Bab Ii Pengertian A Pengertian-Books Pdf

BAB II PENGERTIAN A Pengertian
04 Apr 2020 | 11 views | 0 downloads | 47 Pages | 612.43 KB

Share Pdf : Bab Ii Pengertian A Pengertian

Download and Preview : Bab Ii Pengertian A Pengertian


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Pengertian A Pengertian



Transcription

B Tahapan Perkembangan Penyakit Ginjal Kronik, Berdasarkan perkembangan penyakitnya penyakit ginjal kronik terdiri. dari lima tahap Tabel 2 1 menjelaskan klasifikasi PGK. Klasifikasi Penyakit Ginjal Kronik atas Dasar Derajat Penyakit. Sumber Suwitra dalam Sudoyo 2006,derajat penjelasan LFG ml mn 1 73m2. 1 kerusakan ginjal dengan LFG normal 90,2 kerusakan ginjal dengan LFG ringan 60 89. 3 kerusakan ginjal dengan LFG sedang 30 59,4 kerusakan ginjal dengan LFG berat 15 29. omi dan Fisiologi, Ginjal merupakan organ yang berbentuk seperti kacang terdapat.
sepasang masing masing satu di sebelah kanan dan kiri vertebra dan. posisinya retroperitoneal Anatomi ginjal tampak dari depan di sini. dapat kita ketahui bahwa ginjal terletak dibagian belakang abdomen. atas dibelakang peritonium retroperitoneal didepan dua kosta. terakhir dan tiga otot otot besar transversus abdominis kuadratus. lumborum dan psoas mayor di bawah hati dan limpa Kedua ginjal. terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3 Syaifuddin 2006. Gambar 2 1,Anatomi ginjal tampak dari depan,Sumber Adam com. Ginjal kanan terletak sedikit lebih rendah kurang lebih 1 cm. dibanding ginjal kiri hal ini disebabkan adanya hati yang mendesak ginjal. sebelah kanan Kutub atas ginjal kiri adalah tepi atas iga 11 vertebra T12. sedangkan kutub atas ginjal kanan adalah tepi bawah iga 11 atau iga 12. Adapun kutub bawah ginjal kiri adalah processus transversus vertebra L2. kira kira 5 cm dari krista iliaka sedangkan kutub bawah ginjal kanan. adalah pertengahan vertebra L3 Dari batas batas tersebut dapat terlihat. bahwa ginjal kanan posisinya lebih rendah dibandingkan ginjal kiri. Syaifuddin 2006,Gambar 2 2,Letak anatomi ginjal,Sumber Price dan Wilson 2006. Panjang ginjal pada orang dewasa adalah sekitar 12 sampai 13 cm. 4 7 hingga 5 1 inci lebarnya 6 cm 2 4 inci tebalnya 2 5 cm 1 inci. dan beratnya sekitar 150 gram Ukuranya tidak berbeda menurut bentuk. dan ukuran tubuh Perbedaan panjang dari kutub ke kutub kedua ginjal. dibandingkan dengan pasanganya yang lebih dari 1 5 cm 0 6 inci atau. perubahan bentuk merupakan tanda yang paling penting Syaiffudin. Permukaan anterior dan posterior kutub atas dan bawah serta tepi. lateral ginjal berbentuk cembung sedangkan tepi medialnya berbentuk. cekung karena adanya hilus Beberapa struktur yang masuk atau keluar. dari ginjal melalui hilus adalah arteria dan vena renalis saraf pembuluh. limfatik dan ureter Ginjal diliputi oleh suatu kapsula fibrosa tipis. mengkilat yang berikatan longgar dengan jaringan di bawahnya dan dapat. dilepaskan dengan mudah dari permukaan ginjal Price dan Wilson 2006. Secara umum struktur makroskopis ginjal terdiri dari beberapa bagian. 1 Korteks yaitu bagian ginjal di mana di dalamnya terdapat terdiri dari. korpus renalis Malpighi glomerulus dan kapsul Bowman tubulus. kontortus proksimal dan tubulus kontortus distalis. 2 Medula yang terdiri dari 9 14 pyiramid Di dalamnya terdiri dari. tubulus rektus lengkung Henle dan tubukus pengumpul ductus. 3 Columna renalis yaitu bagian korteks di antara pyramid ginjal. 4 Processus renalis yaitu bagian pyramid medula yang menonjol ke. arah korteks, 5 Hilus renalis yaitu suatu bagian area di mana pembuluh darah. serabut saraf atau duktus memasuki meninggalkan ginjal. 6 Papilla renalis yaitu bagian yang menghubungkan antara duktus. pengumpul dan calix minor,7 Calix minor yaitu percabangan dari calix major. 8 Calix major yaitu percabangan dari pelvis renalis. 9 Pelvis renalis disebut juga piala ginjal yaitu bagian yang. menghubungkan antara calix major dan ureter,Gambar 2 3.
