Bab 2 Landasan Teori 2 Universitas Indonesia Library-Books Pdf

BAB 2 LANDASAN TEORI 2 Universitas Indonesia Library
25 May 2020 | 24 views | 0 downloads | 30 Pages | 206.00 KB

Share Pdf : Bab 2 Landasan Teori 2 Universitas Indonesia Library

Download and Preview : Bab 2 Landasan Teori 2 Universitas Indonesia Library


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab 2 Landasan Teori 2 Universitas Indonesia Library



Transcription

Membuat prakiraan model tekanan angin kelembaban suhu udara dan. curah hujan, Memperhatikan ada atau tidaknya badai tropis yang tumbuh di dekat. perairan Indonesia, Memantau satelit awan dan radar awan atau hujan untuk memantau. distribusi awan dan hujan, Memprakirakan cuaca 1 hingga 3 hari dan 1 minggu ke depan. Dalam prakiraan cuaca jangka pendek kondisi cuaca yang terjadi pada hari ini. tidak dapat digunakan untuk memprakirakan cuaca pada 1 atau 2 bulan yang akan. datang tapi cenderung untuk memprakirakan cuaca 1 hingga 2 hari ke depan saja. 17 Proses prakiraan cuaca jangka pendek dalam penelitian ini adalah proses. prakiraan cuaca untuk 1 hingga 3 hari ke depan dengan memperhatikan 7 buah. faktor atau unsur cuaca yang diamati setiap hari oleh Stasiun Meteorologi 745. Kemayoran Jakarta Proses pengamatan yang dilakukan oleh prakirawan di. stasiun cuaca tersebut berlangsung setiap jamnya dengan mengukur sejumlah. unsur cuaca yakni, Temperatur udara, Kelembaban udara. Tekanan udara, Arah angin, Kecepatan angin, Curah hujan.
Lama penyinaran matahari, 2 1 1 Proses Pengukuran Unsur Cuaca. Pengukuran untuk masing masing unsur cuaca tersebut dilakukan sebagai berikut. Temperatur udara, Dengan menggunakan Psychrometer Standard yang terdiri dari 4 buah. termometer yaitu termometer maksimum termometer minimum termometer. bola kering BK serta termometer bola basah BB Temperatur udara. Universitas Indonesia, maksimum dapat dilihat pada termometer maksimum sedangkan temperatur. udara minimum dapat dilihat pada termometer minimum yang ada Sedangkan. untuk melihat temperatur udara pada saat pengamatan dilakukan dapat dilihat. pada termometer bola kering BK 7, Kelembaban udara. Masih dengan menggunakan Psychrometer Standard pengukuran kelembaban. udara dilakukan dengan melihat termometer bola basah dan bola kering. Selisih dari angka yang ditunjukkan pada bola kering dan bola basah. kemudian dibandingkan dengan angka persentase yang terdapat dalam tabel. kelembaban relatif 7, Tekanan udara, Pengukuran tekanan udara dilakukan dengan menggunakan barometer dalam.
satuan milibar mb Barometer yang digunakan dilengkapi dengan. termometer untuk mengetahui suhu yang ada pada ruangan pengamatan. Barometer ini tidak boleh terkena sinar matahari dan angin secara langsung. serta dipasang tegak lurus dengan ketinggian bejana 1 meter dari lantai 7. Pada dasarnya tekanan atmosfer berbeda antara satu tempat dengan tempat. lainnya dan dari waktu ke waktu Pada ketinggian permukaan laut rentang. nilai tekanan udara ini berkisar antara 970 hingga 1040 mb Karena tekanan. menurun seiring dengan kenaikan ketinggian dari permukaan laut berbanding. terbalik dengan ketinggian dari permukaan laut maka tekanan udara hasil. observasi pada stasiun yang berbeda beda harus disesuaikan dengan. ketinggiannya dari permukaan laut 11, Arah angin, Arah angin dapat dilihat dari anemometer dengan ketinggian 10 meter Arah. angin yang dimaksud adalah arah darimana angin berhembus Adapun arah. angin yang dijadikan tolak ukur ada 8 penjuru yaitu utara selatan barat. timur barat daya barat laut tenggara