Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012-Books Pdf

Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012
03 Feb 2020 | 18 views | 0 downloads | 77 Pages | 1.25 MB

Share Pdf : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012

Download and Preview : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012


Report CopyRight/DMCA Form For : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012



Transcription

Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012,ILMU KESEHATAN. Terbit minimal 2 kali dalam setahun bulan September dan Mei berisi tulisan yang. diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis kritis dibidang ilmu kesehatan. JUDUL JURNAL ALAMAT REDAKSI,Jurnal Kesehatan Stikes Hang Tuah Surabaya. AIPTINAKES JATIM JL Gadung No 1 Surabaya,JUMLAH ARTIKEL KEPENGURUSAN. 10 Artikel yang terdiri dari Pelindung Penasehat,Artikel dan Penelitian Ketua AIPTINAKES JATIM. JUMLAH HALAMAN Penanggung Jawab, 90 halaman masing masing AIPTINAKES Korwil Surabaya.
artikel maximum 10 halaman Ketua Dewan Redaksi,Setiadi MKep. Dewan Redaksi,FREKUENSI TERBIT 1 Dwi Priyantini Skep Ns. 6 bulan sekali kwartal 2 Hidayatus Sa diyah Mkep,3 Antonius Catur Skep NS. 3 Merina Widiastuti SKep Ns,MUIAI DITERBITKAN,September 2011 Edisi Perdana. No Terbitan Volume 1 Nomor 1 Telepon fax 031 8411721. Mei 2012 edisi kedua Email setiadiadi15 yahoo co id. No Terbitan Volume 2 Nomor 1,Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012.
DAFTAR ISI,cover dalam i,daftar isi ii,kata sambutan iii. sekaur siri iv, Hubungan Antara Nyeri Dan Kebutuhan Tidur Pada Klien Paska Bedah Fraktur Femur 1. Tertutup Tutu April Ariani, Hubungan Gaya Belajar Visual Auditori Dan Kinestetik Dengan Hasil Belajar Mahasiswa 8. Program Studi S 1 Keperawatan Semester III Tahun Akademik 2010 2011 Titik Suhartini. Hubungan Kekuasaan Kepemimpinan Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Titik 15. Efektifitas Perineal Hygiene Menggunakan Chlorhexidine Gluconate Dengan Iodine 22. Terhadap Terjadinya Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Terpasang Kateter Di Ruang. Anggrek Rsud Kota Madiun Rahayu Budi Utami, Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Dengan Status Imunisasi Dasar Anak 27. Usia 12 Bulan Di Poli Anak Rsud Caruban Kabupaten Madiun Sujatmiko. Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Pre 34. Operasi Katarak Di Balai Kesehatan Mata Masyarakat Surabaya Moch Djumhana. Pengaruh Pemberian Lilin Aromaterapi Basil Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Kelas Xi 40. Program Studi Ipa Di Sma Negeri 19 Surabaya Wiwiek Liestyaningrum. Pengaruh Konsumsi Sarang Semut Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia 49. Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia Karangrejo Sawah Kecamatan Wonokromo Setiadi. Hubungan Kebiasaan Olah Raga dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Di Paviliun 58. Sedudo RSUD Nganjuk Sujatmiko, Hubungan Model Komunikasi Orang Tua Dengan Pengetahuan Remaja Mengenai 65.
Seksualitas Di SMA Hang Tuah 1 Surabaya Dwi Priyantini. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012,KATA SAMBUTAN. Puji syukur ke hadirat Tuhan Allah SWT karena berkat pimpinan dan ridhonya sehingga. Jurnal Kesehatan Volume 3 Nomer 1 tahun 2012 ini telah diterbitkan. Jurnal ini disusun untuk memfasilitasi karya inovatif dosen di seluruh jawa timur untuk. dipublikasikan secara regional dalam wilayah Jawa Timur Jurnal ini berisikan. informasi yang meliputi dunia Kesehatan yang dipaparkan sebagai hasil studi lapangan. maupun studi literatur, Jumal ini diharapkan dapat digunakan dan memberikan banyak manfaat bagi para. pembaca untuk peningkatan wawasan di bidang llmu kesehatan. Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi baik mengolah dan menyunting. sehingga jurnal ini dapat disusun dan diterbitkan dengan baik kami haturkan. penghargaan dan ucapan terima kasih png sebesar besarnya Kritik dan saran yang. membangan sangat kami harapkan untuk kemajuan Jurnal ini di masa yang akan. Surabaya September 2012,KETUA AIPTINAKES JATIM,Prof Dr Rika Subarniati Triyoga dr SKM. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012,Sekapur Sirih dari Redaksi. Puji syukur patut kami panjatkan Allah SWT untuk segala kebaikan yang telah Ia. perbuat bagi kami sehingga Jurnal Kesehatan Volume 1 Nomer 1 bulan September. Tahun 2011 ini dapat diterbitkan Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada. sahabat sahabat kami Dosen Kesehatan yang sudah dengan suka rela mengirimkan. tulisan ilmiah berupa penelitian maupun artikel untuk dapat disajikan dalam Jurnal ini. Di tengah kesibukan redaksi dalam menjalankan tugas masih tersisih waktu untuk. menyelesaikan sebuah proyek mewujudkan impian Memang tidak mudah untuk. memulai sesuatu dimana budaya menulis belum begitu kental di kalangan akademisi. Perlahan namun tersendat adalah istilah yang patut kami cuplik sebagai ungkapan. betapa susahnya merealisasikan sebuah terbitan ilmiah. Tentu sesuatu hal yang baru dimulai adalah jauh dari sempurna Apabila pembaca. mendapati begitu banyak kekurangan kesalahan dan ketidak tepatan baik mulai dari. teknis penulisan materi maupun penyuntingan mohon dimaafkan dan mohon koreksi. disampaikan kepada kami Kami merentangkan tangan untuk menerima semua masukan. demi kesempumaan terbitan Jurnal Kesehatan Nomer berikutnya. Semoga terbitan Jurnal Kesehatan Votume 2 Nomer 1 ini merupakan langkah awal. untuk sebuah kemajuan di Pendidikan Kesehatan Semoga pada terbitan berikutnya kami. dapat menyajikan tulisan ilmiah yang lebih baik lebih bermutu dan memenuhi harapan. para pembaca Di sisi lain kami ingin menghimbau kepada sahabat sahabat kami para. dosen untuk memberanikan diri menulis karya ilmiah agar dapat diterbitkan pada Jural. Kesehatan Nomer 2 dan selanjutnya Akhir kata kami ingin menitipkan sebuah moto. MARI MENULIS,Surabaya September 2012,Dewan Redaksi.
Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, HUBUNGAN ANTARA NYERI DAN KEBUTUHAN TIDUR PADA KLIEN. PASKA BEDAH FRAKTUR FEMUR TERTUTUP, Relation Between Pain in Bone Scale Intensity With Accomplishment of Fulfillment. of Sleep at Client After Surgery of Closed Fractur Femur. Tutu April Ariani Ahmad Suseno,Prodi S1 Keperawatan Stikes Maharani Malang. IRNA II RSU dr Saiful Anwar Malang,Jl Simpang Candi Panggung No 133 Malang. Telp Fax 0341 4345375 7751871,E mail ariani april yahoo com.
Introduction Sleep is an essential requirement necessity for each person But aftermath of surgery. action which done at the fraktur fremur patient causing to arise to feel pain in bone which. affecting at change of pattern accomplishment of fulfillment of patient sleep. The purpose of this research is to know about the existence of relation between pain in bone scale. intensity with accomplishment of fulfillment of sleep at client after surgery of closed fraktur femur. in IRNA II RSU dr Saiful Anwar Malang Method The population of research was clien after. surgery of closed fractur femur The sample consist of 20 respondersand the technique use to. intake of sample use technique of purpossive sampling Data used at this research is data from. cuitioner result and numerik pain in bone scale sheet to measure the level of pain in bone intensity. of the patient of the fraktur framur after surgical operation Afterwards and presented in tabular. of distribution frequency The existence of relation between pain in bone scale intensity with. accomplishment of fulfillment of patient sleep tested by using of spearman correlation test. Result Obtained result indicate that intensity of pain in bone scale of patient after surgery of. closed fraktur femur is most feeling pertained pain in bones 60 with accomplishment of. fulfillment of annoyed sleep 75 From examination result with Sperman correlation show that. there is significantly difference at pain in bone scale intensity from closed fraktur femur clients. after surgery in IRNA II RSU dr Saiful Anwar Malang able to influence accomplishment of. fulfillment of their sleep Discussion Here in after from result of Sperman correlation test. indicating that pain in bone scale intensity of the closed fraktur femur clients after surgery to have. influence to accomplishment of patient sleep fulfillment It means that progressively lower pain in. bone scale intensity of closed fraktur femur clients after surgery of femur fraktur closed. Keyword sleep pain fraktur fremur,PENDAHULUAN apabila dijumpai beberapa kondisi. psikologis dan fisik maka dapat, Tidur merupakan salah satu menghambat terpenuhinya kebutuhan tidur. kebutuhan dasar manusia Maslow 1970 tesebut, dan berhubungan dengan penyembuhan Berdasarkan pengamatan peneliti. Evans dan French 1995 dalam Potter dan klien yang sedang dirawat salah satunya. Perry 2005 Tidak terkecuali bagi dengan tindakan pembedahan seringkali. seseorang yang sedang sakit Tidur yang dijumpai mengalami kesulitan tidur setelah. efektif dapat menjamin ketersediaan energi menjalani masa pembedahan Mereka. yang dapat mendukung terlaksananya merasakan ketidaknyamanan yang. aktifitas sehari hari dan tentunya diakibatkan rasa nyeri dari skala ringan. mendukung cepatnya proses penyembuhan sampai berat di lokasi atau sekitar lokasi. Satu teori tentang tidur menyebutkan bahwa pembedahan Hal tersebut ditunjukkan. memperoleh kualitas tidur terbaik adalah dengan banyaknya keluhan yang. penting untuk peningkatan kesehatan yang disampaikan oleh klien terkait dengan. baik dan pemulihan individu yang sakit kurangnya tidur yang berdampak pada. Potter dan Perry 2005 Sebaliknya,Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012. perubahan pola pemenuhan kebutuhan tidur Tidur merupakan kebutuhan yang. baik kualitas maupun kuantitasnya esensial yang harus dipenuhi dengan. Dari studi pendahuluan pada 30 klien menurunkan faktor faktor yang. paska bedah didapatkan 23 klien 76 7 menghambat baik secara fisiologis maupun. mengalami perubahan pemenuhan fisik yang tergantung dari tingkatan. kebutuhan tidur dengan beragam faktor tidurnya Apabila kebutuhan tidur seseorang. penyebab yaitu 3 orang 13 karena tidak terpenuhi maka akan mempengaruhi. situasi ruangan yang selalu sibuk ramai 8 fungsi sistem saraf pusat Keadaan siaga. orang 34 8 karena banyak yang yang berkepanjangan sering dikaitkan. dipikirkan 12 orang 52 2 karena dengan gangguan sungsi pikiran yang. penyebab yang tidak spesifik Dari data progresif dan kadang kadang bahkan dapat. tersebut tampak bahwa prosentase kurang menyebabkan aktivitas perilaku yang. pemenuhan kebutuhan tidur karena abnormal dari sistem saraf Kita semua telah. penyebab yang tidak spesifik menunjukkan mengetahui bahwa kelambanan pikiran. prosentase yang cukup besar Secara semakin bertambah menjelang akhir periode. fisiologis disebutkan bahwa terdapat yang berkepanjangan dan juga orang dapat. kemampuan khusus dari sinyal nyeri yang mudah tersinggung atau bahkan menjadi. dapat menimbulkan eksitabilitas saraf psikotik Selama ini apabila dijumpai klien. sehingga menimbulkan mekanisme siaga yang tidak dapat tidur dalam waktu cukup. bangun Mekanisme ini dapat menerangkan lama diluar kebiasaannya karena ia. mengapa seseorang dapat dibangunkan merasakan nyeri akibat tindakan. dengan kuat oleh nyeri yang hebat seperti pembedahan diatasi dengan pemberian. juga mengapa hampir tidak mungkin bagi obat tidur misalnya saja golongan. seseorang untuk tidur ketika dia merasa benzodiazepin Diketahui penggunaan obat. nyeri Guyton 1997 h 766 ini dalam waktu yang cukup panjang tidak. Beberapa teori menyebutkan hal hal tepat karena dapat berdampak menurunkan. yang dapat mempengaruhi kualitas tidur kinerja pada siang hari dan menimbulkan. diantarnya adalah lingkungan kelelahan efek adiksi ketagihan Ganong 1998. gaya hidup stres emosional alkohol dan Penatalaksanaan keperawatan juga. stimulan diit motivasi penyakit dan dapat dilakukan untuk mendukung terapi. program pengobatan Secara spesifik yang ada dengan memperhatikan intensitas. disebutkan bahwa beberapa program skala nyeri yang dirasakan klien dintaranya. pengobatan dapat berdampak pada kualitas adalah teknik perilaku dengan meditasi. tidur terutama dapat