Bab Ii Landasan Teori A Manajemen Sumber Daya Manusia-Books Pdf

BAB II LANDASAN TEORI A Manajemen Sumber Daya Manusia
29 Dec 2019 | 21 views | 0 downloads | 29 Pages | 333.87 KB

Share Pdf : Bab Ii Landasan Teori A Manajemen Sumber Daya Manusia

Download and Preview : Bab Ii Landasan Teori A Manajemen Sumber Daya Manusia


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Landasan Teori A Manajemen Sumber Daya Manusia



Transcription

rekruitmen seleksi penempatan pengembangan karier dilakukan. perusahaan secara tepat sehingga para pekerjanya merupakan tenaga kerja. 2 Keamanan dan kepuasan kerja, Tujuan ini untuk mewujudkan kondisi sumber daya manusia yang. mendukung kemampuannya mewujudkan produktivitas yang tinggi dalam. bekerja baik dari segi fisik maupun psikis Kondisi yang ingin dicapai. adalah perasaan aman dan puas dalam bekerja karena berada dalam. kondisi yang menyenangkan dan diperlakukan sesuai harkat dan martabat. sebagai manusia Tercapainya kondisi ini dapat dilihat dari kesediaan. bekerja keras pekerjanya dengan moral dan disiplin kerja yang tinggi. 3 Kualitas SDM, Manajemen sumber daya manusia dalam menunjang pencapaian tujuan. perusahaan dapat diwujudkan jika karyawannya mampu menyediakan. tenaga kerja yang berkualitas Tujuan manajemen sumber daya manusia. adalah mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas agar mampu. mewujudkan tujuan bisnis berupa produk dan pelayanan yang berkualitas. 4 Keuntungan dan Manfaat, Manajemen sumber daya manusia bertujuan menyediakan dan. mengembangkan sumber daya manusia yang mampu mewujudkan. keuntungan dan manfaat lain bagi perusahaan Sedangkan sisi lain dari. sumber daya manusia adalah agar pekerja memperoleh pembagian yang. layak dari keuntungan dan manfaat lainnya yang dicapai diperoleh oleh. perusahaan,A Motivasi,1 Pengertian Motivasi, Menurut arti katanya motivasi atau motivation berarti pemberian. motif penimbulan motive atau hal yang menimbulkan dorongan atau. keadaan yang menimbulkan dorongan Motivasi dapat diartikan faktor. yang mendorong orang untuk bertindak dengan cara tertentu 4. Motivasi berasal dari kata Latin movere yang berarti dorongan atau. menggerakkan Motivasi motivation dalam manajemen hanya ditujukan. pada sumber daya manusia umumnya dan bawahan khususnya 5. Motivasi menjadi penting karena motivasi merupakan alat untuk. mendukung dan menyalurkan perilaku karyawan agar giat bekerja. sehingga dapat mewujudkan tujuan yang telah ditentukan perusahaan. Motivasi semakin penting karena manajer membagikan pekerjaannya pada. bawahannya untuk dikerjakan dengan baik dan terintegrasi pada tujuan. yang diinginkan Ada beberapa pengertian motivasi yang dikemukakan. oleh para ahli yaitu, Menurut Hasibuan motivasi adalah pemberian daya penggerak.
yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja. sama bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upaya untuk. mencapai kepuasan 6, Menurut Handoko motivasi adalah keadaan dalam pribadi. seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan. kegiatan tertentu guna mencapai tujuan 7, Menurut Ilfi Nur Diana motivasi adalah kesediaan untuk. mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi yang. dikondisikan oleh kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa. kebutuhan individual 8, Menurut Hariandja motivasi adalah faktor faktor yang. mengarahkan dan mendorong perilaku atau keinginan seseorang untuk. M Manullang dan Marihot Amh Manullang Manajemen Personalia Yogyakarta. Gadjah Mada University Press 2006 h 165, Malayu S P Hasibuan Manajemen Sumber Daya Manusia Dasar dan Kunci. Keberhasilan Jakarta CV Haji Masagung 1990 h 156,Ibid h 158.