dan timur laut 7. Kecepatan angin, Kecepatan angin diukur dengan menggunakan cup counter anemometer. dengan prinsip kerja seperti speedometer yang ada pada kendaraan bermotor. Universitas Indonesia, Satuan yang digunakan pada alat ini adalah km per jam Sebagai konvensi 1. knot kecepatan angin sama dengan 1 8 km per jam 7, Curah hujan. Untuk mengukur curah hujan digunakan sejumlah alat yang memiliki fungsi. yang sama namun cara kerja berbeda Alat tersebut antara lain penakar hujan. otomatis Hellman dimana dengan alat ini dapat diketahui waktu terjadi dan. berakhirnya hujan dan keluaran yang dihasilkan adalah berupa grafik Grafik. terjal menunjukkan hujan dengan intensitas lebat sedangkan grafik landai. menunjukkan hujan dengan intensitas ringan Alat yang ke 2 adalah. ombrometer dimana curah hujan diukur dengan gelas penakar dan pengamatan. dilakukan setiap 3 jam sekali Satuan untuk alat ini adalah millimeter mm. dimana 1 mm sama dengan 10 cc 7, Lama penyinaran matahari.
Stasiun pengamatan cuaca BMKG mencatat jumlah atau persentase lama. penyinaran matahari setiap harinya mulai dari jam 08 00 hingga 16 00. Instrumen yang digunakan dalam pengamatan lama penyinaran matahari ini. disebut Campbell Stokes Alat ini terdiri dari sebuah bola kaca berisi air yang. memfokuskan cahaya matahari sehingga membakar kartu indeks pias dan. meninggalkan lubang pembakaran pada kartu tersebut Seiring dengan. pergerakan matahari lubang hasil pembakaran tersebut juga ikut bergerak dan. menunjukkan berapa lama waktu penyinaran yang terjadi pada hari itu 11. Jenis pias yang digunakan pun terdiri dari 3 macam yaitu lengkung panjang. digunakan pada 11 Oktober hingga 28 Februari lurus digunakan pada 11. September hingga 10 Oktober dan 1 Maret hingga 10 April dan lengkung. pendek digunakan pada 11 April hingga 10 Agustus Selain Campbell. Stokes dapat pula digunakan actinograph bimetal yang mengukur intensitas. penyinaran matahari secara otomatis dengan satuan pengukuran K Cal m2. Universitas Indonesia, 2 2 Landasan Teori Sistem Penunjang Keputusan. 2 2 1 Definisi Sistem Penunjang Keputusan, Sistem penunjang keputusan didefinisikan sebagai suatu sistem yang ditujukan. untuk mendukung manajer suatu organisasi dalam mengambil keputusan dalam. situasi keputusan yang kurang terstruktur Berikut ini adalah sejumlah definisi. dari sistem penunjang keputusan 14, Himpunan prosedur berbasiskan model pemrosesan data untuk membantu. manajer dalam mengambil keputusan, Moore and Chang. Sistem yang dapat diperluas dan mampu menganalisis data ad hoc serta. memodelkan keputusan dengan orientasi kepada perencanaan di masa. yang akan datang, Sistem berbasiskan komputer yang terdiri dari tiga komponen dasar yaitu.
sistem bahasa mekanisme komunikasi antara pengguna dan komponen. lain dari SPK sistem pengetahuan tempat penyimpanan masalah sesuai. dengan domain pengetahuan dalam SPK dalam bentuk data atau prosedur. serta sistem pemrosesan masalah penghubung antara dua komponen. lainnya dengan kemampuan untuk memanipulasi masalah yang. dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan, Produk proses pengembangan dimana pengguna pengembang serta SPK. itu sendiri saling mempengaruhi satu sama lain yang pada akhirnya akan. menghasilkan evolusi sistem serta pola penggunaan tertentu. Berdasarkan sejumlah definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasanya. SPK adalah sebuah sistem berbasiskan komputer yang dapat membantu. pengambilan keputusan dengan mengolah serta menganalisis data sesuai orientasi. pada kondisi