Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Batas -Books Pdf

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PEMETAAN BATAS
08 Dec 2019 | 33 views | 0 downloads | 18 Pages | 387.48 KB

Share Pdf : Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Batas

Download and Preview : Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Batas


Report CopyRight/DMCA Form For : Aplikasi Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Batas



Transcription

sistem informasi yang secara terintegrasi mampu mengolah baik data spasial. maupun data atribut ini secara efektif dan efisien Tidak itu saja sistem inipun. harus mampu menjawab dengan baik pertanyaan spasial maupun atribut secara. simultan Dengan demikian diharapkan keberadaan suatu sistem informasi yang. efisien dan mampu mengelola data dengan struktur yang kompleks dan dengan. jumlah yang besar ini dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan. yang tepat Salah satu sistem yang menawarkan solusi solusi untuk masalah ini. adalah Sistem Informasi Geografis SIG, Secara umum terdapat dua jenis data yang dapat digunakan untuk. merepresentasikan atau memodelkan fenomena fenomena yang terdapat di. dunia nyata Yang pertama adalah jenis data yang merepresentasikan aspek. aspek keruangan dari fenomena yang bersangkutan Jenis data ini sering. disebut sebagai data data posisi koordinat ruang atau spasial Sedangkan. yang kedua adalah jenis data yang mereprensentasikan aspek aspek deskriptif. dari fenomena yang dimodelkannya Aspek deskriptif ini mencakup items. atau properties dari fenomena yang bersangkutan hingga dimensi waktunya. Jenis data ini sering disebut sebagai data atribut atau data non spasial Eddy. Prahasta 2002, Data data yang begitu banyak untuk merepresentasikan atau. memodelkan fenomena fenomena yang terdapat di dunia nyata seringkali. membuat kita kesulitan dalam mengarsipkannya karena data data tersebut masih. terpisah satu dengan yang lainnya Dengan Sistem Informasi Geografis SIG. kita dapat mengarsipkan penyimpanan semua data data yang penting dalam. suatu sistem informasi dan kita juga dapat mengelola memproses atau. memanipulasi menganalisis serta menampilkan kembali data data tersebut. Untuk dapat mengoperasikan sistem ini dibutuhkan perangkat keras dan. perangkat lunak Perangkat lunak dalam hal ini adalah program komputer yang. sesuai untuk tujuan tersebut di atas sedangkan perangkat keras adalah sistem. komputer Personal Computer yang sesuai untuk pengoperasian perangkat. Saat ini di Indonesia SIG baik perangkat lunak perangkat keras. maupun aplikasi aplikasinya telah dikenal secara luas sebagai alat bantu. untuk proses pengambilan keputusan Sebagian besar institusi pemerintah. swasta baik bidang akademis maupun non akademis maupun individu yang. memerlukan informasi yang berbasiskan data spasial telah mengenal dan. menggunakan sistem ini Beberapa contoh aplikasi aplikasi SIG di beberapa. bidang sebagai ilustrasi Edy Prahasta 2002 seperti di sumberdaya alam. perencanaan kependudukan atau demografi lingkungan manajemen utility. 64 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, pertanahan pariwisata militer geologi pertambangan transportasi dan lain. Sistem Informasi Geografis SIG untuk merepresentasikan dan. memodelkan data data yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. yakni berupa data data batas administrasi data data tanah data data. geologi data data landuse penggunaan lahan data data kemiringan. lereng dan data data Daerah Aliran Sungai DAS di Jawa Tengah. Perangkat lunak yang digunakan dalam Sistem Informasi Geografis SIG. sudah tersedia seperti MapInfo ArcInfo ArcView dan ArcGIS. AutocadMap AutoDesk dan lain lain Dalam hal ini penyusun. memanfaatkan perangkat lunak ArcView GIS 3 