Bab Ii Landasan Teori A Penetapan Harga 1 Pengertian Harga-Books Pdf

BAB II LANDASAN TEORI A Penetapan Harga 1 Pengertian Harga
02 Aug 2020 | 8 views | 0 downloads | 68 Pages | 804.03 KB

Share Pdf : Bab Ii Landasan Teori A Penetapan Harga 1 Pengertian Harga

Download and Preview : Bab Ii Landasan Teori A Penetapan Harga 1 Pengertian Harga


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Landasan Teori A Penetapan Harga 1 Pengertian Harga



Transcription

dan promotion memerlukan waktu yang lebih lama dan panjang untuk. disesuaikan dengan keadaan pasar karena harga dapat memberikan. penjelasan kepada konsumen mengenai kualitas produk dan merek dari. produk tersebut 2, Buchari Alma mengatakan bahwa dalam teori ekonomi pengertian. harga nilai dan utility merupakan konsep yang paling berhubungan Yang. dimaksud dengan utility ialah suatu atribut yang melekat pada suatu. barang yang memungkinkan barang tersebut dapat memenuhi kebutuhan. needs keinginan wants dan memuaskan konsumen satisfaction. Terdapatnya value yang merupakan nilai suatu produk untuk ditukarkan. dengan produk lain Nilai ini dapat dilihat dalam situasi barter yaitu. pertukaran antara barang dengan barang Sekarang ini ekonomi kita tidak. melakukan barter lagi akan tetapi sudah menggunakan uang sebagai. ukuran yang disebut harga Maka harga merupakan sejumlah uang yang. digunakan untuk menilai dan mendapatkan produk maupun jasa yang. dibutuhkan oleh konsumen 3, Menurut Basu Swastha dan Irawan harga adalah jumlah uang. ditambah beberapa produk kalau mungkin yang dibutuhkan untuk. mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya 4. Menurut Rambat Lupiyoadi dan A Hamdani bahwa istilah harga. dalam bisnis jasa bisa ditemui dengan berbagai sebutan Universitas atau. perguruan tinggi menggunakan SPP tuition konsultan profesional. Muhammad Birusman Nuryadin Harga dalam Perpektif Islam Jurnal Ekonomi Islam. Buchari Alma Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa Alfabeta 2005 hlm 159. Basu Swastha dan Irawan Manajemen Pemasaran Modern Liberty Yogyakarta 2005. menggunakan istilah fee bank menggunakan istilah service charge jasa. jalan tol atau jasa angkutan menggunakan istilah tarif pialang. menggunakan istilah komisi apartemen menggunakan istilah sewa. asuransi menggunakan istilah premi dan sebagainya 5. Tjiptono mengatakan bahwa agar dapat sukses dalam memasarkan. suatu barang atau jasa setiap perusahaan harus menetapkan harganya. secara tepat Harga merupakan satu satunya unsur bauran pemasaran yang. memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan sedangkan. ketiga unsur lainnya produk distribusi dan promosi menyebabkan. timbulnya biaya pengeluaran Di samping itu harga merupakan unsur. bauran pemasaran yang bersifat fleksibel artinya dapat diubah dengan. cepat 6 Kemudian Tjiptono mengatakan bahwa harga dapat dipadankan. dengan hal lain seperti iuran tarif sewa bunga premium komisi upah. gaji honor SPP dan sebagainya Harga dapat dilihat dari sudut pandang. lain seperti pemasaran harga merupakan satuan moneter atau ukuran. lainnya termasuk barang dan jasa lainnya yang ditukarkan agar. memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa 7. Harga sangat penting bagi perekonomian karena harga sangat. berperan dalam bisnis dan usaha yang dijalankan Dengan kata lain. tingkat harga yang ditetapkan mempengaruhi perputaran barang yang. dijual Kuantitas barang yang dijual berpengaruh terhadap biaya yang. ditimbulkan dalam kaitannya dengan pengadaan barang bagi perusahaan. Rambat Lupiyoadi dan A Hamdani Manajemen Pemasaran Jasa Salemba Empat. 