka setelah. pembaca dapat mengatasi rintangan mimesis Dalam hal ini. ketidakgramatikalan ketidakgramatikalan tadi ditambah. kecenderungan ke arah polarisasi merupakan bahan bahan bagi. pembaca untuk memperjelas interpretasi Riffaterre 1982 6. Makna puisi sendiri menurut Riffaterre menyerupai sebuah. donat Riffaterre 1982 13 Teks verbal adalah daging donat. tersebut sementara lubang donat yang menopang dan, membentuk daging donat sebagi donat yang merupakan sumber.
Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 119,Aminudin Rifai, signifikansi berisi matriks dari sebuah hipogram atau hipogram. sebagai matriks, Lubang donat sekaligus merupakan pusat makna Pusat. makna ini disebut oleh Riffaterre sebagai matriks Puisi dihasilkan. dari transformasi matriks menjadi sebuah parafrase yang lebih. panjang kompleks dan non literer Riffaterre 1982 19 Matriks. ini tidak hadir di dalam teks Yang hadir di dalam teks adalah. aktualisasi dari matriks dan aktualisasi pertama dari matriks. adalah model yang bisa berupa kata atau kalimat tertentu Model. ini kemudian diperluas sehingga menurunkan teks secara. keseluruhan Adapun ciri utama dari model itu adalah sifat. puitisnya Model adalah sebuah tanda puitis dan sebuah tanda. akan menjadi puitis bila bersifat hipogramatik Faruk 1996 26. Baiklah kita mencoba menerapkan teori dan metode, semiotika Riffaterre itu di dalam judul puisi Sajak sajak yang. dimulai dengan bait al Barzanji yang merupakan bagian dari isi. kumpulan puisi MDDM Selengkapnya bait bait dalam puisi. tersebut sebagai berikut,Sajak sajak yang dimulai dengan bait al Barzanji. Ya Allah Taburkanlah wangian,di kubur Nabi yang mulia.
dengan semerbak salawat,dan salam sejahtera,Sesudah membuka pintu pintu. aku keluar menuju ladang,dan di antara pohon kutemukan. senyum danau dan ayat Tuhan,Ya Allah Taburkanlah wangian. di kubur Muhammad yang mulia,dengan semerbak salawat. dan salam sejahtera,Seperti butir salju,ruhku menggigit rumput.
120 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. menghisap putik makrifat,dan setangkai mawar,Ya Allah Taburkanlah wangian. di kubur Matahari yang mulia,dengan semerbak salawat. dan salam sejahtera,meletakkan sekuntum sajak,di makam Nabi. supaya sejarah menjadi jinak,dan mengirim sepasang merpati.
Ya Allah Taburkanlah wangian,di kubur Purnama yang mulia. dengan semerbak salawat,dan salam sejahtera,Aku jatuh cinta. karena matematik,mengajar manusia,lebih mulia dari malaikat. demikian kutulis musik puisi,dan menanti mutmainah di sudut rumah. sambil menatap kuncup rahmat mekar di halaman,Ya Allah Taburkanlah wangian.
di kubur Cahaya yang mulia,dengan semerbak salawat. dan salam sejahtera,Dengan ikhlas,kutanam pohon untuk burung. yang sanggup,memuji Tuhan dengan sempurna,Ya Allah Taburkanlah wangian. di kubur Rasul yang mulia,Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 121. Aminudin Rifai,dengan semerbak salawat,dan salam sejahtera.
Batuputih Madura,di mata air,mukaku bergoyang di antara pohon dan awan. dan aku terbenam,di pasir subhanallah,Ya Allah Taburkanlah wangian. di kubur Tercinta yang mulia,dengan semerbak salawat. dan salam sejahtera,jadi pencuri,yang lupa menutup jendela. ketika menyelinap,ke rumah Tuhan,dan tertangkap,C PEMBACAAN HEURISTIK.
Judul Sajak sajak yang dimulai dengan bait al Barzanji yang. ditulis di dalam kurung kurawal ini bermaksud memberi. petunjuk kepada pembaca adanya rangkaian sajak yang dimulai. dengan bait al Barzanji Sajak sajak yang dimaksud itu tentunya. akan muncul setelah kalimat arahan tersebut Bait al Barzanji itu. sendiri membayangkan adanya bait bait puisi lain yang bernama. al Barzanji yang dimanfaatkan untuk mengawali puisi puisi yang. akan muncul di sini, Kalimat judul pembuka untuk ketujuh subjudul puisi. mengimplikasikan adanya usaha pengidentifikasian pola. penulisan bait puisi dengan apa yang sudah dilakukan oleh al. Barzanji Al Barzanji adalah sebuah karya tulis seni sastra yang. memuat kisah kehidupan Nabi Muhammad Saw silsilah, keturunannya kehidupan semasa kanak kanak remaja pemuda. hingga diangkat menjadi rasul,122 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009. Sastra Profetik Kuntowijoyo, Al Barzanji juga mengisahkan sifat yang dimiliki Nabi dan. perjuangannya dalam menyiarkan Islam dan menggambarkan. kepribadiannya yang agung untuk dijadikan teladan bagi umat. manusia Kitab ini berjudul asli Iqd al Jawahir ditulis oleh Syekh. Ja far al Barzanji bin Husin bin Abdul Karim yang lahir di. Madinah tahun 1690 dan meninggal di sana tahun 1766 Azra et. al 2001 241 242, Pengidentifikasian pola penulisan bait puisi itu terlihat.