Hani T Handoko Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia Yogyakarta. BPFE 2003 h 252,Ilfi Nur Diana Hadis Hadis h 197, melakukan sesuatu kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk usaha keras. atau lemah 9, Definisi lain dari motivasi menurut Edwin B Flippo motivasi. adalah suatu keahlian dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar. mau bekerja secara berhasil sehingga tercapai keinginan para pegawai. sekaligus tercapai tujuan organisasi 10, Dari beberapa pengertian motivasi diatas dapat disimpulkan. pengertian dari motivasi motivasi adalah alat untuk mendorong karyawan. agar mau bekerja dengan baik sehingga keinginan dirinya dan perusahaan. akan tercapai,2 Tujuan Motivasi,Menurut Hasibuan tujuan dari motivasi 11. a Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan,b Meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
c Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan,d Meningkatkan kedisiplinan karyawan. e Mengefektifkan pengadaan karyawan, f Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik. g Meningkatkan loyalitas kreativitas dan partisipasi karyawan. h Meningkatkan tingkat kesejahteraan karyawan,i Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan. j Meningkatkan efisiensi penggunaan alat alat dan bahan baku. 3 Proses Motivasi,Berikut proses motivasi 12, Marihot Tua Efendi Hariandja Manajemen Sumber Daya Manusia Yogyakarta PT. Grasindo 2000 h 321,Malayu S P Hasibuan Manajemen h 158.
Ibid h 161,Ibid h 167 168, Dalam proses motivasi perlu ditetapkan terlebih dahulu tujuan. orgnisasi baru kemudian para karyawan dimotivasi ke arah tujuan itu. b Mengetahui Kepentingan, Dalam proses motivasi perlu mengetahui keinginan karyawan dan. tidak hanya melihat dari sudut kepentingan pimpinan dan perusahaan. c Komunikasi Efektif, Dalam proses motivasi harus dilakukan komunikasi yang baik dengan. bawahan Bawahan harus mengetahui apa yang akan diperolehnya dan. syarat apa saja yang harus dipenuhinya supaya insentif tersebut dapat. diperolehnya,d Integrasi Tujuan, Dalam proses motivasi harus menyatukan tujuan organisasi dan tujuan. kepentingan karyawan,e Fasilitas, Manajer penting untuk memberikan bantuan fasiitas kepada organisasi.
dan individu karyawan yang akan mendukung kelancaran pelaksanaan. pekerjaan seperti memberikan bantuan kendaran kepada salesman. f Team Work, Manajer harus membentuk team work yang terkoordinasi baik yang. bisa mencapai tujuan perusahaan Team work ini penting karena dalam. suatu perusahaan biasanya terdapat banyak bagian,4 Motivasi dalam Pandangan Islam. Dalam pandangan Islam kebutuhan manusia bukan hanya lima. faktor sebagaimana teori Maslow tapi ada kebutuhan sipritual yang tidak. dapat ditinggalkan yaitu kebutuhan untuk ibadah ritual dan ibadah sosial. Seseorang bekerja karena termotivasi agar dapat beribadah ritual secara. sempurna bahkan melaksanakan rukun Islam yang kelima yaitu haji. Selain motivasi pencapaian kesempurnaan ibadah ritual seseorang. bekerja karena termotivasi agar dapat melaksanakan ibadah sosial yaitu. zakat infak sedekah hibah dan wakaf Yang semula seseorang menjadi. yadu al sufla yakni tangan dibawah termotivasi untuk lebih produktif agar. menjadi yadu al sufla yakni tangan diatas yang semula menjadi mustahiq. termotivasi menjadi muzakki Seseorang yang bekerja hanya untuk. mencukupi kebutuhan dirinya sendiri ia akan termotivasi agar dapat. mecukupi