2006 hlm 98, Fandy Tjiptono Strategi Pemasaran Andi Offset Yogyakarta 1997 hlm 151. Ibid hlm 157, dagang dan efisiensi produksi bagi perusahaan manufaktur Maka harga. berpengaruh terhadap pendapatan sehingga harga berpengaruh terhadap laba. usaha dan posisi dari keuangan perusahaan Tjiptono mengungkapkan bahwa. harga dijadikan sebagai indikator dari manfaat yang diperoleh konsumen atas. barang dan jasa yang diterima hal ini erat kaitan nya dengan sebuah nilai. yang didapat konsumen atas harga Nilai dapat didefinisikan sebagai rasio. antara manfaat yang dirasakan terhadap harga atau dapat dirumuskan. sebagai berikut 8, Manfaat yang dirasakan, Dari persamaan di atas suatu nilai barang atau jasa yang dirasakan.
oleh konsumen dipengaruhi oleh manfaat yang diterima yang meningkat. pada harga tertentu demikian sebaliknya Dapat dikatakan dari berbagai. penafsiran di atas bahwa harga merupakan sebuah elemen termudah dalam. pemasaran Harga juga mengkomunikasikan positioning nilai yang. dimaksud dari produk perusahaan ke pasar karena produk yang baik akan. dijual dengan harga yang tinggi dan menhasilkan keuntungan yang besar. Harga bukan hanya sekedar angka harga mempunyai bentuk dan fungsi. seperti sebagai sewa ongkos dan upah Sepanjang sejarah harga ditetapkan. berdasarkan negosiasi antara penjual dan pembeli pada saat tawar. menawar masih sering dilakukan, Harga memiliki dua peranan utama dalam proses pengambilan. keputusan para pembeli yaitu peranan alokasi dan peranan informasi. Fandy Tjiptono Op Cit hlm 151, a Peranan alokasi dari harga yaitu fungsi harga dalam membantu para. pembeli untuk memutuskan cara memperoleh manfaat atau utilitas. tertinggi yang diharapkan berdasarkan daya belinya Dengan. demikian adanya harga dapat membantu para pembeli untuk. memutuskan cara mengalokasikan daya belinya pada berbagai jenis. barang dan jasa Pembeli membandingkan harga dari berbagai. alternatif yang tersedia kemudian memutuskan alokasi dana yang. dikehendaki, b Peranan informasi dari harga yaitu fungsi harga dalam mendidik. konsumen mengenai faktor faktor produk seperti kualitas Hal ini. terutama bermanfaat dalam situasi di mana pembeli mengalami. kesulitan untuk menilai faktor produk atau manfaatnya secara objektif. Persepsi yang sering berlaku adalah bahwa harga yang mahal. mencerminkan kualitas yang tinggi 9, Menetapkan satu harga untuk semua pembeli merupakan ide yang. dapat dikatakan modern yang muncul saat bermula nya perdagangan. eceran skala besar yang terjadi pada akhir abad ke sembilan belas karena. pada saat itu perdagangan terjadi dikarenakan penjualan dengan begitu. banyak barang dan memperhatikan banyak nya karyawan. Banyak ekonom mengasumsikan bahwa para konsumen adalah. penerima harga dan menerima harga pada saat pertama konsumen. menerimanya lalu mereka menyadari apakah hal itu relavan atau tidak. Lalu keputusan pembelian didasarkan pada bagaimana konsumen. Ibid hlm 152, menganggap harga dan beberapa harga aktual saat ini yang jadi.