mempengaruhi pada TENS transcutaneus electrical nerve. stadium 3 dan 4 tidur NREM Demikian stimulation bernapas ritmik masase. juga apabila seseorang sedang mengalami biofeedback hipnotis akupresur. peningkatan suhu tubuh juga akan akupunktur kompres hangat dingin tehnik. mempengaruhi tidur REM dan stadium 3 distraksi tehnik relaksasi dan teknik. dan 4 tidur NREM Kozier 2004 h 1117 pengembangan rasa Luthfia. Kondisi lain yang dapat mengganggu 2007 Tindakan tindakan tersebut dapat. tidur adalah nyeri istirahat yang diupayakan untuk mengatasi nyeri yang. diakibatkan oleh adanya kegiatan metabolik dapat berdampak pada terpenuhinya. akibat terganggunya aliran darah ke kebutuhan istirahat tidur. jaringan Bila sistem arteri tidak mampu Berdasarkan latar belakang di atas. mencukupi kebutuhan aliran darah akibat peneliti ingin mengetahui apakah ada. menghadapi peningkatan kebutuhan hubungan antara intensitas nyeri dan. dikarenakan terputusnya jaringan maka pemenuhan kebutuhan tidur. menyebabkan kekurangan nutrisi Karena, jaringan dipaksa menyelesaikan siklus BAHAN DAN METODE.
energi tanpa nutrisi maka akan dihasilkan, metabolik otot dan asam jaringan Desain penelitian yang digunakan. sekitarnya Nyeri ini bertambah berat pada adalah korelasional dengan menggunakan. malam hari pendekatan cross sectional Pada,penelitian ini populasinya adalah klien. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, paska bedah fraktur femur di IRNA II RSU dengan menggunakan bantuan program. Dr Saiful Malang yang dipilih dengan komputer dilakukan dengan uji statistik. sampling untuk bisa memenuhi melalui bantuan komputer untuk. keterwakilan dari populasi Populasi mengetahui ada hubungan antar dua. didapatkan dari rata rata klien yang variabel dan untuk memperoleh siginifikasi. menjalani pembedahan pada 3 bulan secara hubungan tersebut dilakukan dengan. berturut turut Hal ini disebabkan karena menggunakan uji statistik bivariat jenis uji. terbatasnya jenis kasus yang dirawat Spearman Tingkat kemaknaan dalam. pengambilan sampel pada penelitian ini penelitian ini adalah 0 05 artinya bila. menggunakan teknik purpossive sampling nilai 0 05 maka H0 ditolak berarti ada. sehingga didapatkan 20 sampel yang signifikan atau pengaruh yang bermakna. memenuhi kriteria inklusi diantaranya antara dua variabel yang diukur Bila. adalah bersedia mejadi responden klien 0 05 maka H0 diterima artinya tidak ada. dewasa 17 tahun klien bisa membaca pengaruh yang bermakna antar dua variabel. dan menulis kesadaran klien composmetis yang diukur. atau tingkat kesadarannya penuh klien,dengan fraktur femur paska pembedahan HASIL. hari ke 1 klien telah mendapatkan terapi, analgesik pertama di ruang rawat inap klien Hasil dalam penelitian ini yang.
tidak memiliki penyakit fisik lain klien terkait dengan intensitas nyeri menunjukkan. tidak memiliki kebiasaan mengkonsumsi bahwa dari 20 responden yang ada 12 orang. obat obat tertentu status mental dan 60 diantaranya mengalami nyeri dengan. emosional klien stabil klien berada dalam skala sedang 4 orang 20 skala berat. lingkungan yang tenang klien tidak sedang dan 4 20 sisanya dengan skala nyeri. melakukan aktifitas fisik yang berlebihan ringan Sedangkan dari kebutuhan tidur. asupan makanan dan kalori sesuai dengan pasien didapatkan 15 orang 75. kebutuhan diit klien menyatakan terganggu kebutuhan tidurnya. Variabel dalam penelitian ini terdiri setelah dioperasi dan 5 orang 25 tidak. dari 2 variabel yaitu intensitas nyeri sevagai merasa terganggu kebutuhan tidurnya. variabel bebas dan gangguan pemenuhan setelah dioperasi Untuk mengetahui ada. kebutuhan istirahat tidur sebagai variabel atau tidaknya hubungan antara intensitas. terikatnya skala nyeri dengan pemenuhan kebutuhan, Pada penelitian ini data dikumpulkan tidur pada klien paska pembedahan fraktur. dengan menggunakan kuesioner mengenai femur tertutup Hasil penghitungan. gangguan tidur yang dialami dan intensitas menunjukkan bahwa klien fraktur femur. nyeri menggunakan pertanyaan tertutup yang merasakan nyeri sedang setelah. dimana responden memilih jawaban yang operasi dan mengaku bahwa hal tersebut. ada Observasi adalah salah satu cara tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan. pengumpulan data secara langsung baik tidurnya ada sebanyak 1 orang namun 11. melalui metode ceklist maupun wawancara orang justru mengaku bahwa tidurnya. langsung Cara ini digunakan untuk skala menjadi terganggu Kemudian klien fraktur. intensitas nyeri pada data khusus persepsi femur yang merasakan nyeri berat setelah. nyeri operasi dan mengaku bahwa hal tersebut, Setelah data terkumpul maka dimulai mengganggu pemenuhan kebutuhan. proses menganalisis data dilakukan dengan tidurnya ada sebanyak 4 orang. memeriksa ulang tentang kelengkapan dan Hasil uji statistik dengan. kebenaran data kemudian diolah baik menggunakan korelasi Spearman rho. secara manual maupun dengan bantuan untuk hubungan antara intensitas skala nyeri. program komputer Untuk mengolah data dengan pemenuhan kebutuhan tidur pada. secara manual dilakukan dengan cara klien paska pembedahan fraktur femur. memasukkan data sesuai dengan variabel tertutup di IRNA II RSU Dr Saiful Anwar. dalam total distribusi frekuensi kemudian Malang sebesar 0 730 yang berarti bahwa. masing masing variabel tersebut bahwa kedua variabel memiliki hubungan. didiskripsikan Sedangkan analisis data yang kuat dan nilai signifikansi p sebesar. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, 0 000 p 0 05 menunjukkan bahwa maka seseorang akan cenderung mencari. hipotesa alternatif yang menyatakan adanya kegiatan lain misalnya dengan melakukan. keeratan hubungan antara intensitas skala aktivitas tertentu yang mungkin beresiko. nyeri dengan pemenuhan kebutuhan tidur menyebabkan terjadinya kecelakaan. pada klien paska pembedahan fraktur femur misalnya melakukan olahraga berat dan. tertutup di IRNA II RSU Dr Saiful Anwar sebagainya Sedangkan bagi klien yang. Malang dapat diterima dan menolak masih berstatus pelajar diduga disebabkan. hipotesa nol Ho oleh adanya aktivitas untuk menunjukkan. jati dirinya kepada orang lain misalnya,PEMBAHASAN dengan melakukan olahraga bidang seni. atau bahkan dapat ditunjukkan dengan, Tidur merupakan kebutuhan yang melakukan aksi kebut kebutan dan.