2 dalam mengaplikasikan. Sistem Informasi Geografis SIG untuk merepresentasikan data data. spasial maupun data data atribut yang terdapat di Daerah Istimewa. Yogyakarta Jawa Tengah,B Tujuan dan Manfaat, Tujuan penulisan ini yaitu merepresentasikan data data spasial. maupun data data atribut yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. yakni data data batas administrasi data data tanah data data geologi. data data landuse penggunaan lahan data data kemiringan lereng dan. data data Daerah Aliran Sungai DAS di Jawa Tengah melalui peta. digital dengan Sistem Informasi Geografis yang menggunakan perangkat. lunak software ArcView GIS 3 2 Dalam penulisan ini dijelaskan aplikasi. SIG di bidang teknik sipil yaitu perencanaan pembukaan lahan baru yang. akan dijadikan perumahan, Manfaat penulisan ini yaitu memberikan informasi melalui peta.
digital mengenai data data spasial maupun data data atribut yang terdapat. di Daerah Istimewa Yogyakarta yakni data data batas administrasi data. data tanah data data geologi data data landuse penggunaan lahan data. data kemiringan lereng dan data data Daerah Aliran Sungai DAS di. Jawa Tengah Selain itu penulisan ini juga memberikan informasi. mengenai proses pengoperasian Sistem Informasi Geografis SIG dengan. perangkat lunak ArcView GIS 3 2 dalam merepresentasikan data data. yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Tengah serta dapat. juga diaplikasikan untuk merepresentasikan data data di berbagai bidang. Dalam penulisan ini juga memberikan contoh pengaplikasian SIG dalam. bidang teknik sipil yaitu mengenai perencanaan pembukaan lahan baru di. suatu daerah yang akan dijadikan perumahan,65 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007. II TINJAUAN PUSTAKA,A Definisi Sistem Informasi Geografis SIG. Definisi Sistem Informasi Geografis SIG selalu berkembang. bertambah dan bervariasi SIG juga merupakan suatu bidang kajian ilmu. dan teknologi yang relatif baru digunakan oleh berbagai bidang disiplin. ilmu dan berkembang dengan cepat SIG adalah sistem komputer yang. digunakan untuk memasukkan capturing menyimpan memeriksa. mengintegrasikan memanipulasi menganalisa dan menampilkan data. data yang berhubungan dengan posisi posisi di permukaan bumi. SIG dapat didefinisikan sebagai kombinasi perangkat keras dan. perangkat lunak komputer yang memungkinkan untuk mengelola. manage menganalisa memetakan informasi spasial berikut data. atributnya data deskriptif dengan akurasi kartografi Basic 2000 dalam. Eddy Prahasta 2002 Dari definisi ini dapat diuraikan menjadi beberapa. subsistem yaitu data input dasa otput data manajemen dan data. manipulasi dan analisis, Jika subsistem SIG di atas diperjelas berdasarkan uraian jenis. masukan proses dan jenis keluaran yang ada di dalamnya maka. subsistem SIG juga dapat digambarkan seperti tersaji pada Gambar 2 1. DATA INPUT DATA OUTPUT,MANAGEMENT,MANIPULATION,Pengukuran Storage. lapangan database Peta,Data digital lain,Input Retrieval Output.
Peta Tematik,Topografi dll Laporan,Processing,Citra satelit. Foto udara softcopy,Data lainnya, Gambar 2 1 Uraian subsistem subsistem SIG Eddy Prahasta 2002. 66 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007,B Cara Kerja SIG. SIG dapat merepresentasikan realworld dunia nyata di atas monitor. komputer sebagaimana lembaran peta dapat merepresentasikan dunia nyata di. atas kertas Namun SIG memiliki kekuatan lebih dan fleksibilitas dari pada. lembaran peta kertas Peta merupakan representasi grafis dari dunia nyata objek. objek yang direpresentasikan di atas peta disebut unsur peta atau map features. contohnya adalah sungai kebun jalan dan lain lain Karena peta. mengorganisasikan unsur unsur berdasarkan lokasi lokasinya peta sangat baik. dalam memperlihatkan hubungan