kebutuhan anak istri keluarga serta dapat mengangkat. karyawannya dan menggajinya Karena memberi nafkah kepada mereka. akan dihitung sebagai pahala sekalipun itu kewajiban 13. Motivasi kerja dalam islam berarti untuk mencari nafkah yang. dimana mencari nafkah itu merupakan suatu ibadah Dalam hal ini bukan. berarti mencari nafkah hanya untuk mencari kehidupan dunia saja dengan. mengejar kekayaan bahkan status Maka motivasi kerja dalam Islam. bukan hanya memenuhi nafkah semata tetapi sebagai kewajiban beribadah. kepada Allah setelah ibadah fardlu lainnya Bekerja untuk mencari nafkah. adalah hal yang istimewa dalam pandangan Islam Dengan bekerja akan. dapat memenuhi kebutuhannya keluarganya Allah SWT berfirman. Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak anak Adam kami. angkut mereka di daratan dan di lautan untuk memperoleh penghidupan. kami beri mereka rezeki dari yang baik baik dan kami lebihkan mereka. dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah. kami ciptakan QS Al Isra Ayat 70 14,Ilfi Nur Diana Hadis Hadis h 200. 14 Departemen Agama Republik Indonesia Al qur an dan Terjemahannya Semarang CV Alwaah 1989 h 435. 5 Asas Asas Motivasi, Asas motivasi harus dapat meningkatkan produktivitas kerja dan. memberikan kepuasan kepada karyawan Asas asas motivaasi itu adalah. sebagai berikut 15,a Asas Mengikutsertakan, Asas ini dimaksudkan untuk mengajak bawahan untuk ikut serta dan.
memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengajukan ide serta. rekomendasi dalam mengambil keputusan Dengan begitu bawahan. akan merasa ikut bertanggungjawab untuk tercapainya tujuan. perusahaan sehingga semangat kerjanya akan meningkat. b Asas Komunikasi, Asas ini untuk menginformasikan secara jelas tujuan yang ingin. dicapai cara mengerjakannya serta kendala yang dihadapi Dengan. begitu akan meningkatkan motivasi kerja bawahan karena semakin. banyak seseorang mengetahui suatu hal maka keinginannya atau. perhatiannya juga akan bertambah besar,c Asas Pengakuan. Asas ini untuk memberikan penghargaan dan pengakuan yang tepat. dan wajar kepada bawahan atas prestasi kerja yang telah dicapai. Dengan begitu semangat kerjanya akan bertambah karena merasa. usahanya telah dihargai,d Asas Wewenang yang Didelegasikan. Asas ini dimaksudkan untuk mendelegasikan sebagian wewenang dan. kebebasan untuk mengambil keputusan keputusan dan kreativitas. kepada bawahan untuk melaksanakan tugas tugas atasan atau manajer. Dengan begitu motivasi kerjanya akan meningkat karena merasa. dipercaya untuk melakukan tugas atasan dengan baik. e Asas Perhatian Timbal Balik,Malayu S P Hasibuan Manajemen h 162 163. Asas ini untuk memotivasi bawahan dengan mengemukakan keinginan. kepada mereka dan berusaha dserta memahami kebutuhan kebutuhan. yang diharapkan bawahan dari perusahaan,6 Model Model Motivasi.
Model motivasi berkembang dari teori klasik tradisional menjadi. teori modern berikut model model motivaasi itu 16,a Model Tradisional. Model ini mengemukakan bahwa untuk memotivasi bawahan agar. semangat kerja meningkat yaitu dengan memberikan sistem insentif. berupa uang atau barang kepada karyawan yang berprestasi baik. Semakin banyak produksinya maka akan semakin banyak balas. jasanya Jadi motivasi bawahan hanya untuk mendapat insentif saja. b Model Hubungan Manusia, Mengemukakan bahwa untuk memotivasi bawahan dengan mengakui. kebutuhan sosial mereka dan membuat mereka merasa berguna dan. penting Dengan begitu karyawan akan mendapat kebebasan membuat. keputusan dan kreativitas dalam pekerjaannya Dengan memperhatikan. kebutuhan materiil dan non materiil karyawan,c Model Sumber Daya Manusia. Model ini mengatakan bahwa karyawan dimotivasi oleh banyak faktor. bukan hanya uang barang atau keinginan akan kepuasan tetapi juga. kebutuhan akan pencapaian dan pekerjaaan yang berarti Dalam model. ini karyawan hanya akan meraasa puas jika ia berhasil memberikan. prestasi yang berarti pada perusahaannya,7 Metode Motivasi. Ada dua metode motivasi 17,a Motivasi Langsung,Ibid h 164 165.