esensial yang harus dipenuhi dengan sebagainya Padahal aktivitas tersebut. menurunkan faktor faktor yang mempunyai resiko yang sangat tinggi dapat. menghambat Namun banyak klien yang menyebabkan terjadinya patah tulang. sedang dirawat di rumah sakit termasuk fraktur, salah satunya klien yang telah mengalami Nyeri adalah perasaan tidak nyaman. tindakan pembedahan seringkali dijumpai yang betul betul subyektif dan hanya orang. mengalami kesulitan tidur setelah menjalani menderitanya dapat menjelaskan dan. masa pembedahan Mereka merasakan mengevaluasi sehingga reaksi terhadap. ketidaknyamanan yang disebabkan oleh nyeri tidak dapat diukur dengan obyektif. adanya rasa nyeri dari skala ringan sampai Tidak mudah memberi batasan rasa nyeri. berat di lokasi atau sekitar lokasi yang jelas Rasa nyeri merupakan rasa yang. pembedahan Hal tersebut ditunjukkan tidak menyenangkan yang hanya dapat. dengan banyaknya keluhan yang diungkapkan kepada diri sendiri melibatkan. disampaikan oleh klien terkait dengan emosi serta keadaan afektif seseorang dan. kurangnya tidur yang berdampak pada persepsinya berbeda dari satu orang ke. perubahan pola pemenuhan kebutuhan tidur orang lain berbeda dari waktu ke waktu. baik kualitas maupun kuantitasnya pada satu orang yang sama Rasa nyeri juga. Banyaknya klien laki laki yang sering disertai komponen psiko fisilogik. mengalami fraktur femur di IRNA II RSU berupa kegiatan sistem saraf otonom. Dr Saiful Anwar Malang tersebut diduga misalnya perubahan tekanan darah. karena laki laki pada umumnya lebih frekuensi denyut jantung atau berkeringat. banyak melakukan aktivitas berat yang Rasa nyeri dapat dirasakan melalui. memang beresiko tinggi mengalami patah berbagai jenis rangsangan Secara umum. tulang dan biasanya disebabkan oleh trauma terdapat dua macam rasa nyeri yakni nyeri. atau tenaga fisik dibandingkan dengan cepat dan nyeri lambat Bila diberikan. wanita Hal ini didukung oleh usia stimulus nyeri maka rasa nyeri cepat timbul. seseorang dimana seseorang dengan usia dalam waktu kira kira 0 1 detik sedangkan. yang masih relatif muda termasuk pada usia rasa nyeri lambat timbul setelah 1 detik atau. antara 20 30 tahun sebagaimana hasil lebih dan kemudian secara perlahan. dalam penelitian ini akan lebih energik bertambah selama beberapa detik dan. dalam beraktivitas di kesehariannya bahkan beberapa menit Nyeri cepat. sehingga hal itu juga akan cenderung dapat diperoleh melalui rangsangan jenis mekanis. meningkatkan resiko mengalami fraktur atau suhu sedangkan nyeri lambat dapat. hingga terpaksa mereka harus menjalani diperoleh melalui rangsangan ketiga jenis. operasi pembedahan untuk memperbaiki tersebut Kedua rasa nyeri tersebut berbeda. struktur tulang yang patah tersebut Jika pada jaras penjalarannya dan memiliki. dikaitkan dengan jenis pekerjaan dimana kualitas dan spesifikasi yang berbeda pula. paling banyak klien yang mengalami fraktur Rasa nyeri cepat dirasakan akut dan tidak. femur di IRNA II RSU Dr Saiful Anwar akan terasa di sebagian besar jaringan. Malang tersebut merupakan pelajar atau dalam tubuh Sedangkan rasa nyeri lambat. tidak bekerja karena dengan tidak adanya dapat berlangsung lama menyakitkan dan. pekerjaan tertentu yang harus dilakukan dapat menjadi penderitaan yang tak. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, terhankan Rasa nyeri ini dapat terasa di dari tidur yang sangat ringan sampai tidur. kulit dan hampir di semua jaringan dalam yang sangat dalam Selain itu tidur juga. organ dibagi menjadi dua tipe yang secara, Berdasarkan hasil penelitian tentang keseluruhan berbeda dan memiliki kualitas. intensitas skala nyeri klien paska yang berbeda pula yaitu 1 tidur. pembedahan fraktur femur tertutup di IRNA gelombang lambat NREM sleep dan 2. II RSU Dr Saiful Anwar Malang tidur dengan gerakan cepat mata REM. berdasarkan penilaian pada lembar skala sleep Selain itu tidur juga mempunyai. nyeri numerik sebagian besar merasakan pola tertentu dimana dalam pola tidur. nyeri yang sedang 60 bahkan 20 terdapat dua jenis tidur yang berlainan. merasakan nyeri yang berat sedangkan yaitu tidur rapid eye movement REM dan. 20 klien lainnya merasakan nyeri yang tidur non REM NREM atau tidur. ringan Sebab tindakan pembedahan yang gelombang lambat Tidur NREM dibagi. dilakukan pada klien fraktur fremur tersebut menjadi 4 stadium Bila seseorang jatuh. menyebabkan adanya kerusakan jaringan tertidur memasuki stadium awal yang. yang secara sengaja dibuat sebagai suatu ditandai dengan sebagaian besar organ. prosedur penatalaksaan Dapat dijelaskan tubuh secara berangsur angsur menjadi. secara khusus tentang stimulasi kimiawi kurang aktif pernafasan teratur denyut. penyebab nyeri selama timbulnya kerusakan jantung berkurang otot mulai relaksasi. jaringan akibat luka pembedahan operasi mata dan muka tanpa gerak Biasanya orang. Beberapa zat kimia yang dikeluarkan masih bisa mendengarkan suara. diantaranya adalah bradikinin serotonin disekitarnya sehingga masih mudah. histamin ion kalium asam asetikolin dan dibangunkan Fase ini berlangsung selama. enzim proteolitik Substansi kimia tersebut 70 100 menit Tidur NREM kemudian. terutama penting untuk perangsangan menjadi lebih dangkal dan timbul periode. lambat jenis rasa nyeri yang menusuk yang REM Periode ini ditandai dengan. terjadi setelah cedera jaringan Selain itu terjadinya gerakan gerakan mata secara. juga terjadinya trauma luka operasi juga cepat denyut jantung dan pernafasan yang. dapat menyebabkan terputusnya pembuluh naik turun relaksasi otot secara total Siklus. darah yang dalam waktu tertentu dapat ini berulang dengan interval 90 menit. mengakibatkan timbulnya inskhemia sepanjang malam dan terdapat 4 6 periode. jaringan Pada keadaan ini terjadi REM Periode ini diduga disebabkan karena. pengumpulan sejumlah asam laktat dalam adanya peranan asetilkolin disekresi oleh. jaringan yang terbentuk akibat metabolisme