atau relasi yang dimiliki oleh unsur unsurnya. SIG menyimpan semua informasi deskriptif unsur unsurnya sebagai. atribut atribut di dalam basisdata Kemudian SIG membentuk dan menyimpannya. di dalam tabel tabel relasional Setelah itu SIG menghubungkan unsur unsur di. atas dengan tabel tabel yang bersangkutan Dengan demikian atribut atribut ini. dapat diakses melalui lokasi lokasi unsur unsur peta dan sebaliknya unsur unsur. peta juga dapat diakses melalui atribut atributnya Karena itu unsur unsur. tersebut dapat dicari dan ditemukan berdasarkan atribut atributnya. SIG menghubungkan sekumpulan unsur unsur peta dengan atribut. atributnya di dalam satuan satuan yang disebut layer Contoh contoh layer seperti. bangunan sungai jalan batas batas administrasi perkebunan dan hutan. Kumpulan kumpulan dari layer layer ini akan membentuk basisdata SIG. Dengan demikian perancangan basisdata merupakan hal yang esensial di dalam. SIG rancangan basisdata akan menentukan efektifitas dan efisiensi proses proses. masukan pengelolaan dan keluaran SIG Eddy Prahasta 2002. C Fungsi Analisis, Kemampuan SIG dapat juga dikenali dari fungsi fungsi analisis. yang dapat dilakukannya Secara umum terdapat dua jenis fungsi analisis. yaitu fungsi analisis spasial dan fungsi analisis atribut Fungsi analisis. atribut terdiri dari operasi dasar basisdata yang mencakup create. database drop database create table drop table record dan insert field. seek find search retrieve edit update delete zap pack memmbuat. indeks untuk setiap tabel basisdata dan perluasan operasi basisdata yang. mencakup export dan import structured query language dan operasi. operasi atau fungsi analisis lain yang sudah rutin digunakan di dalam. sistem basisdata Fungsi analisis spasial terdiri dari reclassify overlay. dan buffering Eddy Prahasta 2002,67 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007.
Walaupun produk SIG paling sering disajikan dalam bentuk peta. kekuatan SIG yang sebenarnya terletak pada kemampuannya dalam. melakukan analisis SIG dapat mengolah dan mengelola data dengan volume. yang besar Dengan demikian pengetahuan mengenai bagaimana cara. mengekstrak data tersebut dan bagaimana menggunakannya merupakan kunci. analisis di dalam SIG, Salah satu fungsi tools SIG yang paling powerful dan mendasar. adalah integrasi data dengan cara baru Salah satu contohnya adalah overlay. yang memadukan layers data yang berbeda SIG juga dapat mengintegrasikan. data secara matematis dengan melakukan operasi operasi terhadap atribut. atribut tertentu dari datanya Eddy Prahasta 2002,D Perangkat Lunak ArcView GIS 3 2. ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem. Informasi Geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI. Environmental System Research Institute Inc Dengan ArcView pengguna. dapat memiliki kemampuan kemampuan untuk melakukan visualisasi meng. explore menjawab query baik basisdata spasial maupun non spasial. menganalisis data secara geografis dan sebagainya Kemampuan perangkat. SIG ArcView secara umum dapat dijabarkan sebagai berikut Eddy Prahasta. 1 Pertukaran data membaca dan menuliskan data dari dan ke dalam format. perangkat lunak SIG lainnya, 2 Melakukan analisis statistik dan operasi operasi matematis. 3 Menampilkan informasi basisdata spasial maupun atribut. 4 Menjawab query spasial maupun atribut,5 Melakukan fungsi fungsi dasar SIG. 6 Membuat peta tematik, 7 Meng customize aplikasi dengan menggunakan bahasa skrip.