pertimbangan bukan harga yang ditetapkan pasar Para konsumen tentu. memliki batas bawah harga dimana harga yang lebih rendah menandakan. produk dengan kualitas yang buruk dan juga batas atas harga yang dimana. harga yang lebih tinggi dari batas itu dianggap berlebihan dan tidak sesuai. dengan uang yang dikeluarkan, 2 Tahap tahap Penetapan Harga. Penetapan harga selalu menjadi masalah bagi setiap perusahaan. karena penetapan harga ini bukanlah kekuasaan atau kewenangan yang. mutlak dari seorang pengusaha ataupun pihak perusahaan Penetapan. harga dapat menciptakan hasil penerimaan penjualan dari produk yang. dihasilkan dan dipasarkan Meskipun penetapan harga merupakan hal. yang penting namun masih banyak perusahaan yang kurang sempurna. dalam menangani permasalah penetapan harga tersebut Karena. menghasilkan penerimaan penjualan maka harga mempengaruhi tingkat. penjualan tingkat keuntungan serta share pasar yang dapat dicapai. perusahaan 10, Dalam penetapan harga yang harus diperhatikan adalah faktor yang. mempengaruhinya baik langsung maupun tidak langsung. a Faktor yang secara langsung adalah harga bahan baku biaya produksi. biaya pemasaran peraturan pemerintah dan faktor lainnya. b Faktor yang tidak langsung namun erat dengan penetapan harga. adalah antara lain yaitu harga produk sejenis yang djual oleh para. Ibid hlm 223, pesaing pengaruh harga terhadap hubungan antara produk subtitusi. dan produk komplementer serta potongan untuk para penyalur dan. konsumen 11, Yang harus diperhatikan oleh manajemen pemasaran dapat. dialihkan kepada prosedur penentuan harga yang ditawarkan Apabila. dalam sebuah perusahaan tidak memiliki prosedur yang sama dalam. menentukan atau menetapkan harga dimana menurut Wiliam J Stanton. bahwa penetapan harga memiliki lima tahap yaitu 12. a Mengestimasi untuk permintaan barang, Pada tahap ini seharusnya perusahaan dapat mengestimasi.
permintaan barang atau jasa yang dihasilkan secara total yang akan. memudahkan perusahaan dalam melakukan penentuan harga terhadap. permintaan barang yang ada dibandingkan dengan permintaan barang. baru Dalam mengestimasi permintaan suatu barang maka sebuah. manajemen bisa menggunakan cara berikut, 1 Menentukan harga yang diharapkan expected price yakni harga. yang diharapkan dapat diterima oleh konsumen yang ditemukan. berdasarkan perkiraan, 2 Mengestimasi volume penjualan pada berbagai tingkat harga. b Mengetahui terlebih dahulu reaksi dalam persaingan. Kebijaksanaan yang dilakukan oleh perusahaan dalam. penentuan harga harus mempertimbangkan kondisi persaingan barang. yang terdapat di pasar serta sumber sumber penyebab lainnya Seperti. Ibid hlm 224, Marius Angipora Dasar dasar Pemasaran Raja Grafindo Jakarta 2002 hlm 274. barang sejenis yang dihasilkan oleh perusahaan lain barang pengganti. atau substitusi, c Barang lain yang dihasilkan oleh perusahaan lain yang sama sama. menginginkan uang konsumen, Dalam menentukan sebuah pangsa pasar yang dapat diharapkan.
oleh kalangan perusahaan yang ingin bergerak maju lebih cepat dan. tentu selalu mengharapkan market share yang lebih besar Memang. harus disadari bahwa untuk mendapatkan market share yang lebih. besar ditunjang oleh kegiatan promosi dan kegiatan lain dari. persaingan non harga disamping dengan penentuan harga tertentu. d Strategi harga, Memilih strategi harga untuk mencapai target pasar terdapat. beberapa strategi harga yang digunakan oleh perusahaan untuk. mencapai target pasar yang sesuai yaitu, 1 Penetapan harga penyaringan skimming price. Strategi ini berupa penetapan harga yang ingin mencapai. setinggi tingginya Kebijaksanaan ini memiliki tujuan untuk. menutupi biaya penelitian pengembangan dan promosi Oleh. karena itu strategi ini cocok untuk produk baru karena. a Pada tahap perintisan daur hidup produk, Harga bukan merupakan suatu faktor penting karena masih. sedikit sekali Kesendirian produk yang terdapat di pasar. merupakan kesempatan dalam pemasaran yang lebih efektif. b Perusahaan dapat membagi pasar berdasarkan tingkat. penghasilan yakni menjual barang baru tersebut pada pasar. yang kompetitif, c Dapat pula berfungsi sebagai usaha berjaga jaga terhadap. kekeliruan dalam penetapan harga Apabila penetapan harga. pertama terlalu tinggi dan pasar tidak dapat menyerapnya. maka perusahaan dapat dengan mudah untuk menurunkan nya. d Harga perkenalan atau promosi Yang tidak dapat memberikan. penghasilan dan laba yang tinggi, e Harga yang tinggi dapat membatasi permintaan terhadap.