Struktur makroskopis ginjal,Sumber Novartis com, Struktur ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula. renalis yang terdiri dari jaringan fibrosa berwarna ungu tua Lapisan luar. terdapat lapisan korteks substansia kortekalis dan lapisan sebelah dalam. bagian medulla substansia medularis berbentuk kerucut yang disebut. renal piramid Puncak kerucut tadi menghadap kaliks yang terdiri dari. lubang lubang kecil disebut papila renalis Masing masing piramid saling. dilapisi oleh kolumna renalis jumlah renalis 15 16 buah. Arteri renalis membawa darah murni dari aorta ke ginjal lubang. lubang yang terdapat pada piramid renal masing masing membentuk. simpul dan kapiler satu badan malfigi yang disebut glomerulus Pembuluh. aferen yang bercabang membentuk kapiler menjadi vena renalis yang. membawa darah dari ginjal ke vena kava inferior, Ginjal mendapat persarafan dari fleksus renalis vasomotor Saraf. ini berfungsi untuk mengatur jumlah darah yang masuk ke dalam ginjal. saraf ini berjalan bersamaan dengan pembuluh darah yang masuk ginjal. Di atas ginjal terdapat kelenjar suprarenalis kelenjar ini merupakan. sebuah kelenjar bantu yang menghasilkan dua macam hormon yaitu. hormon adrenalin dan hormon kortison Adrenalin dihasilkan oleh. Struktur mikroskopik ginjal adalah nefron Unit kerja fungsional. ginjal disebut sebagai nefron Dalam setiap ginjal terdapat sekitar 1 juta. nefron yang pada dasarnya mempunyai struktur dan fungsi sama Setiap. nefron terdiri dari Kapsula Bowman yang mengitari rumbai kapiler. glomerulus tubulus kontortus proksimal lengkung Henle dan tubulus. kontortus distal yang mengosongkan diri ke duktus pengumpul Duktus. berjalan lewat korteks dan medulla renal untuk mengosongkan isinya ke. dalam pelvis ginjal Price dan Wilson 2006,Gambar 2 4. Proses pembentukan urine,Sumber alfina com,2 Fisiologi ginjal. Fungsi ginjal menurut Price dan Wilson 2006 di bedakan menjadi. dua yaitu fungsi eksresi dan non ekskresi antara lain. a Fungsi ekskresi, 1 Mempertahankan osmolalitas plasma sekitar 285 mosmol.
dengan mengubah ubah ekskresi air, 2 Mempertahankan volume ECF dan tekanan darah dengan. mengubah ubah ekskresi Na, 3 Mempertahankan konsentrasi plasma masing masing elektrolit. individu dalam rentang normal, 4 Mempertahankan PH plasma sekitar 7 4 dengan mengeluarkan. kelebihan H dan membentuk kembali HCO3, 5 Mengekskresikan produk akhir nitrogen dari metabolisme. protein terutama urea asam urat dan kreatinin, 6 Bekerja sebagai jalur ekskretori untuk sebagian besar obat.
b Fungsi non ekskresi, 1 Menghasilkan renin penting dalam pengaturan tekanan darah. 2 Menghasilkan eritropoetin meransang produksi sel darah. merah oleh sumsum tulang, 3 Menghasilkan 1 25 dihidroksivitamin D3 hidroksilasi akhir. vitamin D3 menjadi bentuk yang paling kuat, 4 Mengaktifkan prostaglandin sebagian besar adalah. vasodilator bekerja secara lokal dan melindungi dari. kerusakan iskemik ginjal,5 Mengaktifkan degradasi hormon polipeptida. 6 Mengaktifkan insulin glukagon parathormon prolaktin. hormon pertumbuhan ADH dan hormon gastrointestinal. gastrin polipeptida intestinal vasoaktif VIP, Proses pembentukan urine menurut Syaifuddin 2006 glomerulus.