Ibid h 165 166, Motivasi langsung adalah motivasi materiil dan nonmateriil yang. diberikan secara langsung kepada setiap individu karyawan untuk. memenuhi kebutuhan serta kepuasannya Jadi sifatnya khusus seperti. pujian penghargaan tunjangan hari raya bonus bintang jasa dan lain. b Motivasi Tidak Langsung, Motivasi tidak langsung adalah motivasi yang diberikan hanya. merupakan fasilitas fasilitas yang mendukung serta menunjang. semangat kerja sehingga karyawan merasa betah dan semangat kerja. Seperti kursi empuk ruang nyaman penempatan yang tepat dan lain. 8 Alat Alat Motivasi,Alat alat motivasi berupa 18,a Material Incentive. Material incentive adalah motivasi yang bersifat material sebagai. imbalan prestasi yang diberikan oleh karyawan Seperti uang dan. b Non Material Incentive, Non material incentive adalah motivasi yang tidak berbentuk materi. Seperti penempatan yang tepat pekerjaan yang terjamin piagam. penghargaan bintang jasa perlakuan yang wajar dan lain lain. 9 Jenis Jenis Motivasi,Ada dua jenis motivasi 19,a Motivasi Positif.
Dalam motivasi positif manajer memotivasi bawahan dengan. memberikan hadiah kepada karyawan yang berprestasi diatas prestasi. Ibid h 166,Ibid h 166 167,b Motivasi Negatif, Manajer moemtivasi karyawannya dengan hukuman Dengan motivasi. negatif ini semangat kerja bawahan dalam waktu jangka pendek akan. meningkat karena merasa takut dihukum tapi untuk jangka panjang. dapat berakibat kurang baik,B Teori Motivasi, Teori motivasi dikelompokkan menjadi dua kategori utama yaitu. Kategori content dan process Pertama kategori content kategori ini meliputi. teori teori kebutuhan antara lain dari Maslow Teori ini menjelaskan perilaku. manusia didorong oleh stimuli internal kebutuhan kebutuhan tertentu Maka. dari itu teori ini lebih memperhatikan pada sebab sebab internal dan eksternal. perilaku needs dan incentives Terdapat tiga variabel utama dan. menjelaskan perilaku pekerja yaitu, a Employee Needs seorang pekerja mempunyai sejumlah kebutuhan. yang hendak dipenuhi antara lain eksistence biological and safety. relatedness affection companionship and influence growth. achievement and self actualization, b Organizational Incentives Organisasi atau perusahaan mempunyai. rewards untuk memenuhi kebutuhan karyawannya Rewards ini. mencakup substantive rewards pay job security dan physical. working conditions interactive rewards co workers supervision. praises and recognition dan intrinsic rewards accomplishment. challenge and responbility Faktor ini berpengaruh pada perilaku. c Perceptual outcomes Karyawan memiliki beberapa persepsi. diantaranya nilai dari rewards organisasi hubungan antara prestasi. kerja dengan rewards kemungkinan yang bisa dihasilkan melalui. usaha usaha mereka dalam prestasi kerjanya, Teori kategori process lebih mengarahkan perhatian pada proses.