8 Melakukan fungsi fungsi SIG khusus lainnya dengan menggunakan. extension yang ditujukan untuk mendukung penggunaan perangkat lunak. SIG ArcView,68 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007. III METODOLOGI PENELITIAN,A Bahan dan Alat, Bahan yang digunakan peta peta digital beserta data tabulernya yaitu. peta administrasi peta tanah peta geologi peta penggunaan Lahan Landuse. peta lereng dan peta Daerah Aliran Sungai DAS sedang peralatan yang. digunakan adalah seperangkat komputerdengan hard disk 40 GB processor AMD. Athlon 2400 MHz RAM 128 Mb monitor LG 505 G dan printer Epson C43UX. dan perangkat lunak ArcView GIS 3 2 Microsoft Office Excel 2003 Microsoft. Office Word 2003,B Perolehan Data, Perolehan data dalam bentuk peta digital Daerah Istimewa Yogyakarta. berupa batas administrasi jenis tanah struktur geologi penggunaan lahan. landuse kemiringan lereng Daerah Aliran Sungai DAS di Jawa Tengah. diperoleh dari BPN Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta. dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan ijin untuk memperoleh data dari. Bappeda Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 Peta batas administrasi berisikan data data batas propinsi batas kabupaten. batas kecamatan batas kelurahan dan status kota di Daerah Istimewa. Yogyakarta, 2 Peta jenis tanah berisikan data jenis jenis tanah di Daerah Istimewa.
Yogyakarta, 3 Peta geologi berisikan data formasi formasi geologi di Daerah Istimewa. Yogyakarta, 4 Peta landuse penggunaan lahan berisikan data nama nama penggunaan. lahan di Daerah Istimewa Yogyakarta, 5 Peta kemiringan lereng berisikan data persentase kemiringan lereng di. Daerah Istimewa Yogyakarta, 6 Peta Daerah Aliran Sungai DAS berisikan data nama nama DAS di Jawa. C Prosedur Pelaksanaan, Prosedur pelaksanaannya dibagi menjadi tiga tahapan utama yaitu.
masukan data input pemrosesan processing dan penyajian data output. selain itu perlu diperhatikan juga mengenai langkah langkah awal dalam. 69 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, pengoperasian perangkat lunak software ArcView GIS 3 2 Tiga tahapan utama. tersebut secara ringkas akan diuraikan sebagai berikut. 1 Masukan data input, Input bertujuan untuk memasukkan data yang akan diolah ke dalam. komputer dalam hal ini data yang di input adalah peta analog dibuat menjadi. peta digital caranya dengan melakukan digitasi Digitasi ada dua macam. a Digitasi meja yaitu dengan menggunakan meja digitizer menggunakan. software ArcInfo, b Digitasi layar on screen digitizing digitasi langsung dikomputer. dengan menggunakan mouse software nya banyak sekali seperti. ArcView AutoCAD Map MapInfo dll,2 Pemrosesan data processing. Proses data dilakukan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai Banyak jenis. pengolahan data misalnya scoring buffer overlay labeling dll Dalam. penulisan ini proses yang digunakan yaitu proses overlay. 3 Penyajian data output, Hasil disajikan dalam bentuk peta digital softcopy beserta data tabuler nya.
dan peta hardcopy dengan printer atau plotter, Dalam tulisan ini digunakan input data grafis berupa peta peta. digital Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu peta administrasi peta jenis tanah. peta geologi peta landuse penggunaan lahan peta kemiringan lereng peta. Daerah Aliran Sungai DAS Jawa Tengah Data atributnya berupa tabel tabel. data dari peta peta digital tersebut Kemudian peta peta digital tersebut. diproses dengan cara di overlay dengan output nya berupa peta digital. softcopy dan peta hardcopy hasil overlay dari ke enam peta peta digital di. IV HASIL DAN PEMBAHASAN, Dari beberapa bahan dan alat yang digunakan serta proses yang. dilakukan diperoleh hasil yaitu berupa peta peta digital softcopy dengan. data tabulernya dan peta peta hardcopy hasil layout yang dicetak dengan. printer atau plotter serta hasil cetakan tabel peta batas administrasi peta. 70 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, tanah dan peta lereng D I Yogyakarta Peta peta hardcopy hasil cetakan. tersebut yaitu, 1 Peta Batas Administrasi Daerah Istimewa Yogyakarta skala 1 500 000. 2 Peta Tanah Daerah Istimewa Yogyakarta 1 500 000, 3 Peta Geologi Daerah Istimewa Yogyakarta 1 500 000.
