Bab Ii Kajian Pustka Kerangka Pemikiran Dan Hipotesis 2 1-Books Pdf

BAB II KAJIAN PUSTKA KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS 2 1
02 Aug 2020 | 3 views | 0 downloads | 57 Pages | 462.90 KB

Share Pdf : Bab Ii Kajian Pustka Kerangka Pemikiran Dan Hipotesis 2 1

Download and Preview : Bab Ii Kajian Pustka Kerangka Pemikiran Dan Hipotesis 2 1


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Kajian Pustka Kerangka Pemikiran Dan Hipotesis 2 1



Transcription

Follet yang dikutip oleh Wijayanti 2008 1 mendefnisikan manajemen. sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain Menurut Stoner. yang dikutip oleh Wijayanti 2008 1 manajemen adalah proses perencanaan. pengorganisasian pengarahan dan pengawasan usaha usaha para anggota. organisasi dan penggunaan sumber daya sumber daya manusia organisasi lainnya. agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah. kegiatan yang dilakukan oleh organisasi atau perusahaan mulai dari perencanaan. pengorganisasian penggerakan dan pengendalian untuk menentukan sasaran atau. tujuan perusahaan serta cara untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut. 2 1 2 Pengertian Pemasaran, Konsep pemasaran merupakan hal yang sederhana dan secara instuisi. merupakan filosofi yang menarik Konsep ini menyatakan bahwa alasan. keberadaan sosial ekonomi bagi suatu organisasi adalah memuaskan kebutuhan. konsumen dan keinginan tersebut sesuai dengan sasaran perusahaan Hal tersebut. didasarkan pada pengertian bahwa suatu penjualan tidak bergantung kepada. agresifnya tenaga penjual tetapi lebih kepada keputusan konsumen untuk. membeli suatu produk, Pemasaran dalam suatu perusahaan memegang peranan yang sangat. penting karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk. mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan melakukan. perkembangan terhadap perusahaan dan untuk pencapaian tujuan perusahaan. dalam memperoleh laba Masyarakat awam umumnya sering kali menyamakan. pemasaran dengan penjualan Pandangan ini terlalu sempit karena penjualan. hanya satu dari beberapa aspek yang ada di dalam suatu perusahaan. Pemasaran berusaha mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan. konsumen pasar sasaran nya serta bagaimana memuaskan mereka melalui proses. pertukaran dengan tetap memperhatikan semua pihak dan tujuan yang terkait. dengan kepentingan perusahaan Pengertian marketing oleh para ahli dikemukan. berbeda beda dalam penyajian dan penekanannya tetapi semua itu sebenarnya. mempunyai pengertian yang hampir sama antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini definisi mengenai pemasaran yang dikutip oleh beberapa para ahli. Menurut Kotler dan Armstrong 2016 29, Marketing as the process by which companies create value for customers. and build strong customer relationships in order to capture value from. customers in return Pemasaran sebagai proses dimana perusahaan. menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat. dengan pelanggan untuk menangkap nilai dari pelanggan sebagai. AMA American Maketing Assosiation yang dikutip oleh Kotler dan. Keller 2016 27 memberikan definisi tentang pengertian pemasaran sebagai. Marketing is the activity set of institutions and procces for creating. communicating delivering and exchanging offerings that have value for. customers clients and society at large Pemasaran merupakan kegiatan. mengatur lembaga dan proses untuk menciptakan mengkomunikasikan. dan bertukar penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan klien dan. masyarakat pada umumnya, Menurut Appley dan Oey Liang Lee 2010 16 Manajemen Merupakan. ilmu dan seni dalam manajemen terdapat strategi pemanfaatan tenaga dan pikiran. orang lain untuk melaksanakan suatu aktivitas yang diarahkan pada pencapaian. tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, Berdasarkan definisi para ahli di atas penulis sampai pada pemahaman.