berfungsi sebagai ultrafiltrasi pada simpai bowman berfungsi untuk. menampung hasil filtrasi dari gomerulus Pada tubulus ginjal akan terjadi. penyerapan kembali zat zat yang sudah disaring pada glomerulus sisa. cairan akan diteruskan ke piala ginjal berlanjut ke ureter. Urine berasal dari darah yang dibawa arteri renalis masuk ke dalam. ginjal darah ini terdiri dari bagian yang padat yaitu sel darah dan bagian. plasma darah Ada tiga tahap pembentukan urine,a Proses filtrasi. Terjadi di glomerulus proses ini terjadi karena permukaan aferen. lebih besar dari permukaan eferen maka terjadi penyerapan darah. Sedangkan sebagian yang tersaring adalah bagian cairan darah kecuali. protein Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai Bowman yang. terdiri dari glukosa air natrium klorida sulfat bikarbonat dll yang. diteruskan ke tubulus ginjal,b Proses reabsorbsi, Pada proses ini terjadi penyerapan kembali sebagian besar glukosa. natrium klorida fosfat dan ion bikarbonat Prosesnya terjadi secara. pasif yang dikenal dengan obligator reabsorbsi terjadi pada tubulus. atas Sedangkan pada tubulus ginjal bagian bawah terjadi kembali. penyerapan natrium dan ion bikarbonat Bila diperlukan akan diserap. kembali ke dalam tubulus bagian bawah Penyerapanya terjadi secara. aktif dikenal dengan reabsorbsi fakultatif dan sisanya dialirkan pada. papila renalis,c Proses sekresi, Sisanya penyerapan urine kembali yang pada tubulus dan. diteruskan ke piala ginjal selanjutnya diteruskan ke ureter masuk ke. vesika urinaria,D Etiologi, Penyebab CKD menurut Price dan Wilson 2006 antara lain. 1 Penyakit infeksi pielonefritis kronik atau refluks nefropati. tubulointestinal,2 Penyakit peradangan glomerulonefritis.
3 Penyakit vaskuler hipertensi nefrosklerosis maligna nefrosklerosis. benigna stenosis arteria renalis, 4 Gangguan jaringan ikat lupus eritematosus sistemik poliarteritis. nodosa sklerosis sistemik progresif, 5 Gangguan kongenital dan hederiter penyakit ginjal polikistik. hederiter asidosis sistemik progresif, 6 Penyakit metabolik diabetes melitus gout hiperparatiroidisme. amiloidosis, 7 Nefropati toksik penyalahgunaan analgesik nefropati timah. 8 Nefropati obstruktif karena obstruksi saluran kemih karena batu. neoplasma fibrosis retroperitoneal hipertrofi prostat striktur uretra. anomali kongenital leher vesika urinarian dan uretra. E Patofisiologi, Patofisiologi penyakit ginjal kronik pada awalnya tergantung pada.
penyakit yang mendasarinya Pengurangan masa ginjal mengakibatkan. hipertrofi struktural dan fungsional nefron yang masih tersisa surviving. nephrons sebagai upaya kompensasi yang diperantarai oleh molekul. vasoaktif seperti sitokin dan growth factors Hal ini mengakibatkan. terjadinya hiperfitrasi yang diikuti oleh peningkatan tekanan kapiler dan. aliran darah glomerulus Proses adaptasi berlangsung singkat akhirnya. diikuti oleh proses maladaptasi berupa sklerosis nefron yang masih tersisa. Proses ini akhirnya diikuti dengan penurunan fungsi nefron yang progresif. walaupun penyakit dasarnya sudah tidak aktif lagi Suwitra dalam Sudoyo. Fungsi renal menurun menyebabkan produk akhir metabolisme. protein yang normalnya diekskresikan ke dalam urin tertimbun dalam. darah Akibatnya terjadi uremia dan mempengaruhi setiap sistem tubuh. Semakin banyak timbunan produk sampah maka gejala akan semakin. berat Smeltzer dan Bare 2002, Retensi cairan dan natrium akibat dari penurunan fungsi ginjal. dapat mengakibatkan edema gagal jantung kongestif CHF dan. hipertensi Hipertensi juga dapat terjadi karena aktivitas aksis renin. angiotensin