4 Peta Penggunaan Lahan Daerah Istimewa Yogyakarta 1 500 000. 5 Peta Lereng Daerah Istimewa Yogyakarta 1 500 000. 6 Peta Daerah Aliran Sungai DAS Jawa Tengah 1 750 000. 7 Peta Hasil Overlay D I Yogyakarta dan Jawa Tengah 1 750 000. B Pengaplikasian ArcView GIS 3 2, Input data dengan menggunakan perangkat lunak ArcView GIS 3 2 pada. umumnya menggunakan digitasi layar Namun dapat juga dengan digitasi meja. atau dengan GPS tetapi data data yang dihasilkan harus dikonversikan lagi ke. dalam format shape file agar dapat dilakukan pemrosesan selanjutnya Poses. dalam digitasi layar, 1 Peta yang akan di digit hasil scan ditampilkan dalam view Dipilih. View Add Theme atau Ctrl T atau diklik,Gambar 2 Tampilan window Add Theme. Keterangan, 1 Jenis data ada dua Feature Data Source untuk data vektor. contoh hasil digit dan Image Data Source untuk data raster. contoh hasil scan,71 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007.
2 Lokasi drive,3 Nama folder,4 Nama file, Memulai digitasi pilih View New Theme di layar akan tampil seperti pada. Gambar 3 Tampilan theme hasil scan, a Dipilih jenis visualisasi sesuai obyek yang akan di digit Misal point untuk. kantor line untuk jalan polygon untuk penggunaan lahan. Gambar 4 Tampilan window pilihan jenis obyek,b Nama file diberikan lalu disimpan. 72 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, c Berikut ikon ikon yang digunakan untuk men digit. d Setelah selesai men digit peng edit an dihentikan lalu disimpan dipilih. Theme Stop Editing Stop Editing bertujuan untuk menjaga hasil digit hasil. edit an agar tidak berubah Untuk mengubah meng edit kembali dipilih. Theme Start Editing,2 Pemrosesan processing, Data data peta yang ada sudah merupakan peta digital di overlay.
Overlay merupakan proses yang menyatukan antara dua buah peta digital dalam. bentuk grafis dan koordinat yang sama yang akan menghasilkan sebuah peta. digital dengan data spasial grafis dan data atribut nya tabel yang merupakan. penggabungan antara kedua peta digital yang telah di overlay kan tersebut. Langkah langkah melakukan overlay, a Langkah pertama yaitu dua peta digital dalam satu view ditampilkan dan. diaktifkan seperti terlihat pada Gambar 5,Gambar 5 Tampilan theme dalam view. 73 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, b Untuk mengatur properties pilih View Properties lalu ditentukan Map. Units dan Distance Units dalam meter, c Untuk melakukan proses overlay terlebih dahulu extension Geoprocessing. diaktifkan dipilih File Extensions dicentang pada Geoprocessing. d Kemudian dipilih View GeoProcessing Wizard lalu pada window. GeoProcessing dipilih Union two themes untuk meng overlay dua peta. dalam format polygon Kemudian dipilih dua peta yang akan di overlay lalu. ditentukan direktory dimana file hasil overlay akan disimpan File disimpan. sesuai nama yang dikehendaki misal Overlay 1 setelah itu Finish diklik. untuk melanjutkan proses overlay Lalu dalam view otomatis akan muncul. theme hasil overlay di atas theme yang di overlay, e Selanjutnya overlay dilakukan antara peta hasil Overlay 1 dengan peta yang.