formasio retikular tang dapat. anaerobik Dan sangat mungkin terdapat meningkatkan tidur REM Tetapi bila. bahan kimiawi lainnya yang juga terbentuk terjadi pelepasan muatan oleh neuron. misalnya bradikinin dan enzim proteolitik noradrenergik di lokus seruleus dan neuron. Bila semua menyatu maka akan merangsang serotonergik di rafe otak tengah maka dapat. ujung serabut saraf nyeri menimbulkan efek terjaga bangun siaga. Beberapa faktor yang dapat Berdasarkan hasil penelitian tentang. mempengaruhi persepsi dan reaksi ada atau tidaknya gangguan kebutuhan. seseorang terhadap nyeri antara lain faktor istirahat tidur klien paska pembedahan. etnik dan nilai budaya tahapan fraktur femur tertutup di IRNA II RSU Dr. perkembangan dukungan lingkungan dan Saiful Anwar Malang diperoleh dari jumlah. orang orang yang disekitarnya pengalaman keluhan yang dirasakan oleh klien saat tidur. nyeri arti dari nyeri kecemasan dan stres setelah mengalami pembedahan pada hari. Tidur merupakan keadaan alami pertama sebagian besar mengaku terganggu. dimana persepsi dan reaksi individu kebutuhan tidurnya setelah menjalani. terhadap lingkungan menurun Ditandai operasi pembedahan fraktur femur tertutup. dengan aktivitas fisik menimal penurunan 75 Hal ini dapat dimaklumi karena. tingakat kesadaran perubahan proses terganggu oleh adanya rasa nyeri terutama. fisiologis dalam tubuh dan penuruan respon setelah operasi sehingga jumlah jam. terhadap rangsangan dari luar Kozier tidurnya menjadi berkurang Selain itu. 2004 Dalam tidur terdapat berbagai tahap terdapat sejumlah faktor lain yang dapat. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, mempengaruhi kuantitas dan kualitas tidur diperkuat oleh adanya Rangsangan listrik. Seringkali faktor tunggal tidak hanya dalam daerah retikular batang otak dan. menjadi penyebab masalah tidur Faktor dalam nukleus intralaminar talamus tempat. fisiologis psikologis lingkungan adanya dimana serabut nyeri jenis lambat berakhir. penyakit fisik obat obatan dan substansi memiliki kemampuan yang kuat untuk. gaya hidup pola tidur yang biasa dan menimbulkan efek pada aktivitas saraf. mengantuk yang berlebihan pada siang hari melalui otak Padahal di otak tersebut. stres emosional lingkungan latihan fisik merupakan tempat dari sistem pembangkit. dan kelelahan asupan makanan dan utama individu termasuk pengendali pusat. kalorijuga dapat mengubah kualitas dan tidur seseorang Akibatnya korteks serebri. kuantitas tidur dan sistem saraf perifer terangsang untuk. Sebagian besar klien mengaku tidur terus mengirimkan banyak sinyal umpan. mereka menjadi kurang sering terbangun balik positif kembali ke nuklei retikular. lebih awal dibanding biasanya bila tertidur yang sama agar sistem ini tetap aktif. kesulitan untuk tetap tertidur tidak merasa Sehingga hal ini menyebabkan seseorang. lega puas setelah bangun tidur dan tidak akan menjadi siaga sebagai akibat dari. dapat tidur spt biasa lebih terlambat dari seluruh aktivitas umpan balik positif. biasanya Selain itu sebagian besar klien tersebut Bahkan apabila terdapat trauma. juga mengaku merasa kesulitan untuk pada kulit akibat pembedahan lalu terjadi. memulai tidur meskipun mudah tidur di iskhemia jaringan maka semakin banyak. segala tempat dan tidak mengetahui pula serotonin dan zat lainnya yang. penyebab dari kesulitan tidur yang dialami diproduksi maka semakin tinggi pula. mereka juga menyesal bila bangun lebih eksitasi terhadap RAS dan akan. awal dan tidak bisa tidur lagi namun memperpanjang siklus siaga bangun. mereka mengaku tidak merasakan pusing seseorang, kepala setiap kali bangun tidur meskipun Namun jika seseorang dapat.
mereka merasa sangat mengantuk sensitif merespon rasa nyeri secara positif adanya. atau sulit konsentrasi bila sedang terjaga dukungan lingkungan sosial yang kondusif. tidak tidur namun mereka tetap tidak tenang dan tidak berisik penerangan. mengetahui penyebab dari terganggunya secukupnya aktivitas yang terbatas dan. tidur setelah dioperasi Bahkan mereka sebagainya mempunyai pengalaman. harus minum obat supaya bisa tidur dan dengan rasa nyeri yang pernah dialami pada. memang ada perbedaan lama tidur sebelum waktu sebelumnya dan mampu. dan selama anda dirawat karena setelah mengatasinya dengan cepat dan adekuat. operasi mereka menjadi sering terbangun dapat mentoleransi rasa nyeri tersebut serta. waktu tidur malam sering mengalami mempunyai tingkat kecemasan dan stress. kesulitan tidur sehingga menyebabkan jam yang rendah maka hal tersebut akan dapat. tidurnya menjadi kurang dari 6 jam dalam membantu seseorang untuk mengurangi. sehari rasa nyeri yang dirasakannya,Kondisi tersebut sekaligus juga. menunjukkan bahwa tingkat intensitas skala SIMPULAN DAN SARAN. nyeri para klien paska pembedahan fraktur,femur tertutup di IRNA II RSU Dr Saiful Simpulan. Anwar Anwar Malang yang mempunyai, pengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan Sebagian besar dari responden. tidur klien karena setelah menjalani operasi mengalami intensitas skala nyeri paska. pembedahan klien akan merasakan sakit pembedahan fraktur femur tertutup adalah. atau nyeri pada bagian yang dioperasi tergolong sedang 60 Sedangkan. tersebut akibat adanya kerusakan jaringan pemenuhan kebutuhan tidur yang dirasakan. yang secara sengaja dibuat saat operasi oleh para klien paska bedah fraktur femur. sebagai suatu prosedur penatalaksaan sebagian besar mengaku terganggu. Adanya kerusakan jaringan yang melalui kebutuhan tidurnya 75 Terdapat. syaraf perifer tersebut dapat menjadi keterkaitan hubungan antara nyeri dan. stimulus timbulnya rasa nyeri yang kebutuhan tidur pasca operasi dimana. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, semakin rendah tingkat intensitas skala Guyton Arthur C Hall John E 1997 Buku. nyeri para klien paska pembedahan fraktur Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 9. femur tertutup di IRNA II RSU Dr Saiful EGC Jakarta. Anwar Malang maka pemenuhan Joesuf Abu A 1997 Mengenal Fisiologi. kebutuhan tidurnya akan cenderung tidak Tidur Simposium Gangguan Tidur. terganggu Sebaliknya semakin tinggi Kerlinger FN 1992 Azas azas Penelitian. tingkat intensitas skala nyeri para klien Behavioral Landung R. paska pembedahan fraktur femur tertutup di Simatupang penerjemah Gajah. IRNA II RSU Dr Saiful Anwar Malang Mada University Press Yogyakarta. maka pemenuhan kebutuhan tidurnya akan Kozier Barbara et al 2004 Fundamentals. cenderung terganggu of Nursing Concepts Process and. Practice 7th Ed Pearson Education,Saran Inc New Jersey.