dan kerjasama keduanya meningkatkan sekresi aldosteron. CKD juga menyebabkan asidosis metabolik yang terjadi akibat. ginjal tidak mampu mensekresi asam H yang berlebihan Asidosis. metabolik juga terjadi akibat tubulus ginjal tidak mampu mensekresi. ammonia NH3 dan mengabsorpsi natrium bikarbonat HCO3. Penurunan ekresi fosfat dan asam organik lain juga dapat terjadi. Selain itu CKD juga menyebabkan anemia yang terjadi karena. produksi eritropoietin yang tidak memadai memendeknya usia sel darah. merah defisiensi nutrisi dan kecenderungan untuk mengalami perdarahan. akibat status uremik pasien terutama dari saluran pencernaan. Eritropoitein yang diproduksi oleh ginjal menstimulasi sumsum tulang. untuk menghasilkan sel darah merah jika produksi eritropoietin menurun. maka mengakibatkan anemia berat yang disertai keletihan angina dan. sesak napas, Ketidakseimbangan kalsium dan fosfat merupakan gangguan. metabolisme akibat penurunan fungsi ginjal Kadar serum kalsium dan. fosfat dalam tubuh memiliki hubungan timbal balik dan apabila salah. satunya meningkat maka fungsi yang lain akan menurun Akibat. menurunya glomerular filtration rate GFR kadar fosfat akan serum. meningkat dan sebaliknya kadar serum kalsium menurun Terjadinya. penurunan kadar kalsium serum menyebabkan sekresi parathormon dari. kelenjar paratiroid Tetapi gagal ginjal tubuh tidak merespon normal. terhadap peningkatan sekresi parathormon Sehingga kalsium di tulang. menurun yang menyebabkan terjadinya perubahan tulang dan penyakit. tulang Demikian juga dengan vitamin D 1 25 dihidrokolekalsiferol yang. dibentuk diginjal menurun seiring dengan perkembangan gagal ginjal. Penyakit tulang uremik osteodistrofi renal terjadi dari perubahan. kompleks kalsium fosfat dan keseimbangan parathormon Nursalam. F Manifestasi Klinik, Menurut Smeltzer dan Bare 2002 tanda dan gejala penyakit ginjal kronik. didapat antara lain, 1 Kardiovaskuler hipertensi pitting edema kaki tangan sekrum. edema periorbital pembesaran vena leher, 2 Integumen warna kulit abu abu mengkilat kulit terang dan bersisik.
pruritus ekimosis kuku tipis dan rapuh rambut tipis dan kasar. 3 Pulmoner krekles sputum kental dan liat napas dangkal pernafasan. 4 Gastrointestinal nafas berbau amonia ulserasi dan perdarahan pada. mulit anoreksia mual dan muntah konstipasi dan diare perdarahan. dari saluran GI, 5 Neurologi kelemahan dan keletihan konfusi disorientasi kejang. kelemahan pada tungkai rasa panas pada telapak kaki perubahan. 6 Muskuloskeletal kram otot kekuatan otot hilang faktor tulang. 7 Reproduktif amenore atrofi testikuler,G Penatalaksanaan Medis. Rencana penatalaksanaan penyakit ginjal kronik sesuai dengan derajatnya. menurut Suwitra dalam Sudoyo 2006 antara lain, Rencana tatalaksana penyakit ginjal kronik sesuai dengan derajatnya. Derajat LFG ml mn 1 73m2 Rencana Tatalaksana,1 90 Terapi penyakit dasar kondisi komorbid. evaluasi perburukan progression fungsi,ginjal memperkecil risiko kardiovaskuler.
2 60 80 Menghambat perburukan progession fungsi,3 30 59 Evaluasi dan terapi komplikasi. 4 15 29 Persiapan untuk terapi pengganti ginjal,5 15 Terapi pengganti ginjal. Di bawah ini merupakan penjelasan dari penatalaksanaan penyakit. ginjal kronik berdasarkan tabel diatas adalah,1 Terapi Spesifik Terhadap Penyakit Dasarnya. Waktu yang paling tepat untuk terapi penyakit dasarnya adalah. sebelum terjadinya penurunan LFG sehingga perburukan fungsi ginjal. tidak terjadi Pada ukuran ginjal yang masih normal secara. ultrasonografi biopsi dan pemeriksaan histopatologi ginjal dapat.