lain begitu selanjutnya hingga seluruh peta sudah di overlay dan. menghasilkan peta hasil overlay yang didalamnya mengandung data spasial. grafis dan data atribut tabel dari semua peta yang di overlay. Gambar 6 Tampilan proses overlay,74 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007. Untuk menampilkan dan memanipulasi data data tabuler dari peta peta. digital yang telah diperoleh dipilih Theme Table,Gambar 7 Tampilan Theme Table. Selanjutnya dalam window akan ditampilkan data data tabuler dari peta digital. tersebut seperti terlihat pada Gambar 8, Penyajian data dapat berupa softcopy dan hardcopy Data yang. berupa softcopy yaitu peta digital dan tabel sedangkan data hardcopy. berupa peta dan dapat berupa tabel hasil cetakan printer atau plotter. namun dalam hal ini penulis hanya melampirkan tabel peta batas. administrasi tabel peta tanah dan tabel peta lereng Berikut akan. dijelaskan proses penyajian data yaitu, a Untuk menghasilkan sebuah peta hardcopy terlebih dahulu theme peta. dalam view yang aktif ditampilkan dalam window layout Dipilih. View Layout lalu dipilih template yang diinginkan untuk penyajian. peta Dalam window layout secara otomatis akan memunculkan peta. b Untuk menentukan skala peta yang akan ditampilkan dipilih. Graphics Properties pada View dipilih view yang akan di. layout pada Scale dipilih User Specified Scale lalu skalanya. ditentukan kemudian tombol OK diklik, c Untuk mengatur ukuran dipilih Graphics Size and Position yang.
terlebih dahulu graphic nya di select,75 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007. d Untuk mengubah satuan ukuran yang dipakai dipilih Layout Page. Setup lalu dipilih centimeter untuk satuan Units nya. e Untuk mengatur ukuran dipilih Graphics Size and Position yang. terlebih dahulu graphic nya di select, f Untuk mengubah satuan ukuran yang dipakai dipilih Layout Page. Setup lalu dipilih Centimeter untuk satuan Units nya. g Untuk memberikan grid pada petanya extension Graticules and. Measured Grid diaktifkan dipilih File Extensions dicentang pada. Graticules and Measured Grid,Gambar 8 Tampilan window Tabel Peta Administrasi. 76 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007, Penyajian data dapat berupa softcopy dan hardcopy Data yang. berupa softcopy yaitu peta digital dan tabel sedangkan data hardcopy. berupa peta dan dapat berupa tabel hasil cetakan printer atau plotter. namun dalam hal ini penulis hanya melampirkan tabel peta batas. administrasi tabel peta tanah dan tabel peta lereng Berikut akan. dijelaskan proses penyajian data yaitu, h Untuk menghasilkan sebuah peta hardcopy terlebih dahulu theme peta.
dalam view yang aktif ditampilkan dalam window layout Dipilih. View Layout lalu dipilih template yang diinginkan untuk penyajian. peta Dalam window layout secara otomatis akan memunculkan peta. i Untuk menentukan skala peta yang akan ditampilkan dipilih. Graphics Properties pada View dipilih view yang akan di. layout pada Scale dipilih User Specified Scale lalu skalanya. ditentukan kemudian tombol OK diklik, j Untuk mengatur ukuran dipilih Graphics Size and Position yang. terlebih dahulu graphic nya di select, k Untuk mengubah satuan ukuran yang dipakai dipilih Layout Page. Setup lalu dipilih centimeter untuk satuan Units nya. l Untuk mengatur ukuran dipilih Graphics Size and Position yang. terlebih dahulu graphic nya di select, m Untuk mengubah satuan ukuran yang dipakai dipilih Layout Page. Setup lalu dipilih Centimeter untuk satuan Units nya. n Untuk memberikan grid pada petanya extension Graticules and. Measured Grid diaktifkan dipilih File Extensions dicentang pada. Graticules and Measured Grid,3 Pengaplikasian SIG dalam bidang Teknik Sipil. Pengaplikasian SIG dalam bidang keteknik sipilan secara nyata dapat. dilihat dari contoh rencana pembukaan suatu lahan baru di suatu daerah untuk. dijadikan suatu perumahan Pertama tama database untuk daerah yang akan. dijadikan permukiman tersebut telah diperoleh dari BPN di kabupaten dimana. daerah tersebut berada Database mengenai daerah ini tentunya sudah. merupakan bentuk peta digital dengan data data atributnya seperti data tanah. data banjir data hujan data lereng dan data data lainnya yang diperlukan. untuk merencanakan suatu perumahan,77 Majalah Ilmiah UKRIM Edisi 1 th XII 2007.