dalam hal perpindahan antarbagian Dalam al Barzanji Faqih. t t setiap perpindahan bab atau bagian cerita ditandai dengan. pemunculan bait berbunyi at t irillahumma qabrahu al kar m bi arfin. syaz iyyin min s al tin wa tasl min Bait ini dapat diterjemahkan. dengan kurang lebih sebagai berikut Ya Allah indahkanlah. kubur Muhammad Saw yang mulia dengan aroma wangian. dari shalawat dan salam Puisi 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5, 1 6 dan 1 7 ditulis dengan pola dua bait yang masing. masing bait pertamanya memiliki kemiripan makna dengan bait. at t irillahumma dst tersebut yaitu Ya Allah Taburkanlah wangian. dikubur Nabi Muhammad Matahari Purnama Cahaya Rasul Tercinta. yang mulia dengan semerbak salawat dan salam sejahtera. Untaian kalimat langsung yang berupa kalimat imperatif. pada bait pertama ini mengimplikasikan adanya yang menyeru. dan yang diseru Kalimat Ya Allah sendiri menegaskan bahwa. yang diseru itu adalah Allah sekaligus terimplikasikan. kebalikannya yaitu adanya makhluk yang menyeru Di sini. terbangun adanya oposisi antara penyeru vs yang diseru dan. oposisi antara makhluk vs Allah, Adapun isi seruan itu adalah agar Allah menaburkan. wangian di kubur Nabi yang mulia dengan semerbak salawat dan. salam sejahtera, Frase taburkanlah wangian dan di kubur mengingatkan. kepada kebiasaan umum sebuah masyarakat menaburkan bunga. di atas kubur orang yang mati yang biasanya dilakukan ketika. melakukan ziarah kubur Kata wangian di sini lebih dari sekedar. Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009 123,Aminudin Rifai, metonimia merupakan sebuah metafora dari penghormatan. karunia rahmat dan ampunan Frase kubur Nabi secara. metonimik berarti ruh Nabi, Frase Nabi yang mulia mengimplikasikan adanya deretan.
peringkat moralitas kemanusiaan yang di situ terdapat beberapa. gelintir golongan yang memiliki derajat yang lebih tinggi dari. manusia biasa yaitu para nabi dan terdapat pula golongan. manusia biasa yang derajatnya lebih rendah dari para nabi. Polarisasi yang terbangun antara nabi dengan manusia. umum awam ini melakukan penggiringan terhadap pemaknaan. puisi ini Yang belum terjelaskan adalah pada titik persoalan. kenapa nabi adalah mulia di manakah letak kemuliaannya. sehingga karenanya terhadap kuburnya ruhnya pun harus. ditaburi wangian dengan semerbak salawat dan salam sejahtera. Dengan tidak adanya deskripsi lanjutan yang, menspesifikasikan konsep kemuliaan yang dilekatkan pada nabi. ini maka satu satunya jalan untuk menemukan spesifikasinya. adalah pada rangkaian presuposisi di sekitar kata Nabi itu sendiri. yang berarti orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima. wahyunya Proses menerima wahyu bukan merupakan sebuah. proses sederhana Ini adalah sebuah proses penerimaan petunjuk. petunjuk ilahiah untuk diterapkan dalam kehidupan insaniah. Dengan demikian secara taken for granted nabi adalah orang yang. Lantas kenapa di belakang kata Nabi masih harus, dieksplisitkan adanya frase penerang yang mulia Tampaknya. frase ini tidak untuk dipakai sebagai sebuah hiperbola tetapi ia. melakukan spesifikasi atas keumuman Nabi Di sini berarti bahwa. nabi yang dimaksud adalah nabi yang tertentu yang mulia itu. Implikasi adanya nabi partikular ini segera lebih jelas. dengan munculnya dua baris terakhir bait pertama puisi ini yaitu. pada kata salawat dan salam Dalam tradisi Islam salawat dan. salam itu ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw sehingga pun. 124 Adabiyy t Vol 8 No 1 Juni 2009,Sastra Profetik Kuntowijoyo. pada akhir nama Muhammad itu selalu ditambah dengan gelar. s alla Allah alaihi wa sallam Saw, Kita memasuki bait kedua puisi Bait kedua puisi ini. berbeda dengan bait pertama yaitu bait pertama berupa kalimat. langsung dan bait kedua berupa kalimat deskriptif Perpindahan. pola kalimat dari kalimat langsung pada bait pertama ke kalimat. deskriptif pada bait kedua puisi ini secara sepintas menampakkan. adanya keterpisahan korelasi dan mengesankan adanya. keterpecahan makna Namun dengan melakukan pembacaan. yang melibatkan kompetensi sastra keterpisahan itu terjembatani. Kalimat imperatif pada bait pertama itu diasumsikan sebagai. kalimat langsung yang diucapkan oleh aku partikular yang. muncul dalam kalimat deskriptif pada bait kedua, Perubahan pola kalimat antarbait ini bisa dianggap sebagai.
suatu creating of meaning yang dapat memunculkan adanya. tafsiran tafsiran tertentu Di dalam perubahan pola kalimat ini. ditemukan adanya polarisasi antara kalimat seruan kalimat. langsung vs deskripsi yang berarti polarisasi antara wilayah. seruan doa vs wilayah fakta idealitas vs realitas roh vs. Doa sendiri mengimplikasikan adanya sebuah dunia, harapan sebuah bayangan ideal Ini bisa disejajarkan dengan nabi. sebagai manusia ideal Sementara itu fakta ekuivalen dengan. kehidupan kemanusiaan pada umumnya manusia awam, Bait kedua 1 1 diawali oleh baris Sesudah membuka pintu. pintu aku keluar menuju ladang Kata pintu pintu mengandaikan. adanya pembagian wilayah adanya oposisi antara luar dan. dalam antara terbuka dan tertutup Di sini aku partikular adalah. sosok yang mencoba menghilangkan ketertutupan yang. membuka pintu dan mencoba menuju ke dunia luar ladang. Rangkaian presuposisi yang menyertai ladang itu dapat. berupa tanah terbuka dalam oposisinya dengan ruang yang. tertutup rumah dan dapat berupa tanah yang diusahakan yang. mengasumsikan adanya konsep kerja dalam oposisinya dengan.