yang akan terjadi di masa yang akan datang dalam berbagai situasi. yang mungkin terjadi, Universitas Indonesia, 2 2 2 Komponen Sistem Penunjang Keputusan. Aplikasi SPK dapat terdiri dari sejumlah komponen sebagai berikut 1. Data management system Komponen ini terdiri dari basis data yang. menyimpan data yang relevan serta diatur oleh sebuah DBMS Database. Management System DBMS berfungsi sebagai sebuah bank data untuk. SPK DBMS ini menyimpan data dalam jumlah besar yang dianggap. relevan dengan domain pengetahuan SPK DBMS memisahkan pengguna. dari aspek fisik struktur basis data dan pemrosesannya. Model base management system Peranan dari MBMS adalah untuk. mentransformasikan data dari DBMS ke dalam bentuk informasi yang. bermanfaat dalam pengambilan keputusan Dengan banyaknya masalah. yang tidak terstruktur MBMS harus mampu menyediakan suatu bentuk. pemodelan masalah kepada pengguna agar dapat direpresentasikan dalam. bentuk yang lebih terstruktur, Dialog generation and management system SPK harus dilengkapi dengan. komponen antarmuka interface yang intuitif dan mudah untuk. digunakan Antarmuka ini tidak hanya akan mempermudah pengguna. dalam membangun model penunjang keputusan melainkan juga untuk. memperoleh rekomendasi dari model tersebut terhadap masalah yang. dihadapi pengguna, Interaksi antara 3 komponen SPK ini dapat direpresentasikan dalam gambar. Universitas Indonesia, Gambar 2 1 Arsitektur SPK, Dari sejumlah komponen utama yang membangun SPK pemodelan atau.
modelling merupakan komponen yang sulit untuk ditentukan Sejumlah model. yang cukup sering diimplementasikan dalam SPK antara lain decision analysis. optimization search methods heuristic programming serta simulation. Dalam situasi keputusan yang melibatkan jumlah alternatif yang terbatas dan tidak. terlalu besar biasanya digunakan pendekatan dengan model decision analysis 14. Situasi seperti ini dapat dimodelkan dengan decision tables atau decision trees. Decision tables merupakan sebuah cara untuk mengorganisir informasi secara. sistematis Dengan menggunakan sebuah tabel yang berisi decision variables. disebut juga alternatives dan uncontrollable variables Contoh dari decision. tables adalah sebagai berikut, Tabel 2 1 Contoh Decision Table. State of Nature Uncontrollable Variables, Solid Growth Stagnation Inflation. Alternative, Bonds 12 6 3, Stocks 15 3 2, CDs 6 5 6 5 6 5. Tabel 2 1 menggambarkan estimasi investasi dalam berbagai kondisi ekonomi. yang terjadi Jika masalah pengambilan keputusan berlangsung dalam kondisi. yang penuh dengan kepastian maka investasi mana yang terbaik dapat dengan. Universitas Indonesia, mudah diketahui namun lebih sering yang dihadapi adalah ketidakpastian. uncertainty dan resiko risk Perbedaan antara 2 kondisi ini adalah pada. uncertainty probabilitas dari tiap State of Nature yang ada tidak diketahui. sedangkan pada risk asumsi probabilitas untuk setiap State of Nature yang. mungkin muncul pada saat itu turut diperhitungkan, Representasi alternatif dari decision table adalah decision tree atau pohon.