melalui pekerja yang melakukan pilihan pilihan motivasinya Teori ini. menyatakan bahwa perilaku seorang pekerja dapat dikendalikan dengan. rewards dan punishment Berikut penjelasan dari teori motivasi kategori. content dan process,1 Teori Content Teori Kepuasan. a Teori Kebutuhan dari Maslow, Maslow dalam teorinya mengetengahkan tingkatan hierarki. kebutuhan yang berbeda kekuatannya dalam memtivasi seseorang. melakukan kegiatan Ia menghipotesiskan bahwa dalam diri manusia. ada lima jenjang kebutuhan yaitu 20,a Faali fisiologi. Meliputi rasa lapar haus perlindungan pakaian dan,perumahan seks dan kebutuhan raga lainnya. b Keamanan, Meliputi keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian.
fisik dan emosional, Mencakup kasih sayang rasa dimiliki diterima baik dan. persahabatan,d Penghargaan, Mencakup rasa dihormati internal seperti harga diri otonomi. dan prestasi dan faktor hormat eksternal seperti status. pengakuan dan perhatian,e Aktualisasi diri, Perilaku manusia didorong oleh stimuli internal atau. kebutuhan kebutuhan tertentu Kebutuhan manusia dapat. disusun menurut hirarki dimana kebutuhan paling atas akan. menjadi motivator utama jika kebutuhan pada tingkat. Ibid h 197, bawahnya sudah dipenuhi Kebutuhan yang telah terpenuhi. bukan merupakan faktor motivasi perilaku namun kebutuhan. yang tidak terpenuhilah yang paling mempengaruhi perilaku. Kebutuhan faali dan kebutuhan keamanan digambarkan sebagai. kebutuhan order rendah sedangkan kebutuhan sosial penghargaan dan. aktualisasi diri berada pada kebutuhan order tinggi Perbedaan kedua. order itu berdasarkan alasan bahwa kebutuhan order tinggi itu dipenuhi. secara internal di dalam diri seseorang sedangkan kebutuhan order. rendah dipenuhi secara eksternal dengan upah kontrak masa kerja. dan lain lain 21,b Teori ERG Existence Relatedness and Growth.
Teori ini dari Clayton Alfeder beranggapan bahwa kebutuhan. manusia dalam suatu hierarki Alfeder sependapat bahwa orang. cenderung meningkat kebutuhannya sejalan dengan terpuaskannya. kebutuhan di bawahnya Menurut ERG ada tiga kelompok kebutuhan. utama yaitu 22,1 Kebutuhan akan keberadaan existence needs. Kebutuhan ini berhubungan dengan kebutuhan dasar termasuk. juga kebutuhan fisiologis yang meliputi makan minum pakaian. perumahan dan keamanan,2 Kebutuhan akan afiliasi relatedness needs. Kebutuhan ini menekankan pentingnya hubungan antara individu. dan juga hubungan masyarakat ditempat kerja di perusahaan. 3 Kebutuhan akan pertumbuhan growth needs, Kebutuhan akan pengembangan potensi dalam diri seseorang. untuk maju dan meningkatkan kemampuan pribadinya,c Teori Dua Faktor dari Frederick Herzberg. Ibid h 198,Burhanuddin Yusuf Manajemen h 270, Herzberg berpendapat bahwa terdapat dua faktor yang.
mempengaruhi sikap seseorang terhadap pekerjaannya yaitu faktor. pemuas kerja dan faktor penyebab ketidakpuasan kerja yang berkaitan. dengan suasana pekerjaan, Teori ini menjelaskan bahwa faktor faktor yang menyebabkan. orang termotivasi atau berkomitmen berbeda dengan faktor faktor yang. menghasilkan kepuasan kerja Faktor motivasi berkaitan dengan sifat. dasar kerja itu sendiri dan imbalan yang diperoleh secara intrinsik dan. langsung dari kinerja kerja Faktor faktor higiene berkaitan dengan. aspek aspek fisik sosial dan ektrinsik dari lingkungan kerja Motivasi. berbeda dengan kepuasan kerja 23, Agar menumbuhkan sifat kerja yang positif pada bawahan. maka menurut gagasan Herzberg para pemimpin harus memberi. perhatian yang sungguh sungguh agar faktor faktor motivator. memberikan motivasi pada karyawannya sebagai berikut 24. a Achievement keberhasilan pelaksanaan, Agar seorang bawahan dapat berhasil mewujudukan tujuan. perusahaan maka pemimpin harus mempelajari bawahannya