Related Books

The Role of Private Sector in the Provision of Affordable ...

The Role of Private Sector in the Provision of Affordable

THE ROLE OF PRIVATE SECTOR IN THE PROVISION OF AFFORDABLE HOUSING TO THE PUBLIC Lecture presented to the Nigerian Society of Engineers, C.R.S Branch, on its

Guidelines for the Inpatient Management of Adult Eating ...

Guidelines for the Inpatient Management of Adult Eating

Guidelines for the Inpatient Management of Adult Eating Disorders in General Medical and Psychiatric Settings in NSW This document is designed to be used by nurses, doctors, allied health and general health staff located in hospitals or

User Interface Main Window - MIT

User Interface Main Window MIT

Menu Command Description Save Session Saves your current settings to a named session ?le. more... Save Image Saves a snapshot of the IGV window to a graphics ?le,

SUPPLEMENTARY REPORT QUARTERLY IN- COME AND EXPENSES (KFIU)

SUPPLEMENTARY REPORT QUARTERLY IN COME AND EXPENSES KFIU

1) The quarterly net profit after tax in the company's foreign entities (Form IA) 2) The quarterly net profit after tax in Danish companies with foreign in-vestors / owners (Form IP) The report is a supplement to the annual report ERHVA, where infor-mation on the net profit and loss for the year etc. is provided. The re-

CYCLING IN THE CITY - nyc.gov

CYCLING IN THE CITY nyc gov

miles, with a record 18 miles installed in 2016. NYC installed over 60 miles of dedicated cycling space in 2016, the most of any year. With this expansion of bicycle routes on City streets, along with the miles of new greenway paths in public parks, and the introduction of bike share, there have never been more people biking in New York City ...

DomusLift - igvlift.com

DomusLift igvlift com

3 DomusLift is the IGV Group outstanding and successful homelift, ideal for vertical transport requirements and for overcoming architectural barriers in both public ...

The Legend of Sleepy Hollow - ibiblio

The Legend of Sleepy Hollow ibiblio

8 THE LEGEND OF SLEEPY HOLLOW anchor, or slowly revolving in their mimic harbor, undisturbed by the rush of the passing current. Though many years have elapsed since I trod the drowsy shades of Sleepy Hollow, yet I question whether I should not still find the same trees and the same families vegetating in its sheltered bosom.

Trends in In-country Aid Fragmentation and Donor Proliferation

Trends in In country Aid Fragmentation and Donor Proliferation

Acknowledgements This report draws heavily on two sources, the dataset on country programmable aid (CPA) provided by the OECD DAC and an in-depth study of the pros ...

Chapter 26 Phylogeny and the Tree of Life Multiple Choice ...

Chapter 26 Phylogeny and the Tree of Life Multiple Choice

Multiple-Choice Questions 1) The legless condition that is observed in several groups of extant reptiles is the result of A) their common ancestor having been legless. B) a shared adaptation to an arboreal (living in trees) lifestyle.

PROPOSED 5TH SEMESTER CURRICULAR STRUCTURE AND SYLLABI OF ...

PROPOSED 5TH SEMESTER CURRICULAR STRUCTURE AND SYLLABI OF

5th semester curricular structure and syllabi of full-time diploma course in survey engineering . proposed curricular structure for fifth semester of the full time diploma course in survey engineering west bengal state council of technical education teaching & examination scheme for diploma in engineering courses branch: diploma in survey engineering semester: fifth sl. no. subject credits ...