Related Books

Come learning mesmerism

Come learning mesmerism

Come learning mesmerism and hypnotic ... exercises you learn in our tradition are anyway on the same line and can help in filling many missing pieces

UOW SAFE@WORK WORKING WITH HAZARDOUS CHEMICALS AND ...

UOW SAFE WORK WORKING WITH HAZARDOUS CHEMICALS AND

any chemical that only has radioactive hazards i.e. class 7 dangerous goods (refer to the University Radiation Safety Guidelines) most class 9 (miscellaneous ...

MARITIME LABOUR CONVENTION, 2006

MARITIME LABOUR CONVENTION 2006

MARITIME LABOUR CONVENTION, 2006 P REAMBLE Maritime Labour Convention, 2006 The General Conference of the International Labour Organization, Having been convened at Geneva by the Governing Body of the Inter-national Labour Office, and having met in its Ninety-fourth Session on 7 Feb-ruary 2006, and

The Municipal Corporation of the Town of Fort Erie

The Municipal Corporation of the Town of Fort Erie

The Municipal Corporation of the Town of Fort Erie ... (12) "pyrotechnic special effect fireworks" ineans a high hazard firework that is classed

The composition of fireworks - Science in School

The composition of fireworks Science in School

designed to produce an effect by heat, light, sound, ... Fireworks include oxidisers, which are substances that produce oxygen in order for burning to occur.

Special Effect Pyrotechnics Manual Edition 3 - 2014

Special Effect Pyrotechnics Manual Edition 3 2014

2.5 Pyrotechnics versus consumer and display fireworks 62 ... be used to produce a special effect in a film or television production or a

Index 2018 [ringingworld.co.uk]

Index 2018 ringingworld co uk

The Ringing World Index 2018 1 . Index 2018 . Introductory Notes . Acronyms and abbreviations: ANZAB Australian & New Zealand Assoc of Bellringers; AGM Annual General

METHODS FOR SOLVING QUADRATIC EQUATIONS

METHODS FOR SOLVING QUADRATIC EQUATIONS

Example 3: Use the discriminant to determine the type of solution for each of the following quadratic equations. (a) 3 1 5 x x 2 + = (b) 2 x x + + = 2 5 2 0 (c) 2 x x ? =? 4 20 25 Solution: All we need to do here is make sure the equation is in standard form, determine the value of a, b, and c, then plug them into the discriminant.

Classification Discriminant Functions - Sharif

Classification Discriminant Functions Sharif

5 Sharif University of Technology, Computer Engineering Department, Pattern Recognition Course Multi-class problems Suppose we have an n-classes classification problem, and we want to separate them with linear discriminant functions Do you have any idea about how to use discriminant function in this case We have many ways to do this. Using linear discriminant function in multi-class problems

Micro-Thermonuclear Plasma Tunneling by Rock Melting

Micro Thermonuclear Plasma Tunneling by Rock Melting

oil, or to create an airtight and waterproof shaft for geothermic energy. Key Words: rock melting, tunneling, plasma, thermos-nuclear, subterrene, deep wells Introduction Problems with Deep Drilling. Ryan Carlyle, an engineer at an oil company elucidates the major difficulties in current deep well drilling technologies.[1]