Related Books

ruw=ffi#{T@

ruw ffi T

B. Pengertian Seni Rupa Terapan 1. Keragaman Jenis, Bentuk, Teknik, Pembuatan, Fungsi, dan Makna Karya Seni Rupa Tradisional Daerah t Karya seni rupa daerah dibagi menjadi 2 kelompok besar 1. . Seni rupa dua dimensi : a. Gambar Menggambar merupakan proses perekaman oble< or a:as bidang dua dimensi

Peranan, Fungsi Perencanaan,dan Pembiayaan dalam Manajemen ...

Peranan Fungsi Perencanaan dan Pembiayaan dalam Manajemen

Pembiayaan Dalam Manajemen Pendidikan A. KONSEP DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN Dalam upaya memahami peranan dan fungsi perencanaan dalam manajemen pendidikan perlu diketahui terlebih dahulu konsep dasar manajemen pendidikan yang dimulai dari teori dasar manajemen pendidikan, pengertian, dan prinsip-prinsip dalam manajemen pendidikan. 1. Konsep ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kerangka Teori 2.1.1 ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2 1 Kerangka Teori 2 1 1

8 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kerangka Teori 2.1.1 Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata to manage (bahasa Inggris), yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan dan mengelola.1 Manajemen ini terdiri dari enam unsur (6M) yaitu: man, money, method, material, machines, and market.2 Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi manajemen-

Pengertian & Konsep Dasar Kebudayaan

Pengertian amp Konsep Dasar Kebudayaan

banyak sekali batasan konsep dari berbagai bahasa, sejarah, sumber bacaan atau literatur baik yang berwujud ataupun yang abstrak dari sekelompok orang atau masyarakat. Dalam hal pendekatan metode juga telah banyak disiplin ilmu lain yang juga mengkaji berbagai macam permasalahan terkait kebudayaan seperti, Sosiologi, Psikoanalisis, Psikologi (Perilaku) dan sebagainya yang masing-masing ...

BAB II TINJAUN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Tentang Media Massa 2 ...

BAB II TINJAUN PUSTAKA 2 1 Tinjauan Tentang Media Massa 2

Menurut Cangara, media adalah alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak, sedangkan pengertian media massa sendiri alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti surat kabar, film, radio dan televisi (Canggara, 2010:123,126).

BAB II LANDASAN TEORI A. TINJAUAN PUSTAKA 1. Pengertian ...

BAB II LANDASAN TEORI A TINJAUAN PUSTAKA 1 Pengertian

2. Pengertian Aplikasi Menurut Sri Widianti (2000:142) dalam bukunya denagan judul Pengantar Basis Data, menjelaskan tentang aplikasi dan DBMS, beliau menerangkan bahwa: tidak sedikit orang berpendapat bahwa perangkat lunak semacam Foxpro dan MS Access tidak dikategorikan

A. PENGERTIAN ASAS-ASAS HUKUM - Universitas Pasundan

A PENGERTIAN ASAS ASAS HUKUM Universitas Pasundan

Asas hukum merupakan unsur yang sangat penting dalam pembentukan peraturan hukum. Oleh karena itu, penulis akan menguraikan sedikit pembahasan yang berkaitan dengan masalah ini dengan harapan dapat mendekatkan pemahaman kita tentang asas-asas hukum. Asas hukum adalah aturan dasar dan prinsip-prinsip hukum yang abstrak

LANDASAN TEORI - library.binus.ac.id

LANDASAN TEORI library binus ac id

2.1.1 Definisi Klinik Gigi Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 028/Menkes/Per/I/2011, pengertian klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan spesialistik, diselenggarakan oleh

BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Hutang Piutang

BAB II LANDASAN TEORI A Pengertian Hutang Piutang

A. Pengertian Hutang Piutang Hutang piutang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yaitu uang yang dipinjamkan dari orang lain.1 Sedangkan piutang mempunyai arti uang yang dipinjamkan (dapat ditagih dari orang lain).2 Pengertian hutang piutang sama dengan perjanjian pinjam meminjam yang dijumpai dalam ketentuan Kitab

II.1. Persepsi II.1.1 Pengertian Persepsi

II 1 Persepsi II 1 1 Pengertian Persepsi

pembentukan persepsi dapat dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pengalaman, kemampuan, individu, lingkungan dan lainnya. Proses pembentukan itu sendiri dapat dikelompokan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. II.1.4. Persepsi terhadap Resiko Berbahaya Banyak definisi yang berkembang mengenai resiko, tetapi seringkali