bahwa pemasaran merupakan proses aktivitas pemenuhan kebutuhan dan. keinginan pelanggan dengan menciptakan menawarkan dan melakukan. pertukaran produk yang bernilai bagi pelanggan dan perusahaan mendapatkan. nilai atas proses aktivitas tersebut berupa keuntungan dan hubungan yang kuat. dengan pelanggan Pemasaran meliputi seluruh kegiatan yang berhubungan. dengan perencanaan pembuatan suatu produk penetapan harga promosi dan. pendistribusian produk yang dapat diperoleh melalui proses pertukaran yang. merupakan dasar untuk intisari dari pemasaran Dengan demikian maka segala. aktivitas perusahaan harusnya diarahkan untuk dapat memuaskan konsumen yang. pada akhirnya bertujuan untuk memperoleh laba, 2 1 3 Pengertian Manajemen Pemasaran. Perusahaan memerlukan sejumlah upaya untuk mengatur pemasaran agar. berjalan sesuai dengan keinginan perusahaan Manajemen pemasaran sebagai ilmu. dan seni untuk memilih pasar sasaran dan menumbuhkan konsumen dengan. mengkomunikasikan nilai konsumen yang unggul Hal tersebut sejalan dengan. apa yang di katakan oleh manajemen pemasaran, Kotler dan Amstrong 2016 33 adalah sebagai berikut. Marketing management as the art and science of choosing target. markets and building profitable relationship with them Manajemen. pemasaran merupakan seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan. membangun hubungan yang menguntungkan dengan mereka. Menurut Kotler dan Keller 2016 27 mengatakan bahwa. Marketing management as the art and science of choosing target. markets and getting keeping and growing customers through creating. delivering and communicating superior customer value Manajemen. pemasaran sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan. menjaga dan menumbuhkan pelanggan melalui penciptaan memberikan. dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul, Menurut Daryanto 2011 6 didefinisikan sebagai berikut Manajemen. Pemasaran adalah analisis perencanaan penerapan dan pengendalian program. yang dirancang untuk menciptakan membangun dan mempertahankan. pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk. mencapai tujuan tujuan organisasi, Menurut Djaslim Saladin 2012 3 mendefinisikan bahwa manajemen. pemasaran adalah analisis yang dirancang untuk menciptakan membangun dan. mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan sasaran dengan. maksud untuk mencapai tujuan tujuan organisasi, Suparyanto dan Rosad 2015 3 mendefinisikan manajemen pemasaran.
adalah ilmu yang mempelajari perencanaan pelaksanaan dan pengendalian. terhadap produk barang dan jasa penetapan harga pelaksanaan distribusi. aktivitas promosi yang dilakukan oleh orang tertentu dengan proses tertentu yang. ditunjang dengan bukti fisik untuk menciptakan pertukaran guna memenuhi. kebutuhan dan keinginanan pelanggan guna mencapai tujuan perusahaan. Menurut Buchori Alma 2011 130 Manajemen Pemasaran merupakan proses. perencanaan pengarahan serta pengawasan kegiatan pemasaran perusahaan. ataupun bagian dari perusahaan, Berdasarkan definisi di atas penulis sampai pada pemahaman bahwa. pengertian manajemen pemasaran merupakan satu seni dan ilmu tentang. bagaimana perusahaan atau organisasi menentukan dan memilih target pasar. sasarannya serta menentukan strategi untuk dapat menumbuhkan dan