keputusan Pohon keputusan mampu menunjukkan hubungan masalah secara. grafis dan dalam situasi yang kompleks Dalam decision tree masalah. pengambilan keputusan diasumsikan berlangsung dalam kondisi yang penuh. kepastian Maksudnya adalah sebuah rangkaian kondisi diproyeksikan hanya ke. dalam satu alternatif rangkaian kondisi dari root atau akar pohon hingga leaf atau. simpul daun hanya memiliki satu alternatif atau solusi Dalam penelitian ini. pohon keputusan digunakan mengingat proses prakiraan cuaca jangka pendek. melibatkan sejumlah variabel dengan keluaran atau alternatif berjumlah terbatas. Dengan pohon keputusan dapat terlihat variabel mana yang paling berpengaruh. dalam menentukan kondisi hujan di hari mendatang berdasarkan perhitungan. matematis yang diterapkan dalam algoritma klasifikasi data mining C4 5. 2 3 Metode Pohon Keputusan, Pohon keputusan dapat dibangun dengan menggunakan teknik data mining. Teknik data mining ini berfungsi untuk mencari pola aturan dalam kumpulan data. yang berjumlah besar Dengan mengetahui aturan aturan ini sebuah kasus atau. masalah baru dapat diklasifikasikan ke dalam suatu alternatif berdasarkan nilai. dari variabelnya, 2 3 1 Data Mining, Pemanfaatan basis data memungkinkan keberadaan tambang emas pengetahuan. Dalam basis data banyak terkubur pengetahuan pengetahuan yang tidak diketahui. oleh manusia Padahal dengan mengetahui memahami dan menggunakan. pengetahuan ini dapat memberikan keuntungan yang cukup signifikan bagi suatu. organisasi Teknik yang dapat digunakan untuk mengeksplorasi ke dalam basis. Universitas Indonesia, data dan untuk mencari pola yang ada di dalamnya disebut dengan knowledge. discovery in databases KDD atau yang lebih umum dikenal dengan nama data. mining DM Data mining mampu menganalisis kumpulan data yang begitu besar. menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menunjang pengambilan suatu. Tujuan dari data mining secara garis besar adalah untuk mendeskripsikan apa. yang telah terjadi descriptive data mining dan untuk memprediksikan apa yang. akan terjadi predictive data mining Descriptive data mining mencari pola pada. kejadian yang telah lampau yang mempengaruhi kejadian yang terjadi pada masa. sekarang Teknik data mining yang termasuk dalam kategori ini adalah. association dan clustering Sedangkan predictive data mining mengacu pada. kejadian yang telah lampau untuk memprediksikan apa yang terjadi pada masa. yang akan datang Yang termasuk ke dalam kategori predictive data mining ini. adalah classification dan estimation Teknik yang penulis gunakan dalam. penelitian ini adalah classification Teknik data mining ini membangun model. klasifikasi berdasarkan training data yang digunakan Model ini dapat digunakan. untuk memprediksikan kelas atau kategori dari suatu data yang baru. Gambar 2 2 Pengkategorian Data Mining, Universitas Indonesia. Teknik teknik data mining dapat diterapkan dengan sejumlah pendekatan seperti. symbolic dan inductive connectionist dan statistical Pendekatan yang digunakan. dalam penelitian ini adalah inductive Berdasarkan kamu Webster induksi adalah. reasoning from particular facts or individual cases to general conclusion. penalaran berdasarkan fakta atau kasus kasus untuk mencapai kesimpulan yang umum. Induksi dianggap sebagai elemen dasar dalam penelitian ilmiah dan kesimpulan. akhir yang diperoleh berupa hubungan antar atribut yang menyusun tiap kasus. yang menjadi obyek penelitian tersebut 3 Dalam merepresentasikan suatu. hubungan antar atribut yang menyusun suatu kasus dibutuhkan suatu representasi. grafis yang membuat hubungan tersebut terlihat jelas dan mudah untuk dipahami. 2 1 Landasan Teori Prakiraan Cuaca Jangka Pendek Proses prakiraan cuaca yang berlangsung di Indonesia dan dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika didasarkan pada pengamatan 178 jejaring stasiun BMKG di seluruh Indonesia Data meteorologi ini digunakan sebagai dasar pembuatan prakiraan cuaca harian mingguan dan bahkan bulanan untuk kebutuhan berbagai macam penggunanya