MODUL PERKULIAHAN ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

MODUL PERKULIAHAN ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

pengembangan sistem, mengenal UML Pengertian Sistem dan Analis Sistem 1. Definisi Sistem Sistem adalah kumpulan / group / komponen apapun baik phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu. Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan system, yaitu yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Konsep Diri 1. Pengertian ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Konsep Diri 1 Pengertian

5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri Faktor-faktor yang mempengaruhi Konsep Diri adalah (Tarwoto & Wartonah, 2003) : a. Tingkat perkembangan dan kematangan Konsep diri terbentuk melalui proses belajar sejak masa pertumbuhan seseorang manusia dari kecil hingga dewasa. Pengalaman, pola asuh

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Model Pembelajaran Kreatif ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2 1 Model Pembelajaran Kreatif

2.1 Model Pembelajaran Kreatif - Produktif . A. Pengertian Model Pembelajaran . Kreatif - Produktif. Kreativitas merupakan hal yang sangat penting untuk dikembangkan. Kreativitas diperlukan dalam berbagai segi kehidupan, dalam kehidupan bermasyarakat, dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Wena (2013) kreativitas terkait langsung dengan produktivitas dan merupakan ...

BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian Pengembangan 1. Pengertian ...

BAB II LANDASAN TEORI A Kajian Pengembangan 1 Pengertian

Sedangkan menurut Trianto buku siswa (modul, diktat) merupakan buku panduan bagi siswa dalam kegiatan pembelajaran yang memuat materi pelajaran, kegiatan penyelidikan, berdasarkan konsep, kegiatan sains, 8Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, (Jakarta: Kencana Media Group, 2009), h. 201. 9Ibid., h. 179.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Umum Hukum ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Tinjauan Umum Hukum

BAB II . TINJAUAN PUSTAKA . A. Tinjauan Umum Hukum Administrasi Negara 1. Pengertian Hukum Administrasi Negara Sudikno Mertokusumo dalam buku Mengenal Hukum Suatu Pengantar menyatakan bahwa, hukum itu sendiri bukanlah sekedar kumpulan atau penjumlahan peraturan-peraturan yang masing-masing

BAB II Narkoba Dan Penanggulangan Narkoba A. Pengertian ...

BAB II Narkoba Dan Penanggulangan Narkoba A Pengertian

Narkoba Dan Penanggulangan Narkoba A. Pengertian Narkoba Secara umum Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika dan obat atau bahan berbahaya (yang dikenal dengan istilah psikotropika). Dalam hal ini, pengertian narkoba adalah istilah yang digunakan oleh masyarakat dan aparat penegak hukum, untuk bahan atau obat yang masuk kategori berbahaya atau dilarang untuk digunakan, diproduksi, dipasok ...

Materi Kuliah Teknik Pendingin dan Tata Udara

Materi Kuliah Teknik Pendingin dan Tata Udara

Cara Kerja Air Conditioner 6. Electrical Wiring dan Sistem Kerjanya 7. Instalasi Air Conditioner 8. Kegunaan Air Conditioner . BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian 1. Air Conditioning atau Tata Udara Tata Udara (air conditioning) dapat didefinisikan sebagai pengontrolan secara simultan semua faktor yang dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik dan kimiawi udara dalam struktur tertentu. Faktor ...

BAB II KAJIAN TEORI A. Pengertian, Peran, Tugas dan ...

BAB II KAJIAN TEORI A Pengertian Peran Tugas dan

tanggung jawab pendidikan yang terpikul di pundak para orang tua. 4 Sedangkan definisi dari pendidikan agama Islam adalah usaha berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar kelak setelah selesai pendidikannya dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama islam serta menjadikannya sebagai pandangan hidup (way of life).5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Oksigenasi 1. Pengertian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Oksigenasi 1 Pengertian

BAB II . TINJAUAN PUSTAKA . A. Oksigenasi 1. Pengertian Oksigen merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan dalam proses kehidupan karena oksigen sangat berperan dalam proses

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. TINJAUAN TEORI 1. Kepatuhan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A TINJAUAN TEORI 1 Kepatuhan

A. TINJAUAN TEORI 1. Kepatuhan . a. Pengertian Kepatuhan (adherence) adalah suatu bentuk perilaku yang timbul akibat adanya interaksi antara petugas kesehatan dan pasien sehingga pasien mengerti rencana dan segala konsekwensinya dan menyetujui rencana tersebut serta melaksanakannya (Kemenkes RI., 2011).