batas batas kapasitas produksi dalam perusahaan, 2 Penetapan harga penetrasi penetration price. Penetapan harga penetrasi merupakan strategi penetapan. harga yang serendah rendah nya untuk mencapai volume. penjualan yang relatif singkat Strategi ini cenderung lebih. bermanfaat dibanding dengan penetapan harga penyaring. skimming jika kondisi ini terdapat di dalam pasar Kondisi. tersebut yaitu, a Kuantitas produk yang dijual sangat sensitif terhadap harga. artinya produk mempunyai permintaan yang sangat elastis. b Pengurangan pengurangan yang penting dalam produk unit. dan biaya pemasaran dapat terlaksanakan melalui operasi. dalam skala besar, c Produk diperkirakan mengalami persaingan sangat kuat setelah. diluncurkan ke pasar, d Pasar dari golongan tinggi tidak cukup besar untuk menopang. harga yang ditetapkan dengan strategi harga penyaring. e Mempertimbangkan politik pemasaran perusahaan, Faktor faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan pada.
penentuan harga seperti mempertimbangkan politik pada pemasaran. dengan melihat pada barang sistem distribusi dan program. promosinya Kotler dan Amstrong mengungkapkan faktor faktor yang. mempengaruhi dan harus diperhitungkan dalam penetapan harga. 1 Faktor Lingkungan Internal, Dalam faktor lingkungan internal terdapat beberapa faktor. mendasar yang mempengaruhi perusahaan dalam menentukan. harga dari setiap produk yang dihasilkan seperti, a Tujuan pemasaran perusahaan sebagai faktor utama yang. menentukan harga adalah tujuan perusahaan itu sendiri. misalnya memaksimalkan laba mempertahankan, kelangsungan hidup perusahaan meraih pangsa pasar yang. besar menciptakan kepemimpinan dalam kualitas mengatasi. persaingan dan melaksanakan tanggung jawab sosial bagi. masyarakat, Phillip Kotler dan Kevin Lane Keller Op Cit hlm 39. b Strategi bauran pemasaran karena harga merupakan salah satu. elemen dalam bauran pemasaran maka dalam menentukan. harga sebaiknya dikoordinasikan lebih lanjut dengan elemen. pemasaran lainnya seperti produk tempat promosi biaya. dan organisasi, 2 Faktor Lingkungan Eksternal, Faktor yang perlu diperhatikan dengan seksama oleh.
perusahaan dalam penetapan harga dari setiap produk yang. diproduksi yaitu faktor lingkungan eksternal karena dalam fakor. ini terdapat dua faktor utama yaitu, a Sifat pasar dan permintaan. Pihak yang ditugaskan untuk bertanggung jawab dalam. penetapan harga hendaknya memperhatikan dan memahami. dengan baik sifat suatu pasar dan permintaan pasar yang. dihadapi atas produk yang dihasilkan apakah pasar tersbut. termasuk dalam pasar persaingan sempurna pasar monopoli. oligopoli dan sebagainya, b Persaingan, Aspek persaingan merupakan salah satu faktor yang perlu. mendapat perhatian yang intensif dari pihak penting di. Pengertian Harga Dalam menafsirkan konsep tentang harga tentu mempunyai banyak penafsiran menurut Kotler pada dasarnya harga adalah salah satu elemen bauran pemasaran atau marketing mix yang dapat menghasilkan pendapatan dimana elemen yang lain mendapatkan biaya 1 Seperti yang diungkapkan oleh Kotler bahwa harga merupakan bagian dari elemen bauran pemasaran yaitu harga produk saluran dan