dan. pekerjaannya dengan memberikan kesempatan kepadanya agar. bawahan dapat berusaha mencapai hasil Kesempatan itu harus. sedemikian rupa sehingga orang orang berkembang sendiri. Selanjutnya agar pemimpin memberi semangat pada bawahan. sehingga bawahannya mau berusaha mengerjakan sesuatu yang. dirasa bawahan tidak dapat dikuasainya Bila bawahan telah berhasil. mengerjakan pekerjaannya maka pemimpin harus menyatakan. keberhasilan itu,b Recognition pengakuan,Ibid h 271. M Manullang dan Marihot Amh Manullang Manajemen h 179. Sebagai lanjutan dari keberhasilan pelaksanaan pemimpin harus. memberi pernyataan pengakuan akan keberhasilan tersebut. Pengakuan itu dapat dilakukan dengan, a Langsung menyatakan keberhasilan ditempat pekerjaannya lebih.
dilakukan sewaktu ada oranglain,b Memberi surat penghargaan. c Memberi hadiah berupa uang tunai, d Memberi medali surat penghargaan dan hadiah uang tunai. e Memberi kenaikan gaji dan promosi,c The Work it Self pekerjaan itu sendiri. Pemimpin membuat usaha usaha yang riil dan meyakinkan. sehingga bawahan mengerti akan pentingnya pekerjaan yang. dilakukannya dan berusaha menghindarkan kebosanan dalam. pekerjaan bawahan serta mengusahakan setiap bawahan sudah tepat. dalam pekerjaannya,d Responbilities tanggungjawab, Agar tanggungjawab benar benar menjadi faktor motivator bagi. bawahan maka pemimpin harus menghindari supervisi yang ketat. dengan membiarkan bawahan bekerja sendiri sepanjang pekerjaan. itu memungkinkan dan menerapkan prinsip partisipasi. Diterapkannya prinsip partisipasi membuat bawahan sepenuhnya. merencanakan dan melaksanakan pekerjaannya,e Advacement pengembangan.
Pengembangan merupakan salah satu faktor motivator. bawahan Agar faktor ini benar benar berfungsi maka pemimpin. dapat memulainya dengan melatih bawahannya untuk pekerjaan. yang lebih bertanggung jawab Bila ini sudah dilakukan pemimpin. memberi rekomendasi tentang bawahan yang siap untuk. pengembangan untuk menaikkan jabatannya atau dikirim mengikuti. pendidikan atau latihan lanjutan, Berikut faktor faktor hygienis menurut Hezberg Karyawan. belum dapat mengharapkan faktor kepuasan tercapai sebelum. kekecewaan didalam pekerjaan dapat dihilangkan lebih dahulu Agar. kekecawaan dapat dihilangkan dari pekerjaan maka pemimpin harus. melakukan tindakan sebagai berikut 25,a Technical Supervision. Dengan Technical Supervision yang menimbulkan kekecewaan. dimaksudkan adanya kekurang mampuan dipihak atasan bagaimana. caranya men supervisi dari segi teknis pekerjaan yang merupakan. tanggungjawabnya atau atasan mempunyai kecakapan teknis yang. lebih rendah dari yang diperlukan kedudukannya Untuk mengatasi. hal ini pimpinan harus memperbaiki dirinya dengan jalan mengikuti. pendidikan atau latihan,b Interpersonal Supervision. Interpersonal Supervision menunjukkan hubungan perseorangan. antara bawahan dengan atasannya dimana kemungkinan bawahan. merasa tidak mampu bergaul dengan atasannya Untuk itu pimpinan. memiliki kecakapan berikut 26, a Technical skill kecakapan teknis meliputi kecakapan. menggunakan metode dan proses dan umumnya berhubungan. dengan kemampuan menggunakan alat, b Human skill kecakapan kemanusiaan meliputi kemampuan.
bekerja di dalamm atau dengan kelompok sehingga dapat. membangun kerjasama dan mengkoordinasikan berbagai. c Conceptual skill kecakapan konsepsional meliputi kemampuan. memahami kerumitan seluruh organisasi sehingga dalam. berbagai tindakan yang diambil tekanan selalu dalam usaha. merealisasi tujuan organisasi sebagai keseluruhan,Ibid h 181.