KONTRIBUSI DAN PERAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA UNTUK ...

KONTRIBUSI DAN PERAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA UNTUK

2. Pengertian Anggaran Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), menerang-kan bahwa anggaran merupakan pedoman tindakan yang akan dilaksanakan pemerintah meliputi rencana pendapatan, belanja, trans-fer, dan pembiayaan yang diukur dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pelecehan Seksual 1. Pengertian ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Pelecehan Seksual 1 Pengertian

seksual, semua dapat digolongkan menjadi pelecehan seksual. Dari beberapa definisi pelecehan seksual diatas dapat disimpulkan bahwa pelecehan seksual adalah perilaku atau tindakan yang mengganggu, menjengkelkan, dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain dalam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Depot Air Minum

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2 1 Pengertian Depot Air Minum

Air minum aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi dan radioaktif. Pengertian air minum berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 651/MPP/KEP/10/2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya, disebutkan bahwa yang dimaksud air minum adalah air ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. LANDASAN TEORI I. a. Pengertian ...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A LANDASAN TEORI I a Pengertian

menilai status gizi saat ini terutama bila data umur yang akurat sering sulit diperoleh. WHO & Unicef merekomendasikan menggunakan indikator BB/TB dengan cut of point < -3 SD dalam kegiatan identifikasi dan manajemen penanganan bayi dan anak balita gizi buruk akut (Depkes RI, 2009).

Teori Desain Poster - Teknologi Informasi

Teori Desain Poster Teknologi Informasi

Teori Desain Poster Pengertian Poster Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan ...

BAB II LANDASAN TEORI A. Perbankan Syari`ah 1. Pengertian ...

BAB II LANDASAN TEORI A Perbankan Syari ah 1 Pengertian

Bank Susila Bakti merupakan bank konvensional yang dibeli . oleh Bank Dagang Negara, kemudian dikonversi menjadi Bank Syariah Mandiri, bank syariah kedua di Indonesia. 2 2. Dasar Hukum Bank Syari`ah a. UU Perbankan di Indonesia Bank syariah di Indonesia mendapatkan pijakan yang kokoh setelah adanya deregulasi sektor perbankan pada tahun 1983. Hal ini karena sejak itu diberikan keleluasan ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. PRESTASI BELAJAR

BAB II KAJIAN PUSTAKA A PRESTASI BELAJAR

A. PRESTASI BELAJAR 1. Pengertian Prestasi Belajar Menurut para ahli pada intinya adalah capaian atau hasil akhir yang bisa dilihat setelah proses belajar. Terkait capaian itu dalam aspek apa dan bagaimana, masing-masing ahli memiliki pandangan tersendiri. Prestasi belajar dan proses belajar adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan ...

III. METODE PENELITIAN A. Pengertian Metodologi

III METODE PENELITIAN A Pengertian Metodologi

III. METODE PENELITIAN A. Pengertian Metodologi Menurut pendapat Sukardi (2003:17) metodologi penelitian adalah metode kerja yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian, temasuk alat-alat apa yang dipergunakan untuk mengukur maupun mengumpulkan data serta bagaimana melakukan penelitian di lapangan.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA A Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan

manajemen pendidikan. 12 BAB II . KAJIAN PUSTAKA . A. Pengelolaan Pembiayaan Pendidikan 1. Pengertian Pembiayaan Pendidikan a. Pengertian Pembiayaan Keuangan dan pembiayaan merupakan salah satu sumber daya yang secara langsung menunjang efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Dalam penyelenggaraan pendidikan, keuangan dan pembiayaan merupakan potensi yang sangat menentukan dan ...

BAB II KAJIAN TEORI A. KECERDASAN EMOSIONAL 1. Pengertian ...

BAB II KAJIAN TEORI A KECERDASAN EMOSIONAL 1 Pengertian

KAJIAN TEORI A. KECERDASAN EMOSIONAL 1. Pengertian Kecerdasan ... Sedangkan Menurut Cooper mengatakan bahwa kecerdasan emosi sebagai kemampuan merasakan dan memahami secara efektif menerapkan serta daya kepekaan emosi sebagai energy informasi koneksi dan pengaruh manusiawi (Wijaya Diana, 2007 : 4). Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk memahami dan bertindak bijaksana dalam menghadapi ...