menjaga. konsumen dengan melakukan kegiatan perencanaan pengarahan hingga. pengawasan seluruh kegiatan pemasaran seperti menciptakan menghantarkan dan. mengkomunikasikan nilai konsumen guna membangun hubungan yang kuat dan. menguntungan dengan konsumennya, Pemasaran bukan hanya sekedar berakhir di kegiatan penjualan Kegiatan. kegiatan dalam pemasaran pun saling berhubungan antara satu dengan yang. lainnya Kegatan pemasaran dilakukan jauh sebelum dilaksanakannya proses. produksi dan tidak hanya berakhir dalam kegiatan penjualan Apabila pemasar. menginginkan produknya laku dipasaran dan bertahan bahkan terus berkembang. maka pemasar harus memikirkan dan merencanakan produk apa yang ingin. mereka buat agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen Setelah. produk itu dibuat pemasar memikirkan dan merencanakan bagaimana cara. mengkomunikasikan produk tersebut atau mengiklankan produnya Produk yang. dibeli konsumen tidak lantas membuat pemasar berhenti memikirkan dan. merencanakan kegiatan selanjutnya pemasar harus bisa memastikan produk yang. dijual di pasaran dapat menarik konsumen kembali sehingga terjadi pembelian. ulang Pemasaran sebagai suatu sistem dari kegiatan kegiatan yang saling. berhubungan sehingga konsumen mendapatkan kebutuhan keinginan dan. kepuasan konsumen, 2 1 4 Pengertian Pemasaran Jasa. Kegiatan perusahaan tidak hanya mencakup penjualan produk produk fisik. yang bersifat nyata tetapi juga penjualan produk produk yang bersifat tidak nyata. yang dikenal seperti halnya jasa telekomunikasi jasa penerbangan jasa perbankan. dan jasa tempat makan Menurut Tony Wijaya 2010 16 mendefinisikan jasa. merupakan barang yang tidak ketara intangible product yang dibeli maupun. dijual di pasar melalui transaksi pertukaran yang saling memuaskan. Menurut Lovelock dan Wirtz 2016 30 mendefinisikan bahwa jasa adalah. Services are economic activities performed by one party to another. Often time based these performances bring about desired results to. recipients objects or other assets Jasa adalah jasa ekonomi yang. dilakukan oleh salah satu pihak kepada pihak lain yang sering kali berbasis. kinerja kinerja ini membawa hasil yang diinginkan ke penerima objek. atau asset lainnya, Menurut Kotler dan Amstrong 2016 268 mendefinisikan bahwa. pemasaran jasa adalah an activity benefit or satisfaction offered for sale that is. essentialy intangible and does not result in ownership of anything Pemasaran. jasa merupakan kegiatan manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual. yang pada dasarnnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan. Menurut Fandy Tjiptono 2012 17 Jasa merupakan semua aktivitas. aktivitas manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual. Berdasarkan definisi di atas penulis sampai pada pemahaman bahwa. pemasaran jasa adalah bentuk produk yang terdiri dari aktivitas manfaat atau. kepuasan yang ditawarkan untuk dijual dan pada dasarnya tak berwujud serta. tidak menghasilkan kepemilikan akan sesuatu, 2 1 5 Karakteristik Jasa.
Produk jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan produk barang. fisik Hal ini akan menjadi pembeda yang sangat jelas dengan produk barang fisik. Menurut Fandy Tjiptono 2012 35 jasa mempunyai empat karakteristik yang. berbeda yaitu sebagai berikut, 1 Tidak Berwujud Intangibility. Jasa pelayanan berbeda secara signifikan dengan produk fisik Bila produk. merupakan suatu objek alat material atau benda yang bisa dilihat disentuh. dan dirasa denan panca indera maka jasa pelayanan justru merupakan. perbuatan tindakan pengalaman proses kinerja