Related Books

JURISDICTION OVER CRIMES ON BOARD AIRCRAFT

JURISDICTION OVER CRIMES ON BOARD AIRCRAFT

PREFACE This work on the question of jurisdiction over crimes on board aircraft is the revised version of my dissertation submitted for the Ph.

MEDICINAL PLANTS - Tripod.com

MEDICINAL PLANTS Tripod com

(Table: medicinal plants used in modern medicine) which form an important segment of the modern pharmacopoeia. ... The Red Data Book of India has

X-ray (Radiography) - Abdomen

X ray Radiography Abdomen

X-ray (Radiography) - Abdomen Abdominal x-ray uses a very small dose of ionizing radiation to produce pictures of the inside of the abdominal cavity. It is used to evaluate the stomach, liver, intestines and spleen and may be used to help diagnose unexplained pain, nausea or vomiting. When used to examine the kidneys, ureters and

Weaning from mechanical ventilation

Weaning from mechanical ventilation

initiation of weaning as soon as the patient is ready [14]. This will shorten the weaning process and minimise time on mechanical ventilation [5]. This is also an independent predictor of successful extubation and survival [15]. Definitions of weaning success and failure In most studies, weaning failure is defined as either the failure

Using an evidence-based protocol to guide rehabilitation ...

Using an evidence based protocol to guide rehabilitation

a protocol, in particular an evidence-based resistance and endurance protocol (REP), may accelerate weaning of cervical SCI patients from mechanical ventilation by improving the efficiency and effectiveness of the wean-ing process. This pilot study represents a preliminary attempt to implement an evid ence-based REP designed to

Licht ist Pflicht!

Licht ist Pflicht

VW Passat (B7) VW Passat CC VW Phaeton restyling* VW Polo V (R6) VW Sharan II VW Scirocco III VW Tiguan restyling VW Touareg II VW Touran II VW UP! Volvo S60 II Volvo S80 II Volvo V40 II Volvo V60 Volvo V70 III/XC70 Volvo XC60 Diese Liste wurde aufgrund einer Umfrage bei den Schweizer Automobil-Importeuren erstellt. Alfa Romeo 4C Alfa Romeo 8C ...

Couples Group Psychotherapy: A Clinical Treatment Model

Couples Group Psychotherapy A Clinical Treatment Model

Adjunctive Individual, Couples, and Family therapy 217 Fees 217 the Group therapy Contract 218 How to Work in a Group 218 Alumni Contacts 218 training Function 218 Appendix A-IV: Group Contract 219 Appendix B: structured exercises for Members 221 Appendix B-I: Using Guided Imagery in Couples Group therapy 221 Guided Imagery: the False Alarm 221

FINAL - Synway

FINAL Synway

V1.00 Note: This test report is prepared for the customer shown above and for the device described herein. It may not be duplicated or used in part without prior written consent from Bay Area Compliance Laboratories Corp. (Kunshan).

Standard(s): EN55022:1994 + A1:1995 + A2:1997 Class B ...

Standard s EN55022 1994 A1 1995 A2 1997 Class B

This report may not be reproduced in parts without the written consent of Integrity Design & Test Services, Inc. This report must not be used to claim product endorsement by NVLAP or

Capturing Best Practice for Microarray Gene Expression ...

Capturing Best Practice for Microarray Gene Expression

captured with "Clementine Application Templates". The paper describes the process in detail and includes three case studies, showing how the process is applied to 2-class classification, multi-class classification and clustering analyses for publicly available microarray datasets. Keywords microarrays, gene expression, data mining process,