Related Books

New York State Next Generation Mathematics Learning

New York State Next Generation Mathematics Learning

Geometry Crosswalk Geometry Congruence G CO Cluster NYS P 12 CCLS NYS Next Generation Learning Standard Experiment with transformations in the plane 3 e g transparencies and geometry transformations as functions that take points in the plane as inputs and give other points as outputs Compare transformations that preserve dist that do not transparencies and software programs 4

Recommandations d hygi ne pour la pr paration et la

Recommandations d hygi ne pour la pr paration et la

HACCP Hazard analysis critical control point Analyse des dangers points critiques pour leur ma trise INRA Institut national de la recherche agronomique OMS Organisation mondiale de la sant SFHH Soci t fran aise d hygi ne hospitali re

THE DESIGN OF HACCP PLAN FOR A SMALL SCALE CHEESE PLANT

THE DESIGN OF HACCP PLAN FOR A SMALL SCALE CHEESE PLANT

THE DESIGN OF HACCP PLAN FOR A SMALL SCALE CHEESE PLANT By Mengyu Zhao A Research Paper Submitted in Partial Fulfillment of the Requirements for the Master of Science Degree In Food and Nutritional Sciences Approved 2 Semester Credits Dr John Dzissah The Graduate School University of Wisconsin Stout May 2003 ii The Graduate School University of Wisconsin Stout Menomonie WI 54751 ABSTRACT

HACCP system amp weekly kitchen records Handmade Burger

HACCP system amp weekly kitchen records Handmade Burger

HACCP system amp weekly kitchen records Start date End date Version A 01062011 1 understanding our HACCP system Provides you with 1 Knowledge of our HACCP system the terminology and processes involved 2 Understanding of the practical application of our HACCP system in relation to your duties 1 understanding our HACCP system HACCP stands for Hazard Analysis and Critical

A SHORT GUIDE TO COMPLETING A HACCP PLAN

A SHORT GUIDE TO COMPLETING A HACCP PLAN

A SHORT GUIDE TO COMPLETING A HACCP PLAN The aim of the following short guide is to he lp operators complete the HACCP plan template documents contained in both the Diary and in the Meat Industry Guide and is included at the end of the Meat Plant HACCP Guidance Pack It is important that the finished plan or plans if there are several operations in the plant accurately reflects the business

HACCP documents with manual procedures audit checklist

HACCP documents with manual procedures audit checklist

D140 DEMO OF HACCP as per Codex guideline Food safety Sample Document Kit Price 299 USD Complete editable HACCP as per Codex guideline sample document kit Manual procedures process approach HACCP docs SOPs formats audit checklist etc www Documentationconsultancy comBuy To get more information about HACCP Documentation kit Click Here E mail sales globalmanagergroup com Tele 91 79

HACCP Hazard Analysis amp Critical Control Points

HACCP Hazard Analysis amp Critical Control Points

HACCP Hazard Analysis amp Critical Control Points National Food Institute DTU M rkh j Bygade DK 2860 S borg Denmark HACCP Hazard Analysis amp Critical Control Points What is HACCP History of HACCP Definition of HACCP terms HACCP principles HACCP methodology 3 DTU Food Technical University of Denmark HACCP 02 10 2008 4 DTU Food Technical University of

MANUALE STAZIONE DI SERVIZIO Muse TECHNOLOGIES

MANUALE STAZIONE DI SERVIZIO Muse TECHNOLOGIES

Stalker 50 Questo manuale per stazioni di servizio stato realizzato da Piaggio amp C Spa per essere utilizzato dalle officine dei concessionari e sub agenzie Piaggio Gilera Si presuppone che chi utilizza questa pubblicazione per la manutenzione e la riparazione dei veicoli Piaggio abbia una conoscenza base dei principi della meccanica e dei procedimenti inerenti la tecnica della

CANON EUROPA N V INSTRUCTION MANUAL AFRICA

CANON EUROPA N V INSTRUCTION MANUAL AFRICA

1 800 OK CANON EUROPE CANON EUROPA N V AFRICA amp Bovenkerkerweg 59 61 P O Box 2262 1180 EG Amstelveen The Netherlands MIDDLE EAST CANON COMMUNICATION amp IMAGE FRANCE S A 102 Avenue du G n ral de Gaulle 92257 La Garenne Colombes Cedex France CANON UK LTD Woodhatch Reigate Surrey RH2 8BF United Kingdom CANON DEUTSCHLAND GmbH

NISSAN PULSAR

NISSAN PULSAR

Nissan s automatic Start Stop System is standard on all models To save even more fuel it stops the engine when it s not needed at traffic lights for example and then smoothly and quickly restarts as you push the accelerator pedal to pull away 1 2 DIG T 115 Manual 1 2 DIG T 115 Xtronic 1 6 DIG T 190 Manual 1 5 dCi 110 Manual ENGINE FUEL

Manuel d utilisation et d entretien des groupes lectrog nes

Manuel d utilisation et d entretien des groupes lectrog nes

1 Pr ambule 1 1 Recommandations g n rales Nous vous remercions d avoir choisi un groupe lectrog ne de notre soci t Ce manuel a t r dig votre attention afin de vous aider exploiter et entretenir correctement votre groupe lectrog ne