Lanywati Endang 2003 Insomnia, Perawat sebagai pemberi asuhan Gangguan Sulit Tidur. diharapkan untuk meningkatkan pemberian Kanisius Yogyakarta. asuhan keperawatan yang lebih baik kepada Nursalam 2003 Konsep Dan Penerapan. klien terutama dengan fraktur femur paska Metode Penelitian Ilmu. operasi Hal tersebut dapat dilakukan Keperawatan Pedoman Skripsi. dengan memberikan intervensi untuk Tesis Dan Instrumen Penelitian. mengatasi masalah nyeri dan istirahat tidur Keperawatan Salemba Medika. pada klien paska pembedahan serta Jakarta, mencari solusi yang dapat membantu klien Purnomo Windhu 2009 Teknik Penulisan. untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan Usulan Penelitian Kuantitatif Dan. melalui pemberian motivasi dan perilaku Karya Tulis Ilmiah Di Bidang. maupun persepsi yang lebih adekuat Kesehatan FKPKK Jatim tidak. terhadap rasa nyeri tersebut dipublikasikan Surabaya. Potter A Perry AG 2005 Buku Ajar,Fundamental Keperawatan. Konsep Proses dan Praktik Ed 4,KEPUSTAKAAN Renata Komalasari penerjemah. EGC Jakarta, Badudu Zain 1996 Kamus Bahasa Rahariyani L 2007 Asuhan Keperawatan.
Indonesi Pustaka Bina Rupa Klien Gangguan Sistem Integumen. Jakarta EGC Jakarta, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Smeltzer Suzanne C 2001 Buku Ajar. 2006 Pedoman Penulisan Tugas Keperawatan Medikal Bedah. Akhir Ed ketiga Malang Brunner dan Suddarth Vol 2 Ed 8. Ganong William F 2008 Buku Ajar EGC Jakarta,Fisiologi Kedokteran Edisi 18. EGC Jakarta,Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012. Hubungan Gaya Belajar Visual Auditori dan Kinestetik dengan Hasil Belajar. Mahasiswa Program Studi S 1 Keperawatan Semester III. tahun Akademik 2010 2011,TITIK SUHARTINI,Staf Pengajar. STIKES Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Style learn someone is combination from how he permeate and later then arrange and also. process information We recognize there is five style learn where from is fifth of style learn that. there is three style learn dominant and is often used by that is style learn visually and auditori of. kinetetik V A K Considering that education with aim to to yield nurse which is professional. hence beforehand educative participant have to pass process learn good with parameter result of. learning as according to akademik standart Therefore in running process learn to be expected to. have the way of learning efficient and effective For that educative participant have to recognize. comprehending and is optimal of style learn him Starting from the mentioned hence researcher. interest to know how far educative participant recognize and apply style learn effectively so that. can improve result learn, Target of this research is to know style relation learn with result learn student its Research.
Desain that is is analytic of korelasional with approach of executed sectional cross in September. 2010 until Februari 2011 with amount of sampel 32 people Data collecting with V A K tes for the. subdividing of style learn and documentation study namely data assess result learn IP is. later then analysed with Correlation test of Spearman Rank use computer program. Result of data analysis at style group learn visually of r count 0 234 auditori 0 023. kinestetik 0 115 At each style learn to be obtained by value result of learning IP at visual 37 5. IP gratify and 62 5 IP very is gratifying Auditori 25 IP gratify and 75 IP very is gratifying. While kinestetik 40 IP gratify and 60 IP very is gratifying. Conclusion of research show style learn visual and kinestetik is not effective to result learn. him But at style learn auditori show effective to result learn group student of auditori This matter. is caused by some factor for example style factor learn itself where student recognize and. understand with style learn him so that cannot maximize optimal and combine style learn him As. for other factor beside style learn also because of internal factor and factor of eksternal. Keyword Style Learn and Result of Learning,adalah peserta didik Mereka dianggap. PENDAHULUAN kurang tekun belajar Gunawan 2007 86, Pendidikan memegang peranan Faktor dominan yang menentukan. penting dalam mempersiapkan sumber daya keberhasilan proses belajar adalah dengan. manusia yang berkualitas Oleh karena itu mengenal dan memahami bahwa setiap. pendidikan hendaknya dikelola baik secara individu adalah unik dengan gaya belajar. kualitas maupun kuantitas Hal tersebut bisa yang berbeda satu dengan yang lain Semua. tercapai bila pebelajar dapat menyelesaikan sama uniknya dan sama berharganya. pendidikan tepat pada waktunya dengan hasil Kesulitan yang timbul selama ini lebih. belajar yang baik Sahertian 2004 disebabkan oleh gaya mengajar yang tidak. Ada banyak faktor yang berperan sesuai dengan gaya belajar Dan ditambah. dalam menentukan keberhasilan proses lagi jika peserta didik sendiri tidak mengenal. belajar Namun orang kurang menyadari akan gaya belajar mereka Gunawan 2007 86. hal ini Peserta didik selalu dituntut harus Secara umum ada dua kategori. bisa belajar dengan baik dan mendapatkan utama tentang bagaimana proses kita belajar. nilai yang baik Bila ternyata hasil belajarnya Pertama bagaimana kita menyerap informasi. kurang maksimal biasanya yang disalahkan dengan mudah modalitas dan kedua cara. Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012, kita mengatur dan mengolah informasi mahasiswa semester 4 STAKPN Ambon. tersebut dominasi otak Gaya belajar didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa. seseorang adalah kombinasi dari bagaimana gaya belajar berpengaruh secara signifikan. ia menyerap dan kemudian mengatur serta terhadap hasil belajar dengan nilai observasi. mengolah informasi DePorter dan Hernacki F hitung 11 151 yang lebih besar dari F. 2007 111 112 tabel 4 00 untuk taraf signifikansi p 0 05. Dari cara kita memasukkan informasi Sahertian 2004. ke dalam otak melalui lima pancaindera kita Pendidikan Sarjana Keperawatan. mengenal ada lima gaya belajar yaitu visual adalah suatu pendidikan yang bertujuan. penglihatan auditori pendengaran untuk menghasilkan perawat yang disebut. taktil kinestetik perabaan gerakan olfaktori Profesional Proses pendidikan ini. penciuman dan gustatory pengecapan dilaksanakan melalui dua tahapan yaitu. Idealnya dalam proses belajar kita tahapan akademik dan tahapan profesi. menggunakan kelima gaya belajar tersebut Proses pendidikan tahap profesi di Indonesia. Dari kelima gaya belajar itu ada tiga gaya dikenal dengan pengajaran klinik dan. belajar yang dominan dan paling sering lapangan yang bertujuan untuk memberikan. digunakan yaitu gaya belajar visual kesempatan kepada peserta didik untuk. auditori dan kinestetik Gunawan 2007 menerapkan ilmu yang dipelajari di kelas. 87 pada tahap akademik Nursalam 2002,Pada prinsipnya gaya belajar mengacu 267. pada cara belajar yang lebih disukai Untuk menghasilkan perawat yang. pebelajar Keanekaragaman gaya belajar profesional terlebih dahulu peserta didik. mahasiswa perlu diketahui pada awal harus melalui proses belajar yang baik. permulaannya diterima pada suatu lembaga dengan parameter hasil belajar yang dicapai. pendidikan yang akan ia jalani Hal ini akan sesuai dengan standar akademik Oleh karena. memudahkan bagi pebelajar untuk belajar itu peserta didik dalam menjalankan proses. maupun pembelajar untuk mengajar dalam belajar diharapkan mempunyai cara belajar. proses pembelajaran Sahertian 2004 yang efektif dan efisien Untuk mendapatkan. Bagi pendidik dengan menerima cara belajar yang efektif dan efisien maka. keragaman gaya belajar yang ada pendidik peserta didik harus mengenal dan memahami. dapat terbantu dalam menciptakan suasana gaya belajar yang paling efektif sesuai. untuk pembelajaran yang memberikan dengan tiga gaya belajar yang dominan dan. pengalaman yang akan mendorong setiap paling sering digunakan yaitu gaya belajar. orang untuk mengerahkan potensinya visual auditori dan kinestetik Gunawan. Memahami gaya belajar juga membantu 2007 87, pendidik untuk membuat keputusan yang Bertolak dari hal tersebut maka.
teliti tentang pengembangan program dan peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan. rancangan pengajaran Arndt Underwood gaya belajar visual auditori dan kinestetik. dalam Bastable 2002 74 dengan hasil belajar pada mahasiswa. Bagi pebelajar dengan mengetahui Program Studi S 1 Keperawatan Semester III. dan memahami gaya belajarnya dapat Stikes Stikes Hafshawaty Zainul Hasan. membuat pebelajar dapat belajar dengan baik Genggong Tahun Akademik 2010 2011. dan dengan hasil belajar yang baik, Disamping itu juga dapat meningkatkan METODE PENELITIAN. kemampuan intelegensinya yang juga sangat Penelitian ini menggunakan rancangan. mempengaruhi hasil belajar Dimana hasil analitik korelasional yang mempelajari. belajar merupakan gambaran tingkat hubungan gaya belajar visual auditori dan. penguasaan mahasiswa terhadap sasaran kinestetik dengan hasil belajar Dalam. belajar pada topik bahasan yang dimensi waktu penelitian ini merupakan. dieksperimenkan yang diukur dengan penelitian cross sectional yang bertujuan. berdasarkan jumlah skor jawaban benar pada mempelajari dinamika korelasi antara. soal yang disusun sesuai dengan sasaran kekuasaan kepemimpinan dengan kinerja. belajar Sahertian 2004 Teknik sampling menggunakan purposive. Pada penelitian sebelumnya mengenai sampling dengan jumlah sample yang. gaya belajar yang dilaksanakan pada,Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 September 2012. memenuhi kriteria inklusi sebanyak 32 2 Data Khusus. responden Dari 32 kuesioner yang dibagikan,kepada responden menunjukkan semua. HASIL PENELITIAN kuesioner memenuhi kriteria untuk. dianalisis Hasil analisis pengumpulan, 1 Karakteristik Responden data menggunakan metode kuesioner. a Latar Belakang Pendidikan dapat dilihat pada tabel sebagai berikut. Distribusi frekuensi latar belakang a Gaya Belajar. pendidikan mahasiswa Program Studi S 1 Distribusi frekuensi latar belakang. Keperawatan Semester III Stikes pendidikan mahasiswa Program Studi S 1. Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Keperawatan Semester III Stikes. Tahun Akademik 2010 2011 dapat Hafshawaty Zainul Hasan Genggong. dilihat sebagai berikut Tahun Akademik 2010 2011 dapat. dilihat pada gambar di bawah ini,SMU 60 55 17,34 27 59 17 24.
IPS Visual,Auditorial,Kinestetik,Sumber Data primer kuesioner Penelitian 2010. Sumber Data sekunder kuesioner Penelitian,2010 Berdasarkan gambar di atas. Berdasarkan gambar 5 1 diatas diketahui bahwa mayoritas gaya belajar. diketahui bahwa sebagian besar responden adalah gaya belajar visual yaitu. responden yaitu 66 19 orang 55 17 16 responden dari total 32. mempunyai latar belakang pendidikan responden,SMU IPA dari total 32 responden. b Hasil Belajar, b Latar Belakang Asal Mahasiswa Adapun untuk memperoleh data hasil. Distribusi frekuensi latar belakang belajar digunakan metode dokumentasi. pendidikan mahasiswa Program Studi S 1 yaitu nilai IP Indeks Prestasi Distribusi. Keperawatan Semester III Stikes frekuensi latar belakang pendidikan. Hafshawaty Zainul Hasan Genggong mahasiswa Program Studi S 1. Tahun Akademik 2010 2011 dapat Keperawatan Semester III Stikes. dilihat sebagai berikut Hafshawaty Zainul Hasan Genggong. Tahun Akademik 2010 2011 dapat,dilihat pada gambar di bawah ini.
Dimana hasil pengelompokan hasil,7 Situbondo belajar sesuai dengan kelompok gaya. 14 59 Pasuruan belajar masing masing responden dapat. 10 Banyuwangi dilihat pada grafik di bawah ini,Probolinggo. Sumber Data sekunder kuesioner Penelitian,Berdasarkan gambar 5 2 di atas. diketahui bahwa sebagian besar,Sumber Data sekunder kuesioner Penelitian. responden berasal dari kota Situbondo 2010,yaitu 59 17 orang dari total 32.