Related Books

Sansa e200 UserManual

Sansa e200 UserManual

Congratulations on your purchase of a SanDisk Sansa e200 MP3 player The Sansa e200 is a high performance portable digital audio video player with a large 1 8 TFT color screen Digital FM tuner voice recorder microSD card expansion slot and a replaceable and rechargeable Lithium Ion battery The Sansa e200 enables users to play MP3 WMA and secure WMA audio files It also plays

Sansa c200 UserGuide mp3support sandisk com

Sansa c200 UserGuide mp3support sandisk com

SanDisk Sansa c200 is a high performance portable digital audio player with a photo browser an FM radio and a voice recorder plus a micro SD slot The Sansa c200 enables users to play MP3 WMA and secure WMA audio files It also shows photo files that are transferred to the player through Sansa Media Converter You can listen to FM radio broadcast record voice and record FM radio broadcast

Draft Health Technology Assessment of C reactive protein

Draft Health Technology Assessment of C reactive protein

antibiotic prescribing for acute respiratory tract infections in primary care settings January 2019 Draft Health Technology Assessment HTA of CRP POCT Health Information and Quality Authority 2 About the Health Information and Quality Authority The Health Information and Quality Authority HIQA is an independent authority established to drive high quality and safe care for people using

PS Eau

PS Eau

This manual draws heavily on WHO IMAI District Clinician Manual1 WHO Child Pocket Book of Hospital Care for Children2 MSF guidelines for the management of Viral Haemorrhagic Fevers3 WHO Infection Prevention and Control IPC guidelines4 Ugandan and MSF experience with running isolation centres and their discharge policies

Risk factors for death among children aged 5 14 years

Risk factors for death among children aged 5 14 years

Table 1 WHO under 5 IMAI and operational study definitions of pneumonia Clinical signs Adapted from WHO Pocket Book of Hospital Care for Children for children under 5 years5 Clinical signs Adapted from the IMAI District Clinician manual for adolescents and adults 6 Clinical signs Operational study definitions Severe pneumonia Recommended

Possible Full Audit v3

Possible Full Audit v3

IMAI District Clinician Manual and others Possible relies on WHO guidelines which follow the best evidence where available or expert consensus For some conditions Possible uses other guidelines impact audit What is an impact audit 1 Evidence review Document review Staff Interviews Outcomes and cost evidence base evidence base

In this module MODULE 4 Nutrition Support

In this module MODULE 4 Nutrition Support

WHO Integrated Management of Adolescent and Adult Illness IMAI District Clinician Manual Hospital Care for Adolescents and Adults Guidelines for the Management of Illnesses with Limited Resources Volume 2 Geneva WHO Send a comment or check for new versions 5 Micronutrient deficiencies children and adults Often called hidden hunger micronutrient deficiencies are a

IMAI second level Course Director Guide learning

IMAI second level Course Director Guide learning

learning programme for district clinicians working at hospitals in limited resource IMAI District Clinician Manual Hospital Care for Adolescents and Adults July 2014 Integrated Management of Adolescent and Adult Illness IMAI IMAI second level learning programme for district clinicians working at hospitals in limited resource settings Course Director Guide IMAI second level learning

IMAI second level Participant training manual for district

IMAI second level Participant training manual for district

IMAI District Clinician Manual Hospital Care for Adolescents and Adults June 2014 Produced by IMAI IMCI Alliance for WHO HSE PED Comments to hillcohen yahoo com Development of the Quick Check training curriculum was supported by funding from the government of USA DOD DTRA and the Government of Japan through grants to WHO HSE Pandemic and Epidemic Diseases PED project manager

volume 1 IMAI District Clinician WHO

volume 1 IMAI District Clinician WHO

IMAI district clinician manual hospital care for adolescents and adults guidelines for the management of illnesses with limited resources 2 v 1 Community health services standards 2 Hospitals 3 Delivery of health care standards 4 Clinical competence 5 Disease management 6 Adolescent 7 Adult 8 Manuals 9 Developing countries I World Health Organization ISBN 978 92 4 154831 1

Tensor Based Feature Detection for Color Images

Tensor Based Feature Detection for Color Images

Tensor Based Feature Detection for Color Images J van de Weijer and Th Gevers Intelligent Sensory Information Systems University of Amsterdam The Netherlands Abstract Extending differential based operations to color images is hindered by the multi channel nature of color images The derivatives in different channels can point in opposite di rections hence cancellation might occur by