performance atau usaha. yang sifatnya abstrak Bila produk dapat dimiliki maka jasa pelayanan. cenderung hanya dapat di konsumsi tetapi tidak dapat dimiliki non. ownership Jasa bersifat intangible artinya jasa tidak dapat dilihat dirasa. dicium didengar atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi Seorang. konsumen jasa tidak dapat menilai hasil dari sebuah jasa sebelum ia mengalami. atau mengkonsumsinya sendiri, 2 Bervariasi heterogeneity. Pelayanan bersifat variabel atau heterohen karena non standardized output. artinya bentuk kualitas dan jenisnya sangat beraneka ragam tergantung pada. siapa kapan dan dimana pelayanan tersebut dihasilkan Terdapat tiga faktor. yang menyebabkan variabilitas kualitas jasa yaitu 1 kerja sama atau. partisipasi konsumen selama penyampaian pelayanan 2 moral motivasi. karyawan dalam melayani konsumen 3 beban kerja perusahaan. 3 Tidak terpisahkan Inseparability, Produk biasanya diproduksi terlebih dahulu kemudian dijual baru. dikonsumsi Sedangkan jasa umumnya dijual terlebih dahulu baru kemudian. diproduksi dan dikonsumsi pada waktu dan tempat yang sama Interaksi antara. penyedia jasa dan konsumen merupakan ciri ciri khusus dalam pemasaran. jasa pelayanan yang bersangkutan Keduanya mempengaruhi hasil outcome. dari jasa pelayanan bersangkutan Dalam hubungan antara penyedia jasa dan. konsumen ini efektifitas staff pelayanan merupakan unsur kritis. Implikasinya sukses tidaknya jasa pelayanan bersangkutan ditunjang oleh. kemampuan organisasi dalam melakukan proses rekrutmen seleksi penilaian. kerja sistem kompensasi pelatihan dan pengembangan karyawannya secara. 4 Tidak tahan lama Perishability, Perishability berarti bahwa jasa pelayanan adalah komoditas yang tidak. tahan lama tidak dapat disimpan untuk pemakaian ualang di waktu yang akan. datang dijual kembali atau dikembalikan Permintaan jasa juga bersifat. fluktuasi dan berubah dampaknya perusahaan jasa seringkali mengalami. maalah sulit Oleh karena itu perusahaan jasa merancang strategi agar lebih. baik dalam menjalankan usahanya dengan menyesuaikan permintaan dan. 2 1 6 Klasifikasi Jasa, Menurut Kotler dan Keller 2016 422 mengemukakan beberapa.
klasifikasi jasa antara lain, 1 Barang berwujud murni pure tangible goods penawaran terutama terdiri. barang berwujud seperti sabun pasta gigi atau garam Tidak ada jasa yang. menyertai produk, 2 Barang berwujud yang disertai jasa tangible goods with accompanying. service penawaran terdiri dari barang berwujud yang disertai dengan salah. satu atau lebih jasa Umumnya semakin canggih sebuah produk semakin besar. kebutuhan untuk jasa pendukung berkualitas tinggi yang lebih luas Jasa sering. menjadi elemen penting dalam industry mobil computer dan telepon seluler. 3 Campuran hybrid penawaran terdiri dari bagian barang dan jasa yang sama. proporsinya Misalnya orang sering mengunjungi restoran baik karena. makanan maupun penyajiannya, 4 Jasa utama yang disertai barang dan jasa kecil major service with. accompanying minor goods and service penawaran terdiri dari jasa utama. beserta tambahan jasa atau barang pendukung Misalnya meskipun perjalanan. mencakup beberapa barang berwujud seperti makanan ringan dan minuman. penelitian yaitu produk harga proses jasa dan kepuasan konsumen Sehingga dalam kajian pustaka ini dapat mengemukakan secara menyeluruh teori teori yang relevan dengan variabel permasalahan yang terjadi Teori teori dalam penelitian ini memuat kajian ilmiah dari para ahli 2 1 1 Pengertian Manajemen Manajemen adalah pengendalian dan pembuatan keputusan diperusahaan atau organisasi sejenis

Related Books

Language Performance in Chronic Schizophrenia A Pragmatic

Language Performance in Chronic Schizophrenia A Pragmatic

schizophrenia shows that formal analysis of discourse is necessary On the other hand McGrath 1991 in a review of studies in the area of language and thought disorder concluded that the reason beyond the failure to structure discourse at higher levels was a lack of ex ecutive planning and editing of information Frith 1993 stated that the defect in planning must apply to expres sive

KA155 Operating Handbook

KA155 Operating Handbook

manual prior to using it in flight System Requirements Microsoft Flight Simulator 2004 or Flight Simulator X Windows 7 Windows Vista or Windows XP Pilot s Guide KX 155 Operation All controls required to operate the KX 155A and KX 165A are located on the unit front panel

Politeness Theory and Discourse KSU

Politeness Theory and Discourse KSU

Politeness Theory and Discourse Chapter 3 Introduction to Discourse Analysis Brian Paltridge Importance of Politeness The concepts of politeness is important in interpreting why people choose to say things in a particular way in spoken or written discourse and why they choose to Flout a maxim Expresses an illocutionary act indirectly rather than directly Politeness Brown and Levinson

Towards a Multimodal Pragmatic Analysis of Film Discourse

Towards a Multimodal Pragmatic Analysis of Film Discourse

It is the confluence of pragmatics Levinson 1983 and mul timodality Kress and Van Leeuwen 2001 2006 in doing discourse analysis DA in subtitling Its innovative feature is that it retains the text focussed flavour of lin guistic DA Connolly and Phillips 2005 while applying the linguistic concepts into the domain of semiotics This means that it blends both linguistic and non

Reductionism and contextualism in pragmatics and discourse

Reductionism and contextualism in pragmatics and discourse

Reductionism and Contextualism in Pragmatics and Discourse analysis Anne Reboul CRIN C N R S amp INRIA Lorraine Jacques Moeschler Universit de Gen ve Abstract For the past twenty to thirty years a good part of the domain of linguistics has been occupied by what has been called discourse analysis Whereas syntax and sem

Pragmatic Approaches in the Analysis of the Political

Pragmatic Approaches in the Analysis of the Political

Pragmatics in discourse analysis plays a decisive role in the creation of effective political communication strategies Therefore speech lies at the junction of rhetoric linguistics and politics This study focuses on characterizing the main approaches in pragmatic discourse analysis based on a comparative analysis of studies by international specialists The intension in communication

Bendix King TSO D NAV COMM Systems

Bendix King TSO D NAV COMM Systems

with the Bendix King KX 155 and KX 165 NAV COMMs stay ahead frequency pre planning is push but ton simple Both NAV and COMM frequency displays on these units incorporate the popular flip flop preselect fea ture So you can set up en route or approach frequency changeovers well in advance of your actual transition point or ATC handoff sequence for true stay ahead flight

PRAGMATICS AND DISCOURSE ANALYSIS A DIALOGUE ON

PRAGMATICS AND DISCOURSE ANALYSIS A DIALOGUE ON

PRAGMATICS AND DISCOURSE ANALYSIS A DIALOGUE ON THE CONCEPT OF APHORIZATION IN MEDIA TEXTS1 Glaucia Muniz Proen a Lara Abstract In this article which is part of a larger postdoctoral research we examine in the light of the dialogue between Pragmatics and French Discourse Analysis the notion of aphorization as proposed by Dominique Maingueneau 2006 2008 2010 2012 We have tried

Pragmatics and Discourse Stanford University

Pragmatics and Discourse Stanford University

Pragmatics and Discourse Herbert H Clark Bridget Bly called pragmatics especially on how they use it in discourse broad but bounded stretches of language activity At the heart of language use is human action people doing things with language At the grossest level people transact business gossip plan every day chores with each other At a lower level they make statements ask

DISCOURSE ANALYSIS AND PRAGMATICS THEIR SCOPE AND RELATION

DISCOURSE ANALYSIS AND PRAGMATICS THEIR SCOPE AND RELATION

Discourse Analysis and Pragmatics is no exception considering that they are both sub disciplines of Linguistics that share common ground with each other and with Text Lin guistics as well the three of them having fuzzy boundaries As I and other authors such as Schiffrin 1994 see it Pragmatics is not the same as Discourse Analysis but is an in dispensable source for any discourse

PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 5 TAHUN

PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 5 TAHUN

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana huruf a perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional tentang Pedoman Pembentukan Instansi Vertikal di lingkungan Badan Narkotika Nasional Mengingat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5062 2 Peraturan