Related Books

CA4006 Concurrent & Distributed Programming

CA4006 Concurrent amp Distributed Programming

Principles of Concurrent and Distributed Programming , M. Ben-Ari, Addison-Wesley, 2006. 2. Java Concurrency in Practice, Brian Goetz et al, Addison-Wesley, 2012 3. Foundations of Multithreaded, Parallel and Distributed Programming, G.R. Andrews, Addison-Wesley, 2000. ISBN 0-201-35752-6 4. Using MPI: Portable Parallel Programming with the ...

Microtiming deviations in groove - ANU

Microtiming deviations in groove ANU

Microtiming deviations in groove Andrew McGuiness Thesis submitted for the degree of Master of Electronic Arts by Research of the Australian National University.

Forth Replacement Crossing - Transport Scotland

Forth Replacement Crossing Transport Scotland

Forth Replacement Crossing June 2017 Bringing you up to Tall, elegant and proud: the Queensferry Crossing, one of the most important and striking bridges

COMPUTER AIDED DIAGNOSIS (CAD) TOOL FOR THE ANALYSIS OF ...

COMPUTER AIDED DIAGNOSIS CAD TOOL FOR THE ANALYSIS OF

sports injuries are belongs to ankle and out of these 80% ... The Graphical User Interface ... demonstrate the complete process flow of segmentation

An IOT Based Automatic Agricultural Monitoring and ...

An IOT Based Automatic Agricultural Monitoring and

An IOT Based Automatic Agricultural Monitoring and Irrigation System Dr. M.Yuvaraju1, K. J. Priyanga2 1Assistant Professor, 2PG Scholar Electrical & Electronics Engineering, Anna University Regional Campus, Coimbatore, India ABSTRACT Agriculture is the basic source of food supply for all countries in the world. Water is the Essential

Plan and by Kevin Hogan Personal Excellence

Plan and by Kevin Hogan Personal Excellence

Personal Excellence Whatever you do, do it well. Personal Excellence by Kevin Hogan N O MATTER WHAT YOU DO IN LIFE, DOING IT well is the great reward. Whether this applies to your work, health, relationships, or goals, committing to personal excellence in whatever you do lays the foundation to a life of fulfillment, success and passion.

Implementation Guide for Preventing Falls and Harm From ...

Implementation Guide for Preventing Falls and Harm From

Implementation Guide for ... related to preventing falls and injuries from ... Development of the implementation gui De This implementation guide is based on the 2005 ...

Agriculture Applications An IoT-oriented Monitoring System ...

Agriculture Applications An IoT oriented Monitoring System

IoT Vertical and Topical Summit for Agriculture - Monteriggioni (IT), May 8 - 9, 2018 Luca Davoli, Alessandro Nicoli, Antonio Cilfone, Laura Belli, Gianluigi Ferrari University of Parma - luca.davoli@unipr.it An IoT-oriented Monitoring System for Smart Agriculture Applications

SMART IRRIGATION SYSTEM BASED ON SOIL MOISTURE USING IOT

SMART IRRIGATION SYSTEM BASED ON SOIL MOISTURE USING IOT

SMART IRRIGATION SYSTEM BASED ON SOIL MOISTURE USING IOT S Nalini Durga1, M Ramakrishna2 1Research Scholar, School of Sciences, Sri Padmavathi Mahila Visvavidyalayam, Tirupathi, Andhra Pradesh, India 2Asst. Professor, Dept. of CSE, Adikavi Nannaya University, Rajahmundry, Andhra Pradesh, India

Internet of Things based Expert System for Smart Agriculture

Internet of Things based Expert System for Smart Agriculture

smart agriculture based upon the concept of the IoT and cloud computing. Agriculture information cloud was combined with Internet of Things to achieve the dynamic distribution of resources and balance of the load. Ji-Chun Zhao et al. [7] studied the applications of IoT in agriculture